Foto: Inews Kalbar

Foto: Inews Kalbar

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalTNI Ikut  Tradisi Nugal Gotong-Royong Bersama Masyarakat Dayak Sintang

TNI Ikut  Tradisi Nugal Gotong-Royong Bersama Masyarakat Dayak Sintang

Sintang | Senin, 18 Oktober 2021

Berita Sintang, PIFA - Personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia dari Yonif 144/JY ikut dalam tradisi tradisi nugal padi atau menanam padi secara tradisional yang dilakukan suku Dayak di perbatasan wilayah Sintang, Kalimantan Barat. Kegiatan ini sekaligus salah satu wujud kedekatan dengan rakyat sehingga terwujud kemanunggalan TNI, Minggu (17/10/2021).

 Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY Letkol Inf Andri Suratman, mengatakan tradisi nugal merupakan kebudayaan gotong-royong dan persatuan masyarakat suku Dayak.

"Personel Satgas Pamtas ikut dalam tradisi nugal padi masyarakat suku Dayak yang sudah dilakukan turun temurun. Kami melihat dari tradisi itu memiliki nilai semangat gotong-royong dan rasa persatuan masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan, personel Satgas terjun langsung bersama warga untuk menanam padi tradisi nugal di Dusun Sungai Enteli Desa Neraci Jaya, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang . 

"Masyarakat saling membantu bergotong-royong menanam padi dari ladang satu ke ladang yang lainnya secara bergantian, tradisi peninggalan nenek moyang suku Dayak itu menunjukkan masyarakat hidup dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan dengan semangat gotong-royong," katanya.

Salah satu pemilik ladang Tinus (45) warga Desa Neraci Kecamatan Ketungau Hulu mengatakan, nugal padi warisan peninggalan nenek moyang mereka yang sampai saat ini masih terus dipertahankan dengan cara berladang.

"Ladang kami tanami padi untuk memenuhi kebutuhan beras, saat menugal padi kami juga menggelar ritual adat sebelum benih padi kami tanam," sampainya. 
 
Dia juga berterima kasih, kepada anggota Satgas Pamtas yang ikut serta bersama masyarakat adat berbaur sehingga terjalin rasa kekeluargaan antara masyarakat dan TNI.

“Kami merasa Satgas Pamtas seperti bagian dari keluarga kami selaku masyarakat biasa tidak ada batas, saling membantu dan bersenda gurau," paparnya.

Rekomendasi

Foto: Microsoft dan OpenAI Selidiki Dugaan Akses Ilegal Data oleh DeepSeek | Pifa Net

Microsoft dan OpenAI Selidiki Dugaan Akses Ilegal Data oleh DeepSeek

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai | Pifa Net

Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Memasuki Hari Ke-5, 3 Penumpang Speedboat Tenggelam di Padang Tikar Belum Ditemukan | Pifa Net

Memasuki Hari Ke-5, 3 Penumpang Speedboat Tenggelam di Padang Tikar Belum Ditemukan

Kubu Raya
| Senin, 21 April 2025
Foto: Fazzio Hybrid Hadirkan Warna Baru yang Eye Catchy, Dorong Kreativitas Gen Z di Jakarta Fair 2025 | Pifa Net

Fazzio Hybrid Hadirkan Warna Baru yang Eye Catchy, Dorong Kreativitas Gen Z di Jakarta Fair 2025

Otomotif
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Vonis Diperberat, Harvey Moeis Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara | Pifa Net

Vonis Diperberat, Harvey Moeis Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: DPR RI Sahkan Revisi UU TNI Menjadi Undang-Undang | Pifa Net

DPR RI Sahkan Revisi UU TNI Menjadi Undang-Undang

Indonesia
| Kamis, 20 Maret 2025
Foto: Kunjungan Menteri Bahlil ke Papua Barat Daya Disambut Protes Warga Soal Tambang Nikel di Raja Ampat | Pifa Net

Kunjungan Menteri Bahlil ke Papua Barat Daya Disambut Protes Warga Soal Tambang Nikel di Raja Ampat

Nasional
| Senin, 9 Juni 2025
Foto: PSSI: Joey, Dean, dan Emil Siap Perkuat Timnas, FIFA Setujui Perpindahan Federasi | Pifa Net

PSSI: Joey, Dean, dan Emil Siap Perkuat Timnas, FIFA Setujui Perpindahan Federasi

Indonesia
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto: Redmi Pad 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Ramah Anak untuk Edukasi dan Hiburan | Pifa Net

Redmi Pad 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Ramah Anak untuk Edukasi dan Hiburan

Teknologi
| Jumat, 4 Juli 2025
Foto: Seo Hyun-jin dan Yoo Yeon-seok Dipertimbangkan Bintangi Drama Baru MBC Berjudul "Liar" | Pifa Net

