Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik
Riau | Kamis, 9 April 2026
Tragis, Siswa SMP di Siak Tewas Diduga Akibat Ledakan Senapan Rakitan Saat Ujian Praktik. iStock
Riau | Kamis, 9 April 2026










Lokal

PIFA, Lokal - Seorang ibu berinisial RP di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalbar, diduga membunuh bayinya yang baru lahir. Kasus ini terbongkar usai RP datang ke puskesmas dengan mengaku keguguran. Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, mengatakan pada Sabtu, 16 November 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, RP datang ke Puskesmas Paloh dengan keluhan nyeri pada bagian perut dan mengalami keguguran. "Saat ditangani oleh pihak Puskesmas Paloh ditemukan luka robek derajat 3 pada kelaminnya. Diduga luka robek itu akibat melahirkan bayi," ujar Rahmad, Kamis, 21 November 2024.Kemudian, pihak Puskesmas Paloh menanyakan langsung kepada RP apakah dirinya keguguran atau melahirkan bayi. Setelahnya, barulah RP menceritakan jika dirinya memang melahirkan seorang bayi. RP melahirkan bayinya sendiri di rumah, tepatnya di kamar tidurnya tanpa sepengetahuan orang lain," ungkap Rahmad. Kemudian, ibu dan ayah RP pergi ke rumah untuk mengambil bayi yang dimaksud oleh RP. Bayi berjenis perempuan itu diserahkan kepada pihak Puskesmas Paloh dalam keadaan berbalut kain batik yang dibungkus 2 lapis kantong plastik. Pihak Puskesmas Paloh membuka bungkusan itu dan mendapati bayi tersebut dalam keadaan meninggal dunia," beber Rahmad.Pihak kepolisian yang mendapat informasi itu langsung melakukan penyelidikan. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif ibu tersebut."Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh kepolisian," tukas Rahmad.
Teknologi

PIFA.CO.ID, TEKNOLOGI - Peluncuran dua memecoin baru yang dikaitkan dengan Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, dan istrinya, Melania Trump, memicu kontroversi di kalangan eksekutif industri kripto. Para pelaku industri aset digital khawatir bahwa inisiatif ini dapat merusak reputasi sektor yang tengah berjuang untuk mendapatkan legitimasi di mata regulator dan investor.Token "Trump" diluncurkan pada hari Jumat dan sempat mencapai kapitalisasi pasar sebesar $15 miliar sebelum akhirnya turun di bawah $8 miliar setelah peluncuran token "Melania" pada hari Minggu. Data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar token Trump sempat berada di bawah $11 miliar pada Senin pagi di London.Meskipun kehadiran memecoin ini memicu spekulasi dan lonjakan harga Bitcoin ke rekor tertinggi baru menjelang pelantikan Trump, banyak eksekutif kripto yang khawatir dampaknya justru lebih banyak merugikan industri ini. Rob Hadick, mitra umum di perusahaan modal ventura Dragonfly Capital, menyebut peluncuran ini sebagai "malapetaka" yang harus segera ditinggalkan oleh para pembangun industri.Kritik dari Eksekutif KriptoBeberapa tokoh industri secara terbuka menyampaikan kritik mereka. Balaji Srinivasan, mantan kepala teknologi di Coinbase, menyebut memecoin sebagai bentuk "lotere" yang pada akhirnya akan menyebabkan kerugian besar bagi investor terakhir yang membeli di harga tinggi. Sementara itu, Anthony Scaramucci, pendiri SkyBridge Capital yang pernah menjabat sebagai direktur komunikasi Trump pada 2017, menyoroti bagaimana peluncuran koin Melania justru melemahkan harga koin Trump.Gabor Gurbacs, mantan direktur strategi aset digital di VanEck dan pendiri PointsVille, berpendapat bahwa peluncuran memecoin ini merugikan AS, kepresidenan Trump, dan keluarganya dengan mengikis kredibilitas mereka. Ia bahkan mendesak Trump untuk segera memecat penasihat kripto-nya.Dampak Politik dan Masa Depan Aset DigitalTrump sendiri awalnya skeptis terhadap industri kripto, namun kemudian berubah sikap setelah sektor ini menyumbang dana dalam jumlah besar untuk kampanyenya. Kini, ia berencana menjadikan AS sebagai pusat industri aset digital global dan bahkan mendukung gagasan untuk membangun cadangan Bitcoin nasional.Selain memecoin, Trump sebelumnya telah terlibat dalam proyek kripto lainnya, termasuk koleksi token NFT yang menggambarkannya dalam berbagai pose dan kostum. Ia juga dikaitkan dengan proyek World Liberty Financial, meskipun detail mengenai proyek ini masih terbatas.Caroline Mauron, salah satu pendiri Orbit Markets, menggambarkan peristiwa akhir pekan ini sebagai "liar" dan di luar ekspektasi industri kripto. Ia berharap kebijakan Trump ke depan akan lebih konvensional dan mendukung perkembangan industri dengan cara yang lebih terstruktur.Dengan latar belakang ini, pelaku industri kini menanti langkah konkret dari pemerintahan Trump terkait regulasi dan arah kebijakan aset digital di masa depan.
Pifabiz

PIFAbiz - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pro dan kontra izin konser band asal Inggris Coldplay akan dibahas oleh pemerintah. "Kami akan menjalin komunikasi, kami ingin mendengar masukan dan saran. Kami membutuhkan pandangan para ulama untuk membantu kami memastikan konser berlangsung dalam koridor hukum," kata Uno kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta kemarin (22/5), mengutip Antara. Komunikasi juga akan terjalin dengan harapan dapat mendukung cita-cita Indonesia menjadi destinasi wisata dunia dan mempromosikan produk ekonomi kreatifnya ke dunia internasional, “Ini harus dipersiapkan dengan baik, semua saran akan disimpan,” ungkapnya. Menurut Sandiaga Uno, pihaknya masih mencatat dan menghitung potensi nilai tambah ekonomi yang bisa dihasilkan dari konser yang dijadwalkan pada 15 November tahun ini di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta. Konser Coldplay sudah masuk dalam rangka 3 ribu event di Indonesia pada 2023 yang diharapkan menghasilkan pendapatan Rp162 triliun (sekitar US$11,02 miliar) dan mendukung upaya pencapaian target nasional menciptakan 4,4 juta lapangan kerja, ujarnya. "Saya yakin itu (target) akan tercapai," tambahnya. Seperti diketahui baru-baru ini, sejumlah kelompok yang tidak ingin konser ini diadakan mengimbau akan mengepung Bandara Internasional Soekarno-Hatta jika konser digelar. Terkait hal tersebut, Menteri Uno mengatakan akan menyerahkan kepada kementerian dan lembaga terkait untuk menanganinya. "Itu akan ditangani oleh kementerian dan lembaga terkait," katanya. Pengurus MUI Cholil Nafis, tidak menolak atau melarang masyarakat untuk menontonnya. Namun, ia hanya menghimbau promotor konser memastikan dan menjamin tidak ada simbol, ucapan, dan tindakan yang ditujukan untuk mempromosikan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) selama konser. Harga tiket konser berkisar dari Rp800 ribu (sekitar US$54) untuk kategori termurah hingga Rp11 juta (sekitar US$738) untuk kategori "Ultimate Experience". Harga tersebut belum termasuk pajak 15 persen, service charge 5 persen, dan biaya tambahan lainnya. (hs)