Tiga Pekerja Tertimbun Longsor Tambang Nikel PT Halmahera Transportasi Energi, Keluarga Korban Keluhkan Sikap Bungkam Perusahaan

Tiga Pekerja Tertimbun Longsor Tambang Nikel PT Halmahera Transportasi Energi, Keluarga Korban Keluhkan Sikap Bungkam Perusahaan

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalTiga Pekerja Tertimbun Longsor Tambang Nikel PT Halmahera Transportasi Energi, Keluarga Korban Keluhkan Sikap Bungkam Perusahaan

Tiga Pekerja Tertimbun Longsor Tambang Nikel PT Halmahera Transportasi Energi, Keluarga Korban Keluhkan Sikap Bungkam Perusahaan

Nasional | Kamis, 29 Januari 2026

PIFA, Nasional - Longsor hebat terjadi di area tambang nikel PT Halmahera Transportasi Energi (HTE) yang beroperasi di wilayah PT Mega Haltim Mineral, Desa Ekor, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026, dan menimpa tiga pekerja kontraktor HTE yang saat itu tengah bertugas di area ekor tambang. Ketiga pekerja tersebut hingga beberapa hari pasca‑kejadian belum berhasil dievakuasi sepenuhnya dari material tanah dan batuan yang menimbun mereka. Korban yang tertimbun adalah Kenel Palilingan (driver DT asal Sulawesi Utara), Alief Alrasyid (Sulawesi Selatan), dan Rifaldy Datunsolang (Sulawesi Utara). Hingga hari kelima dan keenam pasca‑longsor, keluarga korban mengaku belum menerima penjelasan resmi maupun kronologi tertulis dari manajemen PT Halmahera Transportasi Energi, sehingga muncul kesan perusahaan “bungkam” dan abai terhadap hak informasi keluarga pekerja. Video detik‑detik longsor yang terekam kamera dan beredar luas di media sosial menunjukkan tanah di area tambang tiba‑tiba luruh dalam volume besar, mengubur sebagian area operasi. Menurut laporan WartaKotaLive.com, kejadian terjadi di sekitar Km 62 Desa Ekor, yang masuk dalam wilayah operasi PT Mega Haltim Mineral, di mana PT Halmahera Transportasi Energi bertindak sebagai kontraktor. Video ini kemudian memicu kecaman publik terkait standar keselamatan kerja di sektor pertambangan nikel. ​ Keluarga korban menyatakan kekecewaan mendalam atas sikap manajemen yang dianggap tidak transparan. “Sudah lima hari berlalu, tapi tidak ada kejelasan resmi. Kami hanya menunggu, sementara perusahaan diam,” ujar perwakilan keluarga korban. Mereka mendesak PT HTE dan PT Mega Haltim Mineral membuka kronologi kejadian, memastikan proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara maksimal, serta memenuhi hak‑hak korban sesuai ketentuan hukum ketenagakerjaan. Seorang alumni Teknik Pertambangan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang bekerja di PT Halmahera Transportasi Energi menegaskan bahwa longsor di tambang terbuka nikel tidak bisa serta‑merta disebut murni bencana alam. “Tambang terbuka terutama nikel memiliki resiko yang tinggi termasuk adanya longsor. Namun telah ada kalkulasi dan antisipasi secara matang melalui perencanaan tambang,” ujarnya. Ia memperingatkan agar jangan sampai target produksi membuat Kepala Teknik Tambang (KTT) mengabaikan aspek keselamatan pekerja. ​ Insiden ini terjadi di tengah peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang berlangsung sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2026, sehingga memunculkan kritik keras terhadap komitmen perusahaan tambang dalam menerapkan standar keselamatan. Keluarga korban dan masyarakat lokal menuntut pertanggungjawaban penuh perusahaan, termasuk evaluasi ulang desain tambang dan penerapan protokol mitigasi risiko longsor secara lebih ketat. Hingga berita ini diturunkan, baik PT Halmahera Transportasi Energi maupun PT Mega Haltim Mineral belum merilis pernyataan resmi yang terbuka dan rinci mengenai penyebab teknis longsor maupun langkah tindak lanjut yang diambil. Peristiwa ini kembali menguji kredibilitas industri pertambangan nikel dalam menyeimbangkan produktivitas dengan perlindungan nyawa pekerja, sekaligus menjadi sorotan bagi regulator untuk memperketat pengawasan di lapangan.

