Asean School Games 2023 bakal diadakan di Vietnam, Indonesia ikut berpartisipasi. (SEA Sports News)

Asean School Games 2023 bakal diadakan di Vietnam, Indonesia ikut berpartisipasi. (SEA Sports News)

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsVietnam Bakal Jadi Tuan Rumah Asean School Games 2023

Vietnam Bakal Jadi Tuan Rumah Asean School Games 2023

Vietnam | Rabu, 24 Mei 2023

PIFA, Sports - Pada hari ini Rabu (24/5), Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo untuk membuka The 2nd ASEAN Schools Sport Council (ASSC) Extra Ordinary General Meeting 2023 di Ballroom Hotel Mercure, Bali. 

Acara The 2nd ASEAN Schools Sport Council Extra Ordinary General Meeting (EOGM) 2023 sendiri dihadiri delegasi 10 negara peserta dari Asia Tenggara yaitu, Brunai Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Myanmar, Thailand, Vietnam dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah. 

Pada pembukaan tersebut, Raden Isnanta mengucapkan terima kasih kepada para delegasi yang sudah hadir di Bali untuk agenda The 2nd ASEAN Schools Sport Council Extra Ordinary General Meeting (EOGM) 2023 menurutnya ini momentum yang luar biasa untuk menyampaikan gagasan dan kolaborasi.

"Saya sangat senang bisa ada di sini bersama para delegasi untuk berbicara mengenai perkembangan olahraga pelajar di Asean. Ini momentum yang luar biasa untuk bisa berkumpul menyampaikan gagasan dan kolaborasi dalam rangka memperkuat olahraga di negara Asean," kata Raden Isnanta mengutip kemenpora.go.id.

Menurut Isnanta, terlaksananya agenda olahraga pelajar di tingkat Asean seperti ASEAN Schools Games (ASG) sendiri sangat penting dan  untuk saling belajar tentang kebudayaan masing-masing negara.

"Ajang ini selain untuk saling belajar, juga untuk memperkuat dan memberikan kesempatan bagi para pelajar berinteraksi dan saling tukar pengetahuan tentang kebudayaan masing-masing negara," tambah Isnanta. 

Raden Isnanta juga mengucapkan terima kasih kepada Vietnam yang akan menjadi tuan rumah Asean Schools Games tahun ini. Dia berharap semakin kuat ikatan persahabatan  dan kerjasama  negara Asean

"Ke depan Raden Isnanta berharap semakin kuat persahabatan dan kerja sama di negara Asean, khususnya dalam pengembangan dunia olahraga. Selamat menjalankan meeting, sukses selalu dan semoga menghasilkan kesepakatan terbaik untuk kemajuan pelajar Asean," ujarnya. 

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan bendera ASEAN Schools Sport Council (ASSC) dari delegasi Kamboja ke Indonesia sebagai tanda tahun ini Indonesia mendapatkan giliran menjadi President ASSC periode 2023-2024 yang dipegang langsung oleh Menpora Dito Arioetdjo. (hs)

Rekomendasi

Foto: Taeil Eks Member NCT Didakwa Tapi Tidak Ditahan Atas Kasus Kekerasan Seksual | Pifa Net

Taeil Eks Member NCT Didakwa Tapi Tidak Ditahan Atas Kasus Kekerasan Seksual

Korea Selatan
| Rabu, 5 Maret 2025
Foto: Industri Ekspor Jabar Tertekan Gempuran Tarif AS, Ekonom Desak Strategi Nasional yang Konkret | Pifa Net

Industri Ekspor Jabar Tertekan Gempuran Tarif AS, Ekonom Desak Strategi Nasional yang Konkret

Nasional
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto:  Presiden Prabowo Cabut Empat Izin Tambang di Raja Ampat, Satu Dihentikan Sementara | Pifa Net

Presiden Prabowo Cabut Empat Izin Tambang di Raja Ampat, Satu Dihentikan Sementara

Nasional
| Selasa, 10 Juni 2025
Foto: Pengalaman Positif di Assen, Modal Berharga Aldi Satya Mahendra Berjuang di Seri 3 World Supersport | Pifa Net

Pengalaman Positif di Assen, Modal Berharga Aldi Satya Mahendra Berjuang di Seri 3 World Supersport

