Ist

Ist

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalTNI Sebut Tiga Warga Sipil Diduga Dibunuh OPM di Yahukimo

TNI Sebut Tiga Warga Sipil Diduga Dibunuh OPM di Yahukimo

Nasional | Kamis, 23 Juli 2026

YAHUKIMO – Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia akibat dugaan pembunuhan yang disebut dilakukan oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan aparat gabungan telah mengevakuasi dua korban pada Kamis (23/7). Keduanya diduga merupakan pasangan suami istri bernama Kumis Kogoya dan Seli Wenda yang merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Sementara itu, satu korban lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh aparat gabungan.

Menurut Tri, selain melakukan evakuasi, aparat juga terus mendalami kronologi kejadian serta memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

"Kodam XVII/Cenderawasih mengutuk keras kekejaman OPM terhadap warga sipil tak bersenjata. Warga sipil seharusnya dilindungi dan tidak menjadi sasaran tindakan kekerasan dalam kondisi apa pun," kata Tri dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7).

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap proses evakuasi korban yang masih berada di lokasi dapat berlangsung aman dan lancar.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar proses evakuasi yang dilakukan aparat gabungan dapat berjalan lancar sehingga korban segera dapat diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak," ujarnya.

Tri mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan di tengah situasi yang berkembang. Ia juga meminta warga segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Papua," katanya.

Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut sekaligus memburu pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas tewasnya tiga warga sipil di Distrik Seradala.

Rekomendasi

Foto: Jens Raven Ajak Suporter Dukung Langsung Timnas U-23 di SUGBK | Pifa Net

Jens Raven Ajak Suporter Dukung Langsung Timnas U-23 di SUGBK

Timnas Indonesia
| Kamis, 10 Juli 2025
Foto: Survei Index Politica: 83,5 Persen Publik Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo | Pifa Net

Survei Index Politica: 83,5 Persen Publik Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Nasional
| Kamis, 16 Oktober 2025
Foto: Taklukkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat: 6 Langkah Sederhana yang Bisa Dimulai Hari Ini | Pifa Net

Taklukkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat: 6 Langkah Sederhana yang Bisa Dimulai Hari Ini

Lifestyle
| Kamis, 10 Juli 2025
Foto: Ancelotti Optimistis Meski Diterpa Badai Cedera, Ungkap Masih di Jalur Treble Winner | Pifa Net

Ancelotti Optimistis Meski Diterpa Badai Cedera, Ungkap Masih di Jalur Treble Winner

Spanyol
| Sabtu, 15 Maret 2025
Foto:  Timnas Indonesia Tiba di Jepang, Siap Hadapi Laga Penutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Timnas Indonesia Tiba di Jepang, Siap Hadapi Laga Penutup Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia
| Senin, 9 Juni 2025
Foto: PDIP Jadi Partai dengan Citra Positif Paling Rendah Versi Survei Litbang Kompas | Pifa Net

PDIP Jadi Partai dengan Citra Positif Paling Rendah Versi Survei Litbang Kompas

Indonesia
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Kalbar Food Festival Kembali Catat Rekor MURI, 1.300 Warga Minum Kopi Campur Durian | Pifa Net

Kalbar Food Festival Kembali Catat Rekor MURI, 1.300 Warga Minum Kopi Campur Durian

Pontianak
| Rabu, 12 Februari 2025
Foto: 10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut | Pifa Net

10 Besar Klasemen Liga Inggris Tahun 2024: Arsenal Teratas, MU Paling Buntut

Inggris
| Rabu, 1 Januari 2025
Foto: Epy Kusnandar dan Karina Ranau Raup Rp15 Juta per Hari dari Berjualan Takjil di Ramadan | Pifa Net

Epy Kusnandar dan Karina Ranau Raup Rp15 Juta per Hari dari Berjualan Takjil di Ramadan

Jakarta
| Kamis, 20 Maret 2025
Foto: Infinix HOT 60 Pro Siap Rilis di Indonesia 24 Juli, Usung Chipset Helio G200 Pertama di Tanah Air | Pifa Net

