Ukraina Minta Bantuan Pertahanan Udara ke AS di Tengah Lonjakan Serangan Rusia. Reuters

Ukraina Minta Bantuan Pertahanan Udara ke AS di Tengah Lonjakan Serangan Rusia. Reuters

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalUkraina Minta Bantuan Pertahanan Udara ke AS di Tengah Lonjakan Serangan Rusia

Ukraina Minta Bantuan Pertahanan Udara ke AS di Tengah Lonjakan Serangan Rusia

Internasional | Senin, 1 Juni 2026

Pemerintah Ukraina meminta bantuan sistem pertahanan udara dari Amerika Serikat (AS) dan negara sekutu setelah Rusia meningkatkan intensitas serangan udara ke berbagai wilayah Ukraina pada Senin (1/6) waktu setempat.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kepada Presiden AS Donald Trump. Dalam permohonannya, Zelensky meminta dukungan tambahan untuk menghadang dan menjatuhkan serangan rudal Rusia yang semakin intens.

Langkah ini dilakukan setelah Ukraina mencatat adanya lonjakan serangan udara dari Rusia yang disebut mencapai level rekor berdasarkan analisis pasukan udara Ukraina. Intensitas serangan dilaporkan meningkat sekitar 24 persen dibandingkan bulan April, dengan total sekitar 8.150 serangan drone jarak jauh diluncurkan pada Mei.

Pada periode yang sama, Ukraina juga mengklaim Rusia melancarkan serangan rudal mematikan ke kawasan permukiman di Kyiv yang menewaskan sedikitnya dua orang. Situasi ini terjadi tak lama setelah periode gencatan senjata selama tiga hari pada Mei, meski kedua pihak saling menuduh pelanggaran dan kembali terlibat dalam eskalasi serangan.

Sementara itu, kemampuan pertahanan udara Ukraina masih sangat bergantung pada dukungan AS dan negara sekutunya. Bantuan tersebut disebut berperan besar dalam keberhasilan Ukraina mencegat sekitar 91 persen serangan udara yang masuk.

Namun demikian, sejumlah pejabat Ukraina memperingatkan bahwa kondisi pertahanan udara mereka kini semakin tertekan akibat menipisnya stok rudal anti-misil dan amunisi. Situasi ini diperburuk oleh pergeseran fokus militer AS yang disebut turut mengalihkan sebagian sumber daya pertahanannya ke kawasan lain, termasuk Timur Tengah, untuk melindungi wilayah strategis di sekitar Teluk.

Rekomendasi

Foto: El Clasico Legends Real Madrid vs Barcelona Siap Digelar di Jakarta 27 September | Pifa Net

El Clasico Legends Real Madrid vs Barcelona Siap Digelar di Jakarta 27 September

Sports
| Minggu, 10 Agustus 2025
Foto: Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Penyaluran Pokir Anggota Dewan Kubu Raya | Pifa Net

Penegak Hukum Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Penyaluran Pokir Anggota Dewan Kubu Raya

Kubu Raya
| Selasa, 26 Agustus 2025
Foto: Kadisdik Kalbar Pastikan Dana PIP Tepat Sasaran, akan Sanksi Tegas Sekolah yang Lakukan Pemotongan | Pifa Net

Kadisdik Kalbar Pastikan Dana PIP Tepat Sasaran, akan Sanksi Tegas Sekolah yang Lakukan Pemotongan

Pontianak
| Jumat, 2 Mei 2025
Foto: Spotify Rayakan Hari Anak Nasional 2025 dengan Playlist Khusus Karakter Film "Jumbo" | Pifa Net

Spotify Rayakan Hari Anak Nasional 2025 dengan Playlist Khusus Karakter Film "Jumbo"

Pifabiz
| Rabu, 23 Juli 2025
Foto: Ide Kue Lebaran, Resep Choco Crunch Tanpa Oven dan Mixer | Pifa Net

Ide Kue Lebaran, Resep Choco Crunch Tanpa Oven dan Mixer

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Kapten Timnas Indonesia dan Venezia, Jay Idzes Diincar Inter, Napoli, AC Milan, Atalanta | Pifa Net

Kapten Timnas Indonesia dan Venezia, Jay Idzes Diincar Inter, Napoli, AC Milan, Atalanta

Italia
| Rabu, 19 Maret 2025
Foto: Greg Nwokolo Bahagia Dipanggil Masuk Timnas Lagi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Greg Nwokolo Bahagia Dipanggil Masuk Timnas Lagi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia
| Rabu, 5 Maret 2025
Foto: Warner Bros. Kembangkan Film Baru “Final Destination” Usai Sukses Besar “Bloodlines” | Pifa Net