Indonesia
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Prabowo Targetkan Penghematan Anggaran Rp 750 Triliun untuk Investasi dan Program Sosial | Pifa Net

Prabowo Targetkan Penghematan Anggaran Rp 750 Triliun untuk Investasi dan Program Sosial

Indonesia
| Minggu, 16 Februari 2025
Foto: Resep Bikin Cheese Cake Enak Tanpa Ribet | Pifa Net

Resep Bikin Cheese Cake Enak Tanpa Ribet

Indonesia
| Jumat, 21 Februari 2025
Foto: Jordi Cruyff Dapat Misi Besar dari PSSI Usai Didapuk Jadi Penasihat Teknis, Apa Saja? | Pifa Net

Jordi Cruyff Dapat Misi Besar dari PSSI Usai Didapuk Jadi Penasihat Teknis, Apa Saja?

Indonesia
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Evakuasi Penumpang Saudi Airlines di Bandara Kualanamu Usai Teror Bom, Kopasgat dan Jihandak Dikerahkan | Pifa Net

Evakuasi Penumpang Saudi Airlines di Bandara Kualanamu Usai Teror Bom, Kopasgat dan Jihandak Dikerahkan

Nasional
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Ragam Fitur NMAX “TURBO” Siap Tunjang Perjalanan Jarak Jauh Waktu Libur Lebaran | Pifa Net

Ragam Fitur NMAX “TURBO” Siap Tunjang Perjalanan Jarak Jauh Waktu Libur Lebaran

Indonesia
| Kamis, 27 Maret 2025
Foto: Trump Berlakukan Tarif Impor 25 Persen untuk Produk dari Kanada dan Meksiko | Pifa Net

Trump Berlakukan Tarif Impor 25 Persen untuk Produk dari Kanada dan Meksiko

Amerika Serikat
| Selasa, 4 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: FMIPA Untan Luncurkan Produk Kewirausahaan dan Aplikasi Startup Mahasiswa 2022 | Pifa Net

FMIPA Untan Luncurkan Produk Kewirausahaan dan Aplikasi Startup Mahasiswa 2022

Berita Lokal, PIFA - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura (FMIPA Untan) meluncurkan Produk Kewirausahaan dan Aplikasi Startup Mahasiswa yang didanai tahun 2022, Rabu (16/11). Total ada 13 tim yang mendapatkan pendanaan, 3 untuk kategori Startup Teknologi Informasi dan 10 Produk Kewirausahaan. Kegiatan yang bertemakan "Penguatan Karakter Jiwa Wirausaha Santis Muda FMIPA" ini dibuka dan dilaunching oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Untan Dr. Ir. Radian, M.S., didampingi Dekan FMIPA Untan Dr. Gusrizal, S.Si, M.Si. Mewakili universitas, Doktor Radian mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan yang mendorong inovasi dan kreativitas mahasiswa ini. "Saya menyambut baik sekali upaya-upaya yang dilakukan oleh FMIPA. Saya sering hadir di semua fakultas, ini kali pertama Rektor diundang untuk melaunching produk kewirausahaan mahasiswa," tuturnya di Ruang Theater 1 Gedung Konferensi Untan (16/11). Untuk mewujudkan jiwa kewirausahaan mahasiswa, dia berharap agenda serupa kedepannya bisa direalisasikan di tingkat universitas. "Kita akan melakukan berbagai upaya untuk mendorong mahasiswa menemukan jiwa kewirausahaannya," tegasnya. Sebelumnya, Dekan FMIPA Untan dalam sambutannya mengutarakan bahwa mahasiswa sebagai generasi muda dan penerus cita-cita perjuangan bangsa tentunya dihadapkan pada situasi perekonomian yang cukup menantang saat ini. Mahasiswa pun diharapkan dapat menjadi bagian yang memberikan solusi pada tantangan-tantangan yang dihadapi. "Oleh karenanya mahasiswa perlu diberikan wadah untuk berlatih dan menggali potensi yang ada padanya. Sebagai bagian dari menyiapkan wadah itu, Kami dari Fakultas MIPA memfasilitasinya dengan Program Kewirausahaan untuk menggali ide-ide kreatif, dan sekaligus menantang, serta membentuk karakter wirausaha pada mahasiswa," terangnya. "Besar harapan kami, universitas dapat selalu mendukung kegiatan kemahasiswaan di bidang kewirausahaan ini," tandasnya. Lebih lanjutnya Ketua Pelaksana Program Kewirausahaan Uray Ristian, S.Kom., M.Kom. menerangkan, kegiatan kewirausahaan ini merupakan salah satu program dari Kemahasiswaan FMIPA Untan, yakni dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswa dan Alumni. Dosen Prodi Rekayasa Sistem Komputer itu menyebut, total ada 78 proposal yang masuk, kemudian diseleksi menjadi 20 untuk masuk ke tahap moitoring dan evaluasi. Dari 20 tim tersebut, hanya 10 tim yang didanai oleh pihak fakultas.  "Setelah mentoring dan penjurian, dipilih 3 tim terbaik dari 10 tim itu," sambung Uray. Dia berharap, kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya di tingkat fakultas ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa/i FMIPA Untan yang berkeinginan untuk merintis usaha. Selain itu, Uray juga berharap agena ini juga bisa diselenggarakan di tingkat universitas kedepannya. "Di program ini mereka bisa mendapatkan pelatihan, kompetisi, bahkan pendanaan. Sehingga saat ada kompetisi tingkat nasional, mahasiswa siap untuk mengikutinya," pungkasnya. Saat diwawancarai, harapan senada juga diungkapkan oleh Renny Puspita Sari, ST., MT. selaku Ketua Pelaksana Program Startup. "Semoga ini bukan sekedar kompetisi dan pendanaan. Untuk kewirausahaan di tingkat nasional, kami berharap kegiatan yang diselenggarakan sekarang ini bisa menjadi bekal mahasiswa mempersiapkan dirinya," ujar dia. Pada acara launching, diserahkan hadiah pemenang kepada peserta terpilih. Turut hadir dalam acara tersebut, mentor dari pihak dosen dan pelaku usaha, narasumber program kewirausahaan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA Untan Drs. Cucu Suhery, MA., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Evi Noviani, S.Si., M.Si., mahasiswa peserta program, dan tamu undangan dari perwakilan fakultas di lingkungan Untan. (yd)

Pontianak
| Rabu, 16 November 2022

Nasional

Foto: Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh | Pifa Net

Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh

PIFA, Nasional - Presiden Prabowo Subianto resmi memutuskan bahwa Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek secara administratif masuk dalam wilayah Provinsi Aceh, setelah sebelumnya sempat menjadi polemik antara Aceh dan Sumatra Utara. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi seusai Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, yang digelar pada Selasa (17/6). Rapat dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo secara daring untuk mencari solusi atas dinamika wilayah perbatasan antara dua provinsi tersebut."Pemerintah mengambil keputusan bahwa keempat pulau yakni Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek secara administratif berdasarkan dokumen pemerintah masuk ke wilayah administratif Aceh," ujar Prasetyo Hadi. Disepakati Dua GubernurDalam rapat yang berlangsung di Wisma Negara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution menandatangani sebuah "Kesepakatan Bersama" mengenai penyelesaian status keempat pulau tersebut. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mengedepankan penyelesaian administratif secara damai dan berdasarkan dokumen hukum yang valid. Awal Polemik Sengketa mengenai keempat pulau ini mengemuka setelah terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang pemberian dan pemutakhiran kode serta data wilayah administrasi pemerintahan dan pulau. Dalam keputusan tersebut, Pulau Panjang, Pulau Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek dicantumkan sebagai bagian dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Padahal, selama ini keempat pulau itu diketahui masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Aceh Singkil. Hal ini memicu keberatan dari Pemerintah Aceh dan masyarakat setempat, yang mengklaim memiliki dasar historis dan administratif lebih kuat. Pemerintah Pusat Turun Tangan Menanggapi polemik tersebut, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) memfasilitasi audiensi antara dua kepala daerah. Data dari Kementerian Dalam Negeri menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan, termasuk dokumen pendukung yang selama ini menjadi acuan status kewilayahan. "Berdasarkan laporan dari Kemendagri serta dokumen data pendukung, Presiden mengambil keputusan final agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat," tegas Prasetyo. Komitmen untuk Menjaga Persatuan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang turut hadir dalam ratas tersebut menyatakan bahwa keputusan ini diambil demi menghindari ketegangan horizontal di tingkat lokal, serta sebagai wujud komitmen pemerintah menjaga stabilitas nasional dan kesatuan wilayah. Dari pihak daerah, Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution menyatakan akan menghormati keputusan Presiden dan mendukung proses transisi administratif yang akan dijalankan sesuai peraturan. Hal senada juga disampaikan Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang menyambut baik putusan tersebut. Langkah Selanjutnya Pasca keputusan ini, pemerintah akan menerbitkan surat resmi pembaruan peta administratif serta memberi arahan kepada jajaran di tingkat provinsi dan kabupaten untuk melakukan penyesuaian sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dengan selesainya polemik ini, pemerintah berharap tidak ada lagi konflik tapal batas antarwilayah, serta mendorong kerja sama dan pembangunan lintas provinsi yang lebih harmonis ke depan.

Nasional
| Selasa, 17 Juni 2025

Sports

Foto: Kapten Terpuruk! Profil Asnawi Mangkualam yang Pimpin Indonesia Kalah di Laga Kontra China | Pifa Net

Kapten Terpuruk! Profil Asnawi Mangkualam yang Pimpin Indonesia Kalah di Laga Kontra China

PIFA, Sports - Asnawi Mangkualam Bahar lahir di Makassar pada 4 Oktober 1999, dan sejak muda sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam sepak bola. Ia memulai karier profesionalnya di PSM Makassar, salah satu klub ternama di Indonesia. Di akademi klub ini, Asnawi berkembang sebagai bek kanan yang memiliki kecepatan, kekuatan fisik, serta kemampuan bertahan yang solid. Tak butuh waktu lama baginya untuk dipromosikan ke tim senior PSM pada usia 17 tahun, menjadikannya salah satu talenta muda yang menjanjikan di kancah sepak bola nasional.Perjalanan ke Timnas IndonesiaBerkat penampilannya yang gemilang di PSM Makassar, Asnawi dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia di berbagai jenjang usia, mulai dari Timnas U-19 hingga tim senior. Ia menjadi pemain andalan di posisi bek kanan, sering kali membantu serangan dari sisi lapangan dengan pergerakannya yang dinamis. Hingga saat ini, Asnawi telah tampil dalam 42 pertandingan bersama Timnas Indonesia, mencetak 2 gol dan menyumbang 6 assist.Karier Internasional: Port FCKeberhasilan Asnawi di liga domestik dan Timnas Indonesia membuka peluang baginya untuk berkarier di luar negeri. Pada tahun 2021, ia bergabung dengan Ansan Greeners FC di K-League 2, Korea Selatan. Setelah beberapa musim, Asnawi kemudian melanjutkan kariernya di Port FC, salah satu klub papan atas di Thailand. Pengalamannya di liga luar negeri dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas permainannya.Terpuruk vs ChinaMeski memiliki reputasi yang baik, penampilan Asnawi saat Indonesia menghadapi China pada 15 Oktober 2024 memicu kritik tajam. Dalam laga tersebut, Asnawi kembali dipercaya sebagai starter setelah absen di tiga pertandingan sebelumnya, sekaligus mengenakan ban kapten. Namun, penampilannya jauh dari harapan.Asnawi beberapa kali kehilangan bola dan dianggap terlalu individualistis dalam pengambilan keputusan. Dalam hal bertahan, ia juga dinilai kurang solid. Jarak yang terlalu jauh antara Asnawi dan bek tengah Mees Hilgers membuat pertahanan Indonesia rentan, yang akhirnya dimanfaatkan oleh China untuk mencetak gol kedua melalui Zhang Yuning. Hasil buruk ini memicu kecaman dari warganet, yang merasa Asnawi gagal memimpin tim dengan baik sebagai kapten.Meski begitu, Asnawi tetap dianggap sebagai salah satu talenta terbaik di sepak bola Indonesia. Pengalaman internasionalnya diharapkan dapat terus membantunya berkembang dan memperbaiki performanya di masa depan.

China
| Kamis, 17 Oktober 2024
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5