Seo Hyun-jin dan Yoo Yeon-seok Dipertimbangkan Bintangi Drama Baru MBC Berjudul "Liar"

Pifabiz
| Jumat, 4 Juli 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Ungkapan Syukur STY Usai AFF 2024 Gagal di Tengah Isu Masa Depannya Bersama Indonesia | Pifa Net

Ungkapan Syukur STY Usai AFF 2024 Gagal di Tengah Isu Masa Depannya Bersama Indonesia

PIFA.CO.ID, SPORTS - Di tengah perdebatan panas mengenai masa depan kariernya, pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, membagikan sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam postingan yang dipublikasikan pada Jumat (27/12/2024) sore WIB, Shin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada para pemain Timnas Indonesia atas perjuangan mereka di Piala AFF 2024.Piala AFF 2024 mencatatkan hasil yang kurang memuaskan untuk Tim Merah Putih di bawah arahan Shin Tae-yong, dengan tersingkir di fase grup setelah kekalahan tipis 0-1 dari Filipina dalam laga terakhir Grup B. Ini merupakan pertama kalinya Timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup di era kepemimpinan Shin.Namun, Shin Tae-yong menyoroti potensi besar dari para pemain muda dalam skuadnya. "Saya sangat bersyukur bahwa para pemain muda kami, yang rata-rata berusia 20,5 tahun, bermain dengan kemampuan terbaik mereka, sementara tim nasional lain memiliki tim yang lebih dewasa," tulisnya dalam bahasa Korea kepada lebih dari 5 juta pengikutnya di Instagram. "Meskipun tidak lolos, saya yakin kami akan melangkah lebih jauh tahun depan."Pelatih berusia 54 tahun itu juga menyatakan keyakinannya terhadap masa depan Timnas Indonesia. "Meskipun kami tidak berhasil mencapai puncak, saya pikir para pemain telah melakukan yang terbaik."Shin kini mengalihkan fokusnya ke misi besar lainnya, yaitu membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Garuda akan melanjutkan perjuangan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dimulai dengan laga tandang melawan Australia pada 20 Maret 2025, disusul pertandingan kandang melawan Bahrain pada 25 Maret. "Sekarang, tahun depan, kami akan mencoba yang terbaik untuk lolos ke Piala Dunia," ungkap Shin. "Terima kasih atas dukungan Anda."Unggahan ini muncul di tengah kritikan tajam terhadap kinerja Shin Tae-yong, terutama setelah hasil mengecewakan di Piala AFF. Pendapat publik pun terpecah, ada yang mendukung Shin untuk melanjutkan tugasnya hingga selesai kualifikasi Piala Dunia, sementara lainnya mendesak adanya evaluasi menyeluruh.Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja pelatih adalah bagian rutin dari program PSSI. "Saya nggak bisa bicara per game, saya harus evaluasi semua. Kesuksesan itu karena programnya bagus, pelatih bagus, pemain bagus," ujar Erick kepada media di Stadion Manahan, Sabtu (21/12/2024). "Pasti dievaluasi. Coach Nova (Arianto), coach Indra (Sjafri) juga dievaluasi. Di kontraknya ada kok pelatih wajib dievaluasi," tandasnya.Pernyataan Erick ini menunjukkan komitmen PSSI untuk terus memperbaiki kinerja timnas, sejalan dengan upaya membangun sepak bola Indonesia yang lebih kompetitif di level internasional.