Warner Bros. Kembangkan Film Baru “Final Destination” Usai Sukses Besar “Bloodlines”

Pifabiz
| Minggu, 10 Agustus 2025
Foto: Kreatif Tanpa Batas! Fazzio Modifest Jadi Arena Adu Kreativitas Anak Muda Yogyakarta    | Pifa Net

Kreatif Tanpa Batas! Fazzio Modifest Jadi Arena Adu Kreativitas Anak Muda Yogyakarta

Nasional
| Sabtu, 7 Juni 2025
Foto: DPRD Pati Batalkan Pemakzulan, Bupati Sudewo Hanya Dapat Rekomendasi Perbaikan Kinerja | Pifa Net

DPRD Pati Batalkan Pemakzulan, Bupati Sudewo Hanya Dapat Rekomendasi Perbaikan Kinerja

Politik
| Sabtu, 1 November 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Threads Luncurkan Fitur Ghost Post, Unggahan Hilang Otomatis dalam 24 Jam | Pifa Net

Threads Luncurkan Fitur Ghost Post, Unggahan Hilang Otomatis dalam 24 Jam

PIFA, Tekno - Platform media sosial Threads resmi meluncurkan fitur baru bernama Ghost Post, yang memungkinkan unggahan otomatis hilang atau diarsipkan setelah 24 jam, mirip dengan fitur Stories di Instagram.“Hari ini, kami memperkenalkan postingan hantu, postingan Threads yang secara otomatis diarsipkan setelah 24 jam, sehingga Anda dapat berbagi pemikiran tanpa filter dan sudut pandang segar tanpa tekanan untuk membuatnya permanen atau sempurna,” tulis Meta di laman resminya, Senin (27/10).Meta menambahkan, fitur ini dirancang agar pengguna lebih bebas mengekspresikan diri.“Hari ini ada, besok hilang, Anda bisa merasa percaya diri mencoba hal-hal baru dan membagikan pikiran spontan,” tulis perusahaan.Balasan dan like pada ghost post hanya bisa dilihat oleh pengunggah, dan setiap balasan akan langsung masuk ke kotak pesan pribadi pengguna. Untuk membuat unggahan jenis ini, pengguna cukup menekan ikon hantu (ghost) saat akan mengunggah Threads baru.Fitur ini disebut sebagai salah satu dari sejumlah alat baru yang diberikan Meta untuk mendorong ekspresi diri dan partisipasi percakapan di Threads.Selain ghost post, Meta juga baru meluncurkan text attachments hingga 10.000 karakter untuk memfasilitasi tulisan panjang, serta kemampuan menyembunyikan media atau teks yang mengandung spoiler.“Kami akan terus memperbarui Threads agar lebih mudah dan menyenangkan untuk berbagi pemikiran Anda dan terhubung dengan orang lain,” kata Meta.Fitur unggahan sementara seperti ghost post pertama kali diperkenalkan Meta lewat Instagram Stories pada 2026, yang kemudian menjadi salah satu cara populer bagi pengguna untuk berinteraksi.Menurut data Similar Web per Juni 2025, Threads kini memiliki sekitar 115,1 juta pengguna aktif harian di Android dan iOS, tumbuh 127,8 persen secara tahunan (YoY). Angka ini hanya terpaut sedikit dari X (Twitter) yang mencatat 132 juta pengguna aktif harian, meski platform milik Elon Musk itu mengalami penurunan 15,2 persen YoY.