Infinix HOT 60 Pro Siap Rilis di Indonesia 24 Juli, Usung Chipset Helio G200 Pertama di Tanah Air

Teknologi
| Sabtu, 19 Juli 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: ASEAN Berminat Investasi di IKN: Properti hingga Energi Terbarukan | Pifa Net

ASEAN Berminat Investasi di IKN: Properti hingga Energi Terbarukan

PIFA, Nasional - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencatat total investasi swasta ke sektor hiburan di Ibu Kota Nusantara. Total angkanya mencapai Rp20 triliun atau hampir sekitar seperempat persen dari total pendanaan pembangunan untuk swasta. “Kalau yang dari swasta, tetapi tadi sudah ada Rp20 triliun. Ini mainly play artinya entertainment, hotel, dan sebagainya termasuk ada ruang terbuka hijau,” terang Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, Otorita IKN, Agung Wicaksono setelah menjadi pembicara pada ASEAN Investment Forum Day 2, di Jakarta, Minggu (3/9/2023). Agung menambahkan, pihaknya telah menerima 270 minat investasi dari calon investor atau letter of intent (LOI) untuk IKN baik dari dalam negeri maupun luar Indonesia.  “Terbanyak memang perusahaan nomor satu dari Indonesia, lebih dari setengahnya. Kemudian dari ASEAN, ada Singapura dan Malaysia. Yang lainnya, Jepang dan Korea,” tuturnya. Secara khusus dalam konteks ASEAN, Malaysia memiliki dua perusahaan properti yang telah berkomitmen untuk membangun 20 tower rumah susun (rusun) di IKN. Kedua perusahaan tersebut saat ini sedang melakukan studi kelayakan dan menunggu evaluasi dari pemerintah sebelum memperoleh izin untuk memulai pembangunan. “Kalau Singapura itu yang mereka paling minat renewable energy (energi terbarukan), kemudian pengolahan waste,” imbuh Agung. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, kebutuhan pendanaan untuk IKN mencapai Rp466 triliun. Dana ini akan diperoleh dari tiga sumber utama, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp90,4 triliun, sektor swasta/domestik sebesar Rp123,2 triliun, dan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebesar Rp252,5 triliun. Pendanaan dari sektor swasta, terutama yang berasal dari dalam negeri, akan secara signifikan dialokasikan ke zona 1A, di mana rencananya akan dibangun Istana Kepresidenan dan beberapa kantor kementerian. “Kawasan 1 ini seperti sekitar istana, Monas, dan sebagainya. Ini kita fokus yang di situ dulu, KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) ini arrange sekitar 6.000 hektare. Terus KIPP kita fokus lagi yang area 1A, ini baru yang 1A saja yang 2024 ini kita targetkan setelah itu masih banyak lagi,” tutupnya. (yd)  

Ikn Nusantara
| Senin, 4 September 2023

Politik

Foto: Jokowi Tegaskan Tak Ada Matahari Kembar: Matahari Itu Hanya Satu yaitu Presiden Prabowo Subianto | Pifa Net

Jokowi Tegaskan Tak Ada Matahari Kembar: Matahari Itu Hanya Satu yaitu Presiden Prabowo Subianto