Indonesia
| Sabtu, 28 Desember 2024

Internasional

Foto: PM India Narendra Modi Kembali Hina Umat Islam saat Kampanye | Pifa Net

PM India Narendra Modi Kembali Hina Umat Islam saat Kampanye

PIFA, Internasional - Perdana Menteri India, Narendra Modi, sekali lagi menjadi sorotan publik setelah terbukti menggunakan retorika anti-Islam dalam kampanye pemilihan umum (pemilu). Menurut laporan dari Voice of America (VOA), Modi telah beberapa kali menggunakan bahasa yang merendahkan Islam saat berkampanye di berbagai wilayah India. Salah satu insiden terbaru terjadi di Provinsi Madhya Pradesh pada hari Selasa lalu. Modi, dalam pidatonya, mengajak pendukungnya untuk berhati-hati dalam memilih antara "Vote Jihad" dan "Ram Rajya".  Ram Rajya merupakan istilah yang berarti "Pemerintahan Ram" yang merujuk pada masyarakat ideal yang ditandai dengan kesetaraan, kemakmuran, dan keadilan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah orang percaya cita-cita ini hanya bisa dicapai dengan kemenangan partai sayap kanan pimpinan Modi, Bharatiya Janata Party (BJP). Sementara "Vote Jihad" adalah istilah yang dikutip Modi untuk menuduh lawannya, Partai Kongres Nasional India, menggunakan strategi politik agresif untuk menggalang dukungan dari umat Islam. "Pada titik balik penting dalam sejarah ini, Anda harus memutuskan apakah Anda akan mengizinkan "Vote Jihad" berlanjut atau memilih untuk mendukung pembangunan Ram Rajya," kata Modi kepada pendukungnya, seperti dikutip VOA. "Teroris di Pakistan telah melancarkan jihad melawan India. Di sini, partai Kongres mengumumkan Vote Jihad melawan BJP. Mereka juga meminta para pengikutnya dari agama tertentu [Muslim] untuk bersatu melawan Modi," lanjut dia. Modi bahkan mengklaim bahwa Partai Kongres Nasional membantu umat Islam untuk mengambil alih India. Tindakan Modi ini menuai kritik dari berbagai pihak. Profesor Hindi dari Universitas Delhi, Apoorvand, menilai bahwa BJP, partai yang dipimpin Modi, menggunakan retorika anti-Islam karena keputusasaan atas kurangnya dukungan dari warga India. Apoorvand menambahkan bahwa BJP memperdebatkan pemilihan ini sebagai perang antara Hindu dan Muslim. Dalam konteks yang lebih luas, Zafarul-Islam Khan, mantan ketua Komisi Minoritas Delhi, menyebut bahwa Modi telah lama melaksanakan kampanye anti-Muslim, terutama setelah tragedi Kerusuhan Gujarat 2002. Bahkan setelah menjadi PM pada 2014, harapan bahwa Modi akan menjadi pemimpin yang adil bagi semua warga India, termasuk Muslim, pupus begitu saja. Kritik terhadap Modi juga datang dari Aakar Patel, ketua dewan Amnesty International di India, yang menilai bahwa pidato-pidato kebencian Modi hanya akan memperluas diskriminasi sistematis terhadap Muslim India. (ad)

India
| Rabu, 15 Mei 2024

Teknologi

Foto: Realme Rilis V20 5G, Meluncur di China! | Pifa Net

Realme Rilis V20 5G, Meluncur di China!

Berita Teknologi, PIFA- Realme kembali merilis ponsel terbarunya. Realme V20 5G akhirnya resmi dirilis di pasar China. Ponsel terbaru dari Realme ini dibekali chipset Mediatek Dimensity 700.  Chipset prosessor yang memiliki System-on-Chip (SoC) dengan prosesor (CPU) delapan inti (octa core) tersebut berkecepatan maksimal 2,2 GHz. SoC ini juga sudah dibekali dengan dukungan konektivitas 5G.  Demi meningkatkan performanya, chipset tersebut dipadukan dengan RAM 4 GB dan media penyimpanan (storage) 128 GB.  Selain chipset, Realme V20 5G juga memiliki baterainya yang cukup besar di kelasnya yaitu baterai dengan kapasitas 5.000 mAh. Sayangnya Realme harus mengorbankan fitur ini dengan durasi pengisian.  Meski baterainya terbilang besar, teknologi pengisian yang didukung ponsel terbaru Realme ini masih mentok di daya 10 watt. Angka pengisian daya yang tergolong standar ini bisa dibilang lebih lambat apabila dibandingkan dengan teknologi pengisian cepat berdaya 18 watt yang ada di Realme C35. Selaini tu, ponsel Realme V20 5G mengusung layar LCD berukuran 6,5 inci dengan resolusi HD Plus. Di bagian atasnya, terdapat "poni" berbentuk seperti tetesan air (waterdrop) yang memuat kamera selfie 5 MP.  Selain di bagian depan, Realme V20 5G juga dibekali dua kamera lainnya yang ada di belakang ponsel. Dua kamera yang disusun secara vertikal ini adalah kamera utama 13 MP dan kamera sekunder beresolusi 0,3 MP.  Fitur pendukung lainnya yang disematkan kepada ponsel dengan dimensi ketebalan 8,1 mm dan bobot 184 gram ini adalah kehadiran jack audio 3,5 mm. Dengan begitu, pengguna masih bisa memakai headset kabel untuk mendengarkan musik.  Realme V20 5G juga tidak dibekali dengan pemindai sidik jari (fingerprint). Artinya, pengguna terpaksa harus memakai fitur Face Unlock, nomor PIN, password, dan sejenisnya untuk mengamankan ponsel.  Selain itu, tidak ada informasi terkait sistem operasi (OS) apa yang berjalan di ponsel terbaru Realme ini.  Di pasar China, Realme V20 5G hadir dalam varian warna Star Blue dan Cloud Black. Harganya dipatok di angka 999 Yuan atau sekitar Rp 2,1 juta. Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut terkait apakah Realme V20 5G akan dipasarkan di luar China atau tidak. Namun, ada kemungkinan ponsel ini akan dijual di pasar lainnya dengan nama lain, yang boleh jadi berasal dari keluarga Realme C-Series. (b)

China
| Selasa, 14 Juni 2022
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5