Rekomendasi

Foto: Laporan: Generasi Orang Tua Saat Ini Paling Sadar Sosial dan Lingkungan | Pifa Net

Laporan: Generasi Orang Tua Saat Ini Paling Sadar Sosial dan Lingkungan

Lifestyle
| Minggu, 3 Agustus 2025
Foto: Jadwal Liga Italia Pekan Ini, Derby Milan Jadi Sorotan | Pifa Net

Jadwal Liga Italia Pekan Ini, Derby Milan Jadi Sorotan

Italia
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto:   Hakim Menangis, Eks Pejabat MA Zarof Ricar Divonis 16 Tahun dan Dirampas Hartanya Rp 1 Triliun | Pifa Net

Hakim Menangis, Eks Pejabat MA Zarof Ricar Divonis 16 Tahun dan Dirampas Hartanya Rp 1 Triliun

Politik
| Sabtu, 21 Juni 2025
Foto: Google Tingkatkan Fitur Find My Device untuk Lacak Lokasi Teman dan Keluarga | Pifa Net

Google Tingkatkan Fitur Find My Device untuk Lacak Lokasi Teman dan Keluarga

Indonesia
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris | Pifa Net

Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris

Inggris
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Lisa Rachmat Divonis 11 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta karena Suap Hakim | Pifa Net

Lisa Rachmat Divonis 11 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta karena Suap Hakim

Nasional
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto: Ahok Mendorong Kejaksaan Agung Panggil Eks Dirut Patra Niaga Alfian Nasution | Pifa Net

Ahok Mendorong Kejaksaan Agung Panggil Eks Dirut Patra Niaga Alfian Nasution

Indonesia
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Terlalu Banyak Konsumsi Kafein Bisa Picu Stres, Gangguan Tidur, hingga Masalah Jantung | Pifa Net

Terlalu Banyak Konsumsi Kafein Bisa Picu Stres, Gangguan Tidur, hingga Masalah Jantung

Pifabiz
| Jumat, 21 November 2025
Foto: Menham Natalius Pigai Usul Halaman DPR Jadi Ruang Demonstrasi Publik | Pifa Net

Menham Natalius Pigai Usul Halaman DPR Jadi Ruang Demonstrasi Publik

Nasional
| Senin, 15 September 2025
Foto: Justin Hubner Usai Kalahkan Bahrain: Inilah yang Terjadi Jika Anda Tidak Hormati Kami | Pifa Net

Justin Hubner Usai Kalahkan Bahrain: Inilah yang Terjadi Jika Anda Tidak Hormati Kami

Indonesia
| Rabu, 26 Maret 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Istana Tanggapi Video Monolog Gibran yang Tuai Banyak Kritik dari Publik | Pifa Net

Istana Tanggapi Video Monolog Gibran yang Tuai Banyak Kritik dari Publik

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Istana Negara menanggapi positif unggahan video monolog Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di kanal YouTube pribadinya. Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menyebut langkah Gibran tersebut sebagai salah satu bentuk komunikasi yang penting untuk memastikan informasi yang diterima publik tidak bias."Kadang-kadang informasi yang beredar sering kali sudah bias dan tidak benar, karena itu, baik sekali kalau para pejabat bisa menyampaikan langsung informasi yang benar yang dimiliki, termasuk Pak Wapres," kata Juri, saat ditemui di acara Halal Bihalal Ikatan Keluarga Besar Tegal Bahari Ayu (IKBT-BA) se-Jabodetabek di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (27/4/2025).Juri menekankan pentingnya masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan langsung dari sumbernya. Menurut dia, banyak informasi di ruang publik yang telah mengalami cloning atau framing sehingga menyebabkan distorsi dan kebingungan."Kami mengharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang lebih benar, lebih langsung dari sumbernya. Masyarakat tidak banyak mendapatkan informasi-informasi yang sudah di-cloning atau di-framing sehingga bias," ujarnya.Terkait isi monolog Gibran yang menanggapi berbagai isu nasional, Juri menilai bahwa penyampaian informasi secara langsung adalah bagian dari tugas pejabat publik. Ia menyebut, berbicara kepada masyarakat merupakan bagian integral dari peran seorang presiden, wakil presiden, dan para menteri."Salah satu pekerjaan pejabat itu ya bicara. Salah satu pekerjaan Pak Presiden, Pak Wapres, para menteri, ya bicara, menyampaikan hal yang menjadi kebijakan. Masa orang bicara dilarang," kata Juri.Menurutnya, cara penyampaian informasi kepada publik bisa beragam, asalkan tujuan utamanya tercapai, yakni pesan dapat diterima dengan jelas oleh masyarakat."Tentu caranya macam-macam, modelnya macam-macam, yang penting pesannya sampai ke masyarakat," tuturnya.Sebelumnya, Gibran Rakabuming mengunggah video monolog di kanal YouTube pribadinya, menanggapi berbagai isu yang berkembang terkait dirinya dan pemerintahan yang sedang berjalan. Unggahan itu menuai beragam reaksi di ruang publik.

