Trump Dikabarkan Pertimbangkan Ganti Rezim Netanyahu, Ini Peta Partai-partai Kuat di Israel
Internasional | Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan mulai mempertimbangkan opsi perubahan kepemimpinan politik di Israel setelah hubungannya dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, semakin memanas.
Laporan yang dikutip dari Channel 12 dan Middle East Monitor menyebut pemerintahan Trump mulai khawatir dengan sikap pemerintahan Netanyahu yang dianggap terlalu keras, terutama terkait operasi militer Israel di Lebanon yang dinilai mengganggu upaya diplomasi Amerika Serikat dengan Iran.
Menurut laporan tersebut, sejumlah pejabat AS meyakini terdapat peluang untuk membangun dukungan politik baru menjelang pemilu Israel mendatang.
"Pemerintahan AS telah menyatakan keprihatinan tentang kelompok garis keras dalam pemerintahan Netanyahu dan berupaya membangun basis dukungan populer baru sebelum pemilu," demikian isi laporan Channel 12.
Disebutkan pula bahwa Washington mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh oposisi Israel, termasuk Naftali Bennett dan Gadi Eisenkot.
Partai-partai Berpengaruh di Israel
Peta politik Israel saat ini didominasi oleh sejumlah partai kanan, religius, dan sentris yang memiliki pengaruh besar dalam pembentukan koalisi pemerintahan.
1. Likud
Likud merupakan partai terbesar di Israel dan saat ini dipimpin Netanyahu. Didirikan pada 1973, partai ini dikenal sebagai kekuatan utama sayap kanan Israel dan menjadi tulang punggung pemerintahan saat ini.
2. Yesh Atid
Partai sentris yang didirikan oleh Yair Lapid pada 2012. Fokus utamanya adalah isu domestik seperti pendidikan, perumahan, serta reformasi hubungan agama dan negara.
3. Shas
Partai religius yang mewakili komunitas Yahudi Sephardi dan Mizrahi. Meski berhaluan keagamaan konservatif, Shas dikenal lebih fleksibel dalam urusan koalisi pemerintahan.
4. Biru dan Putih (Kahol Lavan)
Koalisi sentris yang dipimpin mantan jenderal Israel, Benny Gantz. Partai ini pernah menjadi penantang utama Likud dalam beberapa pemilu terakhir.
5. Yamina
Aliansi partai kanan dan religius yang dipimpin Naftali Bennett. Yamina menolak pembentukan negara Palestina dan mendukung perluasan permukiman Israel di Tepi Barat.
6. Yisrael Beiteinu
Partai yang banyak mendapat dukungan dari warga Israel keturunan Rusia. Partai ini dikenal memiliki sikap keras dalam isu keamanan dan konflik Israel-Palestina.
Hubungan Trump-Netanyahu Memanas
Ketegangan antara Trump dan Netanyahu meningkat setelah pemerintahan AS memilih jalur diplomasi dengan Iran dan mendorong penghentian konflik di Lebanon. Langkah tersebut berbeda dengan pendekatan pemerintahan Netanyahu yang tetap mempertahankan tekanan militer.
Meski belum ada indikasi resmi bahwa Washington akan ikut campur dalam politik domestik Israel, laporan mengenai komunikasi dengan tokoh oposisi menunjukkan adanya upaya AS mencari alternatif kepemimpinan yang dianggap lebih sejalan dengan agenda diplomasi Trump di Timur Tengah.
Perbedaan pandangan mengenai Iran dan konflik Lebanon kini menjadi salah satu faktor utama yang memperlebar jarak antara dua pemimpin yang sebelumnya dikenal memiliki hubungan politik yang sangat dekat.


















