Trump Klaim AS–Iran Hampir Capai Kesepakatan Damai, Negosiasi Masuk Tahap Akhir
Internasional | Sabtu, 13 Juni 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat bulan.
Dalam pernyataannya di Ruang Oval pada Kamis (11/6), Trump mengatakan bahwa dokumen kesepakatan sudah berada pada tahap final dan tinggal menunggu penyelesaian akhir.
“Dokumen-dokumennya sudah hampir final, jadi kita lihat saja nanti. Seharusnya bisa diselesaikan dengan cukup cepat,” ujar Trump.
Di sisi lain, pejabat Iran juga menyampaikan optimisme serupa. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa proses negosiasi antara kedua pihak belum pernah sedekat ini dengan kesepakatan final.
Ia menyebut bahwa tahap akhir pembahasan sedang berlangsung, meski mengingatkan agar media tidak berspekulasi mengenai isi detail kesepakatan sebelum diumumkan secara resmi.
Senada dengan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menegaskan bahwa sebagian besar isu utama telah disepakati dan saat ini kedua pihak berada pada tahap akhir konsultasi internal.
Menurut laporan, kesepakatan yang sedang dibahas mencakup isu-isu strategis seperti program nuklir Iran, pencabutan sanksi ekonomi, keamanan kawasan termasuk Selat Hormuz, serta dinamika konflik di Lebanon.
Jika finalisasi tercapai, penandatanganan kesepakatan disebut kemungkinan akan dilakukan di Jenewa, Swiss, dan akan dilanjutkan dengan fase negosiasi teknis selama 60 hari.
Negosiasi ini berlangsung di tengah ketegangan panjang antara kedua negara yang meningkat sejak konflik militer besar yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. Meski sempat terjadi gencatan senjata pada April, situasi di lapangan masih fluktuatif akibat saling serang dan perbedaan kepentingan strategis antara Washington dan Teheran.



