Indonesia
| Senin, 28 April 2025

Lokal

Foto: Kegiatan Seru Saat Long Weekend di Pontianak | Pifa Net

Kegiatan Seru Saat Long Weekend di Pontianak

PIFA, Lifestyle - Long Weekend atau libur panjang tidak melulu harus jalan-jalan ke luar kota. Ada banyak kegiatan lain yang lebih seru dan menarik saat menghabiskan waktu libur panjang disekitar rumah. Di Pontianak misalnya, ada beberapa kegitan seru yang bisa kamu lakukan untuk melepas penat atau rehat dari pekerjaan. Dijamin, kamu tidak akan membuat kamu bosan. Berikut 5 kegiatan seru yang bisa kamu lakukan saat long weekend di Pontianak: 1. Piknik di Taman Kota Piknik bisa jadi ide seru yang kamu lakukan saat mengisi long weekend bersama sahabat. Di Pontianak terdapat banyak taman kota yang bisa kami kunjungi. Di antaranya Taman Digulist, Taman Catur, Taman Sepeda hingga Waterfornt Alun-alun Kapuas. Jangan lupa saat piknik, kamu dan sahabat membawa makanan dan minuman sendiri, agar bisa saling tukar menukar. Tapi ingat sampah kalian dibawa pulang ya. Jangan ditinggal di tempat nongkrong. 2. Bersantai di Tepian Kapuas Mall atau cafe merupakan tempat selalu dikunjungi saat weekend. Namun tempat outdoor enggak kalah menyenangkan saat weekend, seperti bersantai di Tepian Kapuas tepatnya di Senghei atau Waterfront Kapuas. Disana kamu akan melihat pemandangan sungai kapuas. Dijamin kegiatan seru ini akan menghilangkan segala penat kamu.  3. Menjelajahi Kota Objek-objek wisata yang ada di dekat tempat tinggal, seringkali luput dari perhatian dan kadang ada beberapa tempat yang tidak pernah di kunjungi di hari sibuk kerja. Nah, mumpung long weekend kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk menjelajahi kota Pontianak. Misalnya ke Taman Kota, Museum atau ke tempt bersejarah di Pontianak seperti Masjid Jami’ 4. Hunting Foto di Pasar Buat kamu yang hobi fotografi, namun disibukan dengan pekerjaan, hunting foto bersama sahabat bisa menjadi pilihan kegiatan di akhir pekan yang seru. Apalagi di kota Pontianak banyak spot-spot foto yang menarik perhatian. Dengan hunting foto bersama sahabat, tentunya selain merekam kejadian-kejadian seru dan keren, yang hanya sekali terjadi dalam hidup kamu, juga bisa meminta saran mereka untuk memperbaiki kualitas hasil foto kamu. 5. Kuliner Street Food Pontianak terkenal akan kulinernya yang enak-enak. Nah, karena lagi long weekend kamu bisa memanfaatkan waktu libur ini untuk berburu kuliner enak di Pontianak. Misalnya jajanan kaki lima yang berada di dekat Taman Digulist. Disana ada berbagai macam makanan yang dijual mulai dari pentol kuah, pentol bakar, cimol, rujak, cireng, tahu gejrot, kerak telor, dan jajanan kaki lima lainnya. Harganya jajanan yang dijajakan juga murah-murah, loh. (ly) 

Pontianak
| Sabtu, 11 Mei 2024

Lifestyle

Foto: 7 Tanda Seseorang Sedang Berbohong, Penting Diketahui Agar Tak Kena Tipu | Pifa Net

