Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Erick Thohir Janji Evaluasi
Sport | Sabtu, 8 Agustus 2026
Antara
Sport | Sabtu, 8 Agustus 2026









Lokal

Berita Pontianak, PIFA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Pontianak, ikut bergerak membantu meringankan beban masyarakat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Pontianak, H. Yuliansyah menyampaikan bantuan yang disalurkan merupakan material bangunan dan perlengkapan kebutuhan masyarakat seperti seng, triplek, kelambu dan selimut. "Bantuan ini permintaan dari Korwil petugas pemantauan lapangan yang sudah berada di Kabupaten Sintang, bantuan kali ini tidak berupa sembako melainkan material banguanan dan perlengkapan pakaian. Karena bantuan sembako sudah banyak dari donatur lainya," ujar Yuliansyah kepada PIFA, Rabu 1 Desember 2021. Bantuan ini sudah kesekian kalinya yang difokuskan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Sintang. "Teman-teman kita yang dari Melawi, Kapuas Hulu, Sintang dan Sekadau sudah bergerak menyalurkan bantuan korban bencana banjir disana," katanya. Sebelum penyaluran bantuan Korwil lapangan yang melakukan survey dengan melihat situasi dilapangan juga permintaan masyarakat. Atas dasar itu DPC Hiswana Migas Kota Pontianak memberikan bantuan material bangunan dan perlengkapan lainya. "Kita juga akan bantu beberapa rumah dan biaya tukangnya, dan sudah berkordinasi dengan pihak kecamatan setempat untuk melakukan rehabilitasi rumah yang rusak, kita bawa bahan material bangunan dulu," Tambahnya. Yuliansyah Berharap mudah-mudahan bagi masyarakat yang menerima bantuan ini bisa mengurangi beban mereka, dan berharap juga para donatur lainya khususnya Pemprov dan Pemkab setempat memberikan perhatian kepada korban bencana banjir.
Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS - Paris Saint-Germain (PSG) sukses mencuri kemenangan krusial dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2024-2025. Bertandang ke Stadion Emirates, tim asuhan Luis Enrique menang tipis 1-0 atas tuan rumah Arsenal, Rabu (30/4/2025) dini hari WIB. Gol cepat Ousmane Dembele menjadi satu-satunya pembeda di pertandingan tersebut.Kekalahan ini menjadi pukulan bagi The Gunners yang harus mencari cara untuk membalikkan keadaan di leg kedua yang akan digelar di Parc des Princes, Kamis 8 Mei 2025. Untuk melaju ke final, Arsenal wajib menang dengan selisih minimal dua gol.Jalannya LagaKedua tim turun dengan kekuatan penuh. Mikel Arteta tetap mempercayakan formasi 4-3-3 dengan Leandro Trossard sebagai penyerang utama. Di kubu PSG, Luis Enrique memasang formasi serupa, menempatkan Dembele di posisi ujung tombak, didukung oleh Khvicha Kvaratskhelia dan Warren Zaire-Emery.Pertandingan langsung berjalan sengit sejak peluit awal dibunyikan. Hanya butuh empat menit bagi PSG untuk membungkam publik Emirates. Umpan terukur dari Kvaratskhelia disambut penyelesaian klinis oleh Dembele yang tak mampu dibendung David Raya. Skor 1-0 untuk PSG bertahan hingga jeda.Arsenal berusaha bangkit di babak kedua. Baru dua menit laga berjalan, Mikel Merino sempat membobol gawang Gianluigi Donnarumma. Sayangnya, VAR menyatakan sang gelandang berada dalam posisi offside sebelum mencetak gol, membuat gol tersebut dianulir.Meski terus menekan, Arsenal tak mampu menembus barisan pertahanan solid PSG. Di sisi lain, tim tamu juga tak mengendurkan permainan dan nyaris menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat yang dimotori Vitinha dan Dembele.Statistik menunjukkan laga berjalan cukup berimbang. Arsenal mencatat lima tembakan tepat sasaran, sementara PSG mengukir empat. Namun, dari sisi penguasaan bola, PSG unggul tipis dengan 52 persen dibanding Arsenal yang mencatat 48 persen.Susunan PemainArsenal (4-3-3):David Raya; Jurrien Timber, William Saliba, Jakub Kiwior, Myles Lewis-Skelly; Declan Rice, Mikel Merino, Martin Ødegaard; Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, Leandro Trossard.Cadangan: Neto, Setford, White, Tierney, Zinchenko, Henry-Francis, Nwaneri, Butler-Oyedeji, Kabia, Sterling.PSG (4-3-3):Gianluigi Donnarumma; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Vitinha, Fabian Ruiz, Ruben Neves; Désiré Doué, Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele.Cadangan: Safonov, Tenas, Hernandez, Beraldo, Kimpembe, Mayulu, Zaire-Emery, Lee Kang-in, Barcola, Mbaye, Gonçalo Ramos.Dengan kemenangan ini, PSG hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua untuk mengamankan satu tempat di final. Sebaliknya, Arsenal dituntut tampil lebih tajam dan disiplin jika ingin menjaga asa meraih gelar Liga Champions pertama mereka.
Nasional

Berita Nasional, PIFA - Fraksi PKS di Senayan menolak wacana penghapusan golongan pengguna listrik 450 VA. Mereka menilai kebijakan tersebut hanya akan menambah beban rakyat kecil. Fraksi PKS pun menyarankan pemerintah agar berhati-hati mengambil kebijakan yang menyangkut kepentingan rakyat kecil. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI Rofik Hananto dalam siaran persnya kepada Parlementaria, pada Sabtu (17/9/2022). "Kami dari Fraksi PKS menolak wacana penghapusan golongan listrik 450 VA, karena ini akan menambah beban rakyat kecil. Jangan karena kesalahan pemerintah dalam merencanakan kebutuhan listrik ditimpakan kepada rakyat kecil. Apalagi, saat ini masyarakat sedang sulit, karena pandemi Covid-19 yang belum usai, kenaikan harga BBM bersubsidi, serta kenaikan harga komoditas lain akibat kenaikan BBM," tegas Rofik, dikutip dari laman DPR RI (18/9). Lebih lanjut, legislator Jateng VII itu juga mengingatkan pemerintah agar hati-hati dalam mengambil kebijakan mengatasi surplus listrik (over supply) PLN. Dia meminta agar jangan sampai rakyat kecil terus menjadi korban. Menurutnya, ada sekitar 24 juta pelanggan listrik yang berada di daya 450 VA, tetapi hanya 9,55 juta yang masuk data terpadu kementerian sosial (DTKS). Berarti ada sekitar 14,75 juta pelanggan yang tidak masuk DTKS. DTKS jadi keniscayaan untuk diperbaiki. Rofik mengatakan masalah kelistrikan di Indonesia sangat kompleks. Tak hanya soal subsidi dan pengguna daya 450 VA, namun ada jutaan rakyat kecil di berbagai daerah yang belum menerima akses listrik. Padahal, negeri ini sudah 77 tahun merdeka. Rofik memaparkan, menurut data PLN sendiri, tercatat sebanyak 4.700 Desa di wilayah terluar, terdepan, tertinggal (3T) belum menikmati listrik. Rofik menegaskan hal ini sangat mendasar karena listrik itu hak rakyat dan negara wajib untuk memenuhinya. "Pelanggan golongan 450 VA tetap relevan selama masih ada daerah yang belum teraliri listrik ini. Kan, enggak mungkin pelanggan baru di daerah ini langsung dikasih ke golongan 900 VA," tutupnya. (yd)