Trump Bantah Kondisi Awak USS Abraham Lincoln Memburuk: Belum Cukup Lama
Internasional | Sabtu, 15 Agustus 2026
Reuters
Internasional | Sabtu, 15 Agustus 2026









Lifestyle

PIFA, Lifestyle – Olahraga lari dikenal sebagai aktivitas yang menguji daya tahan, stamina, sekaligus membakar kalori tubuh secara efektif. Namun, pemilihan makanan sebelum berlari memegang peran penting untuk memastikan tubuh mendapatkan energi yang tepat tanpa mengganggu performa.Dilansir Hindustan Times, Kamis (14/8), ahli gizi olahraga asal Dubai, Carolina Villalta, membagikan panduan jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi sesuai jarak waktu sebelum berlari.Jika memiliki waktu sekitar dua jam, Carolina menyarankan konsumsi makanan standar yang mengandung protein, lemak, dan sedikit karbohidrat. Menu ini dinilai lebih mudah dicerna dan memberi energi berkelanjutan, seperti nasi dengan telur, oat, buah, selai kacang, roti panggang, alpukat, atau ham.Untuk waktu 45–60 menit sebelum berlari, ia menyarankan menghindari makanan berat dan memilih karbohidrat ringan yang cepat dicerna, misalnya roti panggang dengan pisang dan kayu manis, roti panggang dengan madu atau selai, atau semangkuk buah segar.Bila hanya memiliki waktu 30 menit, Carolina menekankan pentingnya menjaga asupan tetap ringan sambil mengisi kembali glikogen dan cairan tubuh. Pilihan menu bisa berupa 2–3 biji kurma dengan 200 ml air, semangka, smoothie kecil dari pisang, beri, dan susu oat, atau gel karbohidrat berukuran kecil.Sementara itu, bagi yang memiliki waktu kurang dari 15 menit sebelum berlari, ia tidak merekomendasikan makanan padat sama sekali. Sebagai gantinya, konsumsi minuman elektrolit atau sesendok madu dapat menjadi pilihan cepat untuk memberi energi tanpa membebani perut.Panduan ini diharapkan membantu pelari menyesuaikan asupan nutrisi sesuai waktu yang tersedia, sehingga performa tetap optimal dan risiko ketidaknyamanan saat berlari bisa diminimalkan.
Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS - Barcelona kembali dikaitkan dengan wacana memulangkan Neymar ke Camp Nou, tetapi pelatih Hansi Flick menegaskan bahwa keputusan soal transfer bukan bagian dari tugasnya. Spekulasi mengenai kembalinya Neymar ke Barcelona mencuat ketika Blaugrana tengah bersiap menghadapi laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Benfica. Namun, Flick enggan mengomentari lebih jauh terkait kemungkinan tersebut."Itu bukan tugasku," kata Flick tegas seperti dilansir ESPN.Pelatih asal Jerman itu menegaskan kembali bahwa fokusnya saat ini adalah membawa tim meraih hasil maksimal di musim ini tanpa terpengaruh oleh rumor transfer."Aku sudah pernah mengatakan hal ini sebelumnya. Saat ini sampai akhir musim, aku fokus sepenuhnya kepada tim ini karena kami punya peluang-peluang besar. Kami ingin mereka terus fokus dan pelatih pun juga harus fokus."Lebih lanjut, Flick menegaskan bahwa urusan transfer merupakan tanggung jawab manajemen klub."Hal itu bukanlah tugasku. Itu adalah tugasnya (direktur olahraga Barcelona) Deco dan klub, jadi mereka yang melakukan hal-hal semacam itu," imbuhnya.Neymar saat ini berstatus pemain Santos setelah menyudahi kontraknya dengan Al Hilal pada Januari lalu. Keputusan pulang ke Brasil disebut hanya sebagai langkah sementara, sehingga rumor mengenai kembalinya ke Eropa terus berhembus.Sebelumnya, pemain berusia 33 tahun itu sempat diminati oleh klub MLS Chicago Fire, tetapi hingga kini Neymar masih dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa, termasuk Barcelona, tempat ia pernah berkarier dari 2013 hingga 2017 sebelum hijrah ke Paris Saint-Germain.Meski belum ada kepastian soal masa depan Neymar, banyak pihak menantikan apakah Barcelona akan benar-benar mengambil langkah untuk mendatangkannya kembali.
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya ikut menyemarakkan perayaan Maulid Akbar yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Bugis Melayu Kalimantan (IKBMK) di Kecamatan Pontianak Utara, Sabtu (17/9/2023) malam WIB kemarin. Turut dihadiri sejumlah tokoh besar lainnya, acara berlangsung meriah dan penuh berkah di Lapangan Maulid, Pontianak Utara. Kegiatan yang digelar oleh IKBMK ini berhasil mengumpulkan 1.200-an warga dari berbagai lapisan masyarakat, yang turut merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Maulid Akbar ini juga dihadiri oleh Ketua DPC Utara Toto Sa.adillah S.K.M, yang merupakan salah satu pendukung kuat kegiatan keagamaan di wilayah ini. Dalam acara ini, turut hadir juga Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKBMK, Ruslan Salim, yang memberikan sambutan hangat kepada semua peserta. Beliau berbicara tentang pentingnya memupuk kerukunan dan perdamaian di tengah-tengah keragaman masyarakat Indonesia. Hadir pula Habib Toha Aljufri, seorang ulama yang dikenal dengan pengetahuannya yang mendalam tentang agama Islam, memberikan ceramah yang memotivasi para peserta untuk mengamalkan ajaran agama dengan penuh kasih sayang dan toleransi. Bupati Muda turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia menyatakan bahwa kehadiran warga dalam acara ini adalah bukti bahwa persatuan dan kerukunan tetap kuat di tengah masyarakat Kalimantan. Maulid Akbar di Pontianak Utara tahun ini adalah perayaan yang penuh semangat, dengan kehadiran tokoh-tokoh besar yang mendukung persatuan dan toleransi di masyarakat. Acara ini juga menjadi bukti bahwa beragam lapisan masyarakat dapat bersatu dalam semangat cinta dan kasih sayang. Semoga semangat ini terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kalimantan. (yd)