7 Tanda Seseorang Sedang Berbohong, Penting Diketahui Agar Tak Kena Tipu

PIFA, Lifestyle - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering berinteraksi dengan berbagai orang dan terlibat dalam percakapan yang melibatkan kejujuran dan kepercayaan. Namun, tidak selalu mudah untuk mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak. Berbohong adalah perilaku yang umum dijumpai, dan sebagai manusia, kita harus belajar untuk mengenali tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong. Dalam artikel ini, kami akan membahas tujuh tanda yang dapat membantu Anda mengidentifikasi kebohongan seseorang. 1. Perubahan ekspresi wajah Ekspresi wajah seseorang dapat memberikan petunjuk penting tentang apakah mereka sedang berbohong atau tidak. Perubahan ekspresi yang tidak konsisten dengan apa yang mereka katakan bisa menjadi indikasi bahwa seseorang sedang berusaha menyembunyikan kebenaran. Misalnya, senyum palsu, gerakan mata yang tidak wajar, atau ketegangan di wajah dapat menjadi tanda-tanda perubahan yang mencurigakan. 2. Gerakan tubuh yang tidak koheren Selain ekspresi wajah, gerakan tubuh seseorang juga dapat memberikan petunjuk apakah mereka sedang berbohong atau tidak. Pembohong cenderung melakukan gerakan yang tidak koheren atau tidak sejalan dengan apa yang mereka katakan. Mereka mungkin terlihat gelisah, menggelengkan kepala secara tidak teratur, atau berusaha terlalu keras untuk terlihat tenang dan terkontrol. 3. Ketidaknyamanan dan gelisah Seseorang yang sedang berbohong cenderung merasa tidak nyaman dan gelisah. Mereka mungkin terlihat tegang, sering menggigit bibir, atau melakukan gerakan yang tidak perlu untuk melepaskan ketegangan. Ketidaknyamanan ini dapat menjadi indikasi bahwa seseorang sedang berusaha menyembunyikan kebenaran. 4. Perubahan pola bicara Cara seseorang berbicara juga dapat memberikan petunjuk apakah mereka sedang berbohong atau tidak. Pembohong cenderung menghindari memberikan detail yang jelas dan konsisten dalam cerita mereka. Mereka mungkin mengulangi kata-kata atau kalimat untuk mengisi waktu dan memikirkan jawaban yang akan mereka berikan. Perubahan tiba-tiba dalam intonasi suara atau kecepatan bicara juga dapat menjadi tanda peringatan. 5. Menghindari kontak mata Salah satu tanda yang paling umum dari seseorang yang sedang berbohong adalah menghindari kontak mata. Pembohong mungkin merasa tidak nyaman atau khawatir bahwa melalui kontak mata, kebohongan mereka dapat terdeteksi. Mereka cenderung memalingkan mata, menghindari melihat langsung ke mata orang yang mereka bohongi, atau terlihat gelisah saat diminta untuk menjaga kontak mata. 6. Reaksi yang berlebihan atau terlalu defensif Seseorang yang sedang berbohong sering kali menunjukkan reaksi yang berlebihan atau terlalu defensif ketika pertanyaan atau keraguan muncul. Mereka mungkin menjadi sangat emosional, marah, atau bahkan menyerang secara verbal. Reaksi yang berlebihan ini bisa menjadi upaya mereka untuk mengalihkan perhatian dari kebohongan mereka atau menciptakan situasi yang mengganggu untuk memperoleh simpati atau dukungan. 7. Konsistensi dan kesalahan dalam cerita Seseorang yang berbohong cenderung mengalami kesulitan dalam menjaga konsistensi dalam cerita mereka. Mereka mungkin memberikan versi yang berbeda-beda dari cerita yang sama saat ditanya berulang kali. Selain itu, pembohong juga rentan membuat kesalahan logika atau kesalahan detail dalam cerita mereka. Jika Anda memperhatikan inkonsistensi atau kesalahan dalam cerita seseorang, ini dapat menjadi petunjuk bahwa mereka sedang berbohong. Sangat penting untuk diingat bahwa tanda-tanda ini tidak selalu menjamin bahwa seseorang sedang berbohong. Beberapa orang mungkin memiliki keahlian dalam menyembunyikan kebohongan mereka atau dapat mengelabui dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan tanda-tanda ini sebagai panduan, tetapi juga mempertimbangkan konteks dan pemahaman Anda tentang orang tersebut. Pada akhirnya, penting untuk membangun kepercayaan yang baik dalam hubungan kita dengan orang lain. Jika Anda merasa curiga atau meragukan kejujuran seseorang, lebih baik untuk menghadapi mereka secara langsung dengan cara yang baik dan terbuka. Komunikasi yang jujur dan pengertian saling mendukung akan membantu memperkuat ikatan emosional dan menjaga kepercayaan yang kuat antara individu. (b)

Indonesia
| Rabu, 14 Juni 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5