Teknologi
| Rabu, 29 Oktober 2025

Sports

Foto: Apriyani/Fadia Terhenti di Babak Grup Olimpiade Paris 2024 | Pifa Net

Apriyani/Fadia Terhenti di Babak Grup Olimpiade Paris 2024

Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti mengalami dua kekalahan berturut-turut di babak penyisihan grup Olimpiade Paris 2024, yang mengakhiri perjalanan mereka di ajang ini. Pada hari Minggu (28/7) waktu WIB, Apriyani dan Fadia berhadapan dengan unggulan pertama dari China, Chen Qing Chen dan Jia Yifan, di La Chapelle Arena Court 1. Dalam pertandingan tersebut, Apriyani dan Fadia harus mengakui keunggulan lawan mereka setelah kalah dua set langsung, 12-21 dan 22-24. Kemenangan ini membuat Chen Qing Chen dan Jia Yifan sementara memimpin Grup A dengan dua kemenangan, sementara Apriyani dan Fadia berada di posisi terakhir dengan dua kekalahan. Sebelumnya, Apriyani dan Fadia juga mengalami kekalahan dari pasangan Jepang, Mayu Matsumoto dan Wakana Nagahara. Mereka kalah dalam dua set, 22-24 dan 15-21. Dalam format grup ganda putri Olimpiade Paris 2024, terdapat empat grup, dan hanya dua tim teratas dari masing-masing grup yang berhak melaju ke babak semifinal. Namun, peluang Apriyani dan Fadia untuk melanjutkan perjuangan dari Grup A, yang dikenal sebagai "grup neraka," telah tertutup. Meski demikian, mereka masih harus menghadapi pasangan Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan, di laga terakhir mereka. Pertandingan ini sangat bergantung pada hasil laga antara Chen/Jia dan Matsumoto/Nagahara yang juga akan memainkan pertandingan terakhirnya. Jika Chen/Jia dan Apriyani/Fadia sama-sama menang, maka akan terjadi tie-break di antara tiga pasangan untuk memperebutkan peringkat kedua (dengan semua pasangan memiliki satu kemenangan dan dua kekalahan). Jika terjadi tie-break antara dua pasangan atau lebih dengan rekor pertandingan yang sama, maka peringkat akan ditentukan berdasarkan selisih set yang diperoleh dalam pertandingan sebelumnya. Saat ini, Apriyani dan Fadia memiliki selisih set -4, dan jika mereka berhasil memenangkan pertandingan dengan dua set langsung melawan Tan/Muralitharan, selisih mereka akan menjadi -2. Kemenangan dua set dari Apriyani dan Fadia juga akan memperburuk rasio set Tan/Muralitharan menjadi 2:5 (-3). Namun, Matsumoto/Nagahara masih memiliki peluang untuk finis dengan selisih set minimal -1 jika kalah dua set langsung dari Chen/Jia.

Paris
| Minggu, 28 Juli 2024

Nasional

Foto: DPO Korupsi Kadin Kalbar, Joni Isnaini Ditangkap Tim Cybercrime Polda Kalbar di Jakarta | Pifa Net

DPO Korupsi Kadin Kalbar, Joni Isnaini Ditangkap Tim Cybercrime Polda Kalbar di Jakarta

Berita Nasional, PIFA - Tim Cybercrime Polda Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil menangkap DPO kasus korupsi, Joni Isnaini. Ketua Kadin Kalbar ini sebelumnya telah ditetapkan menjadi tersangka dan DPO atas kasus korupsi pengerjaan peningkatan jalan pada 2019, nilai korupsnya cukup fantastis hingga miliaran rupiah. Joni Isnaini ditangkap di Jakarta sekira pukul 18.45 WIB pada Senin( 28/3/2022). Sebelumnya, Polda Kalbar dalam kasus yang sama telah menahan tiga orang tersangka, yakni pada kasus Tindak Pidana Korupsi pada Pekerjaan Peningkatan Jalan Tebas-Jawai (Sentebang) Tanah Hitam di Kabupaten Sambas yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalbar. Dua diantaranya adalah Sukri dan Syarif Amin, mantan pejabat di Dinas PUPR Provinsi Kalbar. Tersangka satunya lagi atas nama Faisal, sebagai pelaksana kerja PT Batu Alam Berkah (PT BAB). “Sejauh ini yang baru ditahan tiga orang. Sukri, Amin, dan Faisal. Ketiganya sudah diambil keterangan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin (28/2/2022), demikian dikutip dari SindoNews (29/3). Lebih lanjut Jansen mengatakan, dari ketiga orang tersangka tersebut, hanya dua orang yang memenuhi panggilan dan langsung ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sukri dan Syarif Amin. “Faisal terpaksa dijemput paksa, dengan kata lain ia tidak kooperatif,” lanjutnya. Sebelumnya seperti dilansir dari SindoNews (29/3), Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro Joni pernah mengajukan praperadilan ke PN Pontianak agar status tersangkanya dicabut. “Praperadilan itu haknya, setiap tersangka berhak, hak praperadilan, hak melaporkan, tetapi dia punya kewajiban untuk memenuhi panggilan sebagai warga yang baik,” ungkap Kapolda Kalbar. Namun dalam putusan yang dibacakan di sidang praperadilan pada Senin (14/3), PN Pontianak menolak gugatan praperadilan yang diajukan Joni Isnaini Cs. Mereka tetap menjadi tersangka. (yd)  

Jakarta
| Selasa, 29 Maret 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5