PIFA.CO.ID, POLITIK - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menanggapi langsung isu "matahari kembar" yang mencuat setelah sejumlah menteri Kabinet Merah Putih melakukan kunjungan ke kediamannya. Ia menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan, dan satu-satunya matahari atau pemimpin negara saat ini adalah Presiden Prabowo Subianto."Mengenai matahari kembar, enggak ada yang namanya matahari kembar. Matahari itu hanya satu yaitu Presiden Prabowo Subianto, sudah, jelas," ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Senin (21/4).Menurut Jokowi, kunjungan sejumlah menteri dan wakil menteri tersebut hanya merupakan bentuk silaturahmi dalam suasana Hari Raya Idulfitri, dan tidak perlu ditafsirkan secara politis."Apa yang salah? Silaturahmi di hari Lebaran kan sangat baik kepada siapapun, ya, enggak ada matahari kembar," tambahnya.Jokowi juga menegaskan bahwa dalam pertemuan itu tidak ada satu pun menteri yang meminta saran atau masukan darinya terkait pemerintahan atau kebijakan negara. Ia menyebut pertemuan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan tanpa agenda politik tertentu."Silaturahmi biasa, dan itu baik, silaturahmi itu," ucapnya singkat.Pernyataan Jokowi ini sekaligus menjadi respons terhadap spekulasi yang berkembang di publik mengenai kemungkinan terjadinya rivalitas simbolik antara dirinya dan Presiden Prabowo Subianto dalam masa transisi pemerintahan.Senada dengan Jokowi, Juru Bicara Presiden Prabowo, Prasetyo Hadi, juga membantah keras adanya isu matahari kembar. Ia menekankan bahwa kunjungan para menteri ke Jokowi adalah sesuatu yang normal, terlebih masih dalam suasana lebaran."Sebagai Presiden, Kepala Negara, Kepala Pemerintahan yang menjabat dua periode, ya dalam suasana lebaran wajar-wajar saja bersilaturahmi," kata Prasetyo di Istana Negara, Senin (21/4).Ia menegaskan, Presiden Prabowo tidak merasa terganggu dengan kunjungan tersebut dan tetap memandang hal itu dalam semangat silaturahmi. Ia juga memastikan Kabinet Merah Putih dalam kondisi solid dan para menteri tetap bekerja sesuai tanggung jawab masing-masing."Jangan kemudian diasosiasikan ada Menteri yang silaturahmi kepada Presiden Jokowi, kemudian dianggap ada matahari kembar. Jangan begitu. Semangatnya sih tidak seperti itu. Kita meyakini enggak seperti itu. Solid, solid. Semua sedang bekerja keras di bidangnya masing-masing," tegas Prasetyo.

Indonesia
| Selasa, 22 April 2025

Lokal

Foto: Orchardz Pontianak Tawarkan Promo Ramadhan Bertemakan ‘Semarak Ramadhan Nusantara’ | Pifa Net

Orchardz Pontianak Tawarkan Promo Ramadhan Bertemakan ‘Semarak Ramadhan Nusantara’

PIFA, Lokal  – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Hotel Orchardz Pontianak memberikan nuansa bertemakan “Semarak Ramadhan Nusantara”. Operasional Manager Hotel Gajah Mada Hendro Saputro mengatakan, Hotel Orchardz Gajah Mada Launching Menu Buka Puasa Ramadhan dengan harga 115.000 Ribu All You Can Eat. “Khusus di Gajah mada 115 ribu sedangkan di Orchard Ayani 105ribu sudah net dengan menu berbagai macam, kita mulai Open di hari ketiga puasa Ramadhan,” jelasnya, Minggu (19/3) sore WIB. Ia menuturkan, tidak ada perbedaan antara Orchardz Ayani dan Gajah Mada di karenakan 1 manajemen. “Kita ada harga yang membedakan yang pastinya ada pilihan menu, pastinya di roling disana menu A disini menu B bergantian pastinya setiap hari,” katanya. Dia menambahkan, spesial untuk tamu yang menginap pihaknya menawarkan dengan harga 523.400 net. “Tidak hanya harga kamar yang murah pastinya sudah dapat buka puasa, dan sahur sekaligus untuk tamu yang menginap. Apabila ada tamu yang bingung cari tempat sahur orchardz juga menyediakan sahur dengan harga yang sama 115 ribu dengan start jam 3 pagi,” ungkapnya. Chef Executive Hotel Orchardz Pontianak Santono mengungkapkan, konsep menu Nusantara ada 100 menu jenis makanan yang di hadirkan. “Mulai Main course nasi putih Mie hun goreng sapi,tongseng daging sapi, ayam goreng telor, tumis jagung muda. Lalu appetizer yaitu tahu telor saus kacang, es campur varian ada 8 macam isian, gula merah dan santan. Desert, buah potong, es campur, puding dan cake,” ujarnya. Ia menambahkan, pastinya ada Sambal terasi sambal colo-colo, dan wahdolah setiap hari ganti. Ada soto padang,bandung, betawai dengan 15 varian soto. (RS)

Pontianak
| Senin, 20 Maret 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5