Vino G. Bastian dan Marsha Timothy Jadi Rival di Ayah, Aku Mau Cerita...

Vino G. Bastian dan Marsha Timothