Thailand Belum Aman ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Skenario yang Bisa Bikin Tersingkir
Timnas Indonesia | Sabtu, 8 Agustus 2026
ASEAN United
Timnas Indonesia | Sabtu, 8 Agustus 2026










Nasional

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Kecelakaan yang melibatkan mobil super mewah Lamborghini Revuelto dan Suzuki S-Presso di Tol Jombang-Mojokerto pada Jumat (2/5/2025), akhirnya berakhir dengan kesepakatan damai antara kedua pihak. Insiden terjadi sekitar pukul 10.10 WIB di KM 697, saat Lamborghini yang dikendarai Gabriel Rey, CEO Triv dan dikenal sebagai crazy rich asal Surabaya, melaju dengan kecepatan 120 km/jam dan menabrak bagian belakang Suzuki S-Presso yang dikemudikan Thalia Efi, seorang pedagang makanan melalui jasa titip (Jastip).Menurut laporan, kecelakaan ini terjadi karena pengemudi Lamborghini kehilangan kendali dan kurang memperhatikan jarak aman saat hendak mendahului kendaraan di depannya. Setelah menabrak Suzuki, Lamborghini oleng ke kiri dan menghantam pembatas jalan hingga mengalami kerusakan parah, termasuk roda yang terlepas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Gabriel dan penumpangnya selamat tanpa luka serius, sementara pengemudi dan penumpang Suzuki hanya mengalami luka ringan.Gabriel Rey telah bertanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami Thalia, termasuk kerusakan mobil, produk makanan yang rusak, dan biaya pengobatan. Bahkan, Gabriel memberikan mobil baru kepada Thalia sebagai pengganti kendaraan yang rusak. Kesepakatan damai ini disampaikan secara terbuka oleh kedua pihak dan mendapat perhatian dari Polres Jombang yang menangani kasus tersebut.Lamborghini Revuelto sendiri adalah supercar hybrid terbaru dengan harga sekitar Rp 22 miliar, yang mulai dipasarkan di Indonesia sejak November 2024. Mobil ini menggabungkan mesin V12 dan tiga motor listrik dengan tenaga lebih dari 1.000 dk, mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam waktu kurang dari 2,5 detik. Kasus ini menjadi perhatian publik tidak hanya karena melibatkan mobil mewah, tetapi juga karena penyelesaian yang damai dan tanggung jawab penuh dari pemilik Lamborghini.
Nasional

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan kegiatan gelar griya atau open house pada Hari Raya Idul Fitri memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Ini adalah momen setelah sebulan penuh kita berpuasa. Saatnya kita saling memaafkan, memperkuat kebersamaan, dan terus membangun kota ini bersama-sama,” ujar Dewa di Palembang, Minggu. Kegiatan gelar griya yang digelar di rumah dinas wali kota di kawasan Kambang Iwak itu dihadiri lebih dari 1.000 warga dari berbagai lapisan masyarakat. Antusiasme tinggi terlihat selama dua hari pelaksanaan pada 21–22 Maret 2026. Warga yang hadir berasal dari beragam latar belakang, lintas agama, hingga komunitas seperti Bugis, Tionghoa, dan Bali. Mereka datang silih berganti untuk bersilaturahmi dengan kepala daerah. “Kita terbuka untuk semua. Kita ingin momen Idul Fitri ini benar-benar menjadi ajang silaturahmi bersama,” katanya. Pemerintah Kota Palembang juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan pengunjung, mulai dari tenda besar hingga ribuan porsi makanan khas Lebaran. Selain menu umum seperti ketupat, rendang, dan sate, pengunjung juga disuguhi kuliner khas daerah seperti pempek, tekwan, dan model yang disajikan secara gratis. “Kita siapkan makanan khas Palembang agar masyarakat bisa menikmati suasana Lebaran dengan cita rasa daerah kita sendiri,” ujar Dewa. Untuk menjaga kelancaran acara, pengamanan diperketat dengan melibatkan Satpol PP dan Dinas Perhubungan guna mengatur arus keluar masuk warga. Dalam kesempatan tersebut, Dewa juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kekurangan selama masa kepemimpinannya. “Sebagai pemimpin, saya menyadari masih banyak yang perlu diperbaiki. Di hari yang suci ini, saya mohon maaf lahir dan batin,” katanya. Salah satu warga, Fuji, mengaku bangga bisa bersilaturahmi langsung dengan wali kota. Hal serupa disampaikan Soleh (30), warga Sukabangun, yang merasa senang dapat bertemu langsung dengan Ratu Dewa dan keluarganya dalam suasana Lebaran yang hangat dan penuh kebersamaan.
Sports

PIFA, Sports - Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, mengalami cedera saat membela Dewa United FC dalam laga melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3). Cedera ini membuat Jenner berpotensi absen dari agenda FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia.Dalam pertandingan pekan ke-24 Super League 2025/2026 tersebut, Jenner tampil sebagai starter dan berperan penting di lini tengah. Pemain bernomor punggung 18 itu menjadi pengatur serangan Dewa United sepanjang pertandingan.Namun pada menit ke-84, Jenner terlihat mengerang kesakitan setelah terlibat benturan dengan pemain Persija. Insiden tersebut sempat tidak mendapat perhatian dari wasit, tetapi kondisi Jenner ternyata cukup serius.Jenner akhirnya harus ditandu keluar lapangan sebelum digantikan oleh Wahyu Prasetyo pada menit ke-86. Setelah keluar dari lapangan, ia langsung mendapatkan penanganan dari tim medis.Hingga pertandingan berakhir, belum ada keterangan resmi terkait tingkat keparahan cedera yang dialami Jenner. Kondisinya masih dalam tahap observasi oleh tim dokter Dewa United.Jika tidak mengalami cedera serius, Jenner masih berpeluang bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Maret, bertepatan setelah Idulfitri 1447 Hijriah.Namun apabila kondisinya belum pulih, pemain berusia 21 tahun itu kemungkinan besar akan absen dari skuad Garuda demi fokus pada pemulihan cederanya.Meski demikian, absennya Jenner diperkirakan tidak akan terlalu memengaruhi komposisi tim. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil 40 pemain untuk mengikuti agenda FIFA Series 2026. Jumlah tersebut nantinya akan dipangkas menjadi 23 pemain yang didaftarkan secara resmi untuk turnamen tersebut.