Update Longsor Cisarua: 79 Kantong Jenazah Ditemukan, 58 Korban Telah Teridentifikasi
Jawa Barat | Senin, 2 Februari 2026
Foto: Whisnu Pradana/detikJabar
Jawa Barat | Senin, 2 Februari 2026










Lifestyle

PIFA, Lifestyle – Pakar kebugaran I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha atau Ade Rai membagikan tiga kebiasaan hidup sehat melalui pendekatan makanan, olahraga, dan emosi untuk mencegah perut buncit.“Bahasa sederhananya itu makan, olahraga dan istirahat yang cukup dan teratur,” ujar Ade Rai di Denpasar, Bali, Sabtu.Untuk pola makan, Ade Rai menekankan pentingnya mengendalikan konsumsi karbohidrat dan gula berlebih. Gula yang dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu berbagai penyakit, seperti diabetes, yang berdampak pada kesehatan mata, kulit, dan sistem imun.Menurutnya, karbohidrat bukanlah masalah utama, melainkan kemampuan tubuh dalam mentoleransi asupan tersebut. “Karbo tidak salah sebenarnya, yang salah itu tidak punya kemampuan toleransi terhadap karbo misalnya tidak pernah latihan beban, tidak pernah olahraga atau malas bergerak,” jelasnya.Ia merekomendasikan konsumsi protein sebagai prioritas untuk memperkuat tubuh. Protein dapat diperoleh dari sumber nabati seperti sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, maupun sumber hewani seperti telur, susu, daging merah, dan daging putih. Cara pengolahannya pun dapat bervariasi, mulai dari direbus, dikukus, dibakar, hingga dipanggang.Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2022, konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia masih rendah, yakni ikan/udang/cumi/kerang 9,58 gram, daging 4,79 gram, serta telur dan susu 3,37 gram per kapita.Selain menjaga pola makan, Ade Rai menyarankan olahraga ringan hingga angkat beban, serta pengelolaan stres untuk menjaga keseimbangan emosi. Ia juga menambahkan, metode lain seperti berpuasa, mengatur konsumsi lemak, berolahraga pagi sebelum makan, memprioritaskan latihan beban, dan cukup tidur dapat membantu menekan risiko perut buncit.
Lokal

PIFA, Lokal – Satuan Reserse Narkoba Polres Kubu Raya memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 395,7 gram yang berhasil disita pada awal Juni 2025. Pemusnahan tersebut berlangsung di aula Mapolres Kubu Raya dan disaksikan langsung oleh para tersangka, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kubu Raya, AVSEC Bandara Supadio, serta sejumlah jurnalis dari wilayah Kubu Raya.Barang bukti sabu tersebut merupakan hasil dari pengungkapan dua kasus peredaran narkotika di Bandara Internasional Supadio Pontianak, yang melibatkan dua tersangka berinisial AI dan IN.Kasat Reserse Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menjelaskan bahwa proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan menuangkan sabu ke dalam cairan pembersih sebagai wujud transparansi penegakan hukum.“Barang bukti ini kita amankan bersama tersangkanya pada bulan Juni 2025 lalu di area Kargo Bandara Supadio Pontianak dan Area Keberangkatan Bandara Supadio Pontianak,” ujar Ade.Salah satu tersangka, AI (26), diketahui merupakan seorang mahasiswa asal Pamekasan, Jawa Timur. Ia ditangkap oleh Tim Labubu dari Satresnarkoba Polres Kubu Raya pada Kamis (5/6/2025), saat hendak membawa sabu ke Surabaya melalui penerbangan dari Bandara Supadio.“Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak AVSEC Bandara Supadio, Tim Labubu berhasil mengamankan AI. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan empat paket plastik klip transparan yang masing-masing berisi sabu dengan berat total 396,22 gram. Paket itu disembunyikan di dalam celana dalam yang dikenakan pelaku,” pungkas Ade.Dalam pemeriksaan awal, AI mengaku menerima perintah dari seseorang berinisial DR yang berdomisili di Surabaya. Ia dijanjikan bayaran sebesar Rp15 juta untuk sekali pengiriman narkotika tersebut.“AI mengaku hanya sebagai kurir dan tidak mengetahui lebih jauh perihal jaringan pengedarannya. Namun, penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk membongkar sindikat yang lebih luas,” tambahnya.Saat ini, kedua tersangka tengah ditahan di Mapolres Kubu Raya untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) jo. Pasal 132 ayat (1) serta Pasal 133 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.“Pemusnahan barang bukti ini juga merupakan komitmen kami dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Kubu Raya,” tegas Ade.
Lifestyle

PIFA.CO.ID, LIFESTYLE - Saat musim hujan, udara dingin yang disertai kelembapan tinggi membuat penyakit langganan seperti demam, flu, dan batuk semakin mudah menyerang. Dengan demikian, menjaga sistem imun menjadi hal yang penting.Menurut ahli gizi, mengatakan bahwa meningkatkan imunitas bisa dilakukan dengan menerapkan pola makan yang kaya akan vitamin. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi minuman sehat setiap pagi. Waktu pagi menjadi pilihan yang tepat karena tubuh dapat lebih mudah menerima nutrisi. Berikut adalah 8 minuman yang baik untuk meningkatkan imunitas:1. Teh Kunyit dan JaheTeh kunyit dan jahe dapat menjadi salah satu minuman pagi terbaik untuk menjaga sistem imun. Kunyit memiliki kandungan kurkumin yang dapat menyehatkan tubuh dan memperkuat respons imun. Di samping itu, jahe memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat melawan infeksi.2. Air Lemon dan Kayu ManisSecangkir air lemon dan kayu manis dapat menjadi minuman pagi yang dapat menyegarkan tubuh. Lemon memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan dapat membantu detoksifikasi tubuh, sedangkan kayu manis memiliki sifat antibakteri dan jamur yang mampu melawan infeksi.Kamu bisa menikmati minuman sehat ini dengan mencampurkan air hangat, perasan lemon, dan seperempat sendok teh kayu manis untuk rasa yang lebih menyegarkan.3. Smoothie HijauSmoothie hijau merupakan minuman sehat yang dibuat dari campuran bayam, mentimun, apel hijau, dan jus lemon. Minuman ini kaya akan vitamin, klorofil, dan antioksidan yang bagus untuk detoksifikasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.4. Jus Lidah Buaya dan Daun MintJus lidah buaya dan daun mint cocok dikonsumsi sebagai minuman pagi karena bisa melancarkan pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Lidah buaya memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sekaligus kaya akan vitamin, seperti vitamin A, C, dan E yang dapat menangkal radikal bebas. Sementara itu, daun mint bermanfaat untuk melawan infeksi bakteri dan virus.5. Jus Wortel dan JerukJus wortel dan jeruk dapat menjadi pilihan yang tepat sebagai minuman pagi yang baik untuk memperkuat sistem imun. Wortel mengandung beta karoten, pigmen organik merah-oranye yang mendukung kekebalan membran mukosa, yakni garda terdepan daya tahan tubuh manusia yang terdapat di hidung, mulut, paru-paru, lambung, dan usus. Di samping itu, jeruk juga kaya akan vitamin c yang penting untuk menjaga fungsi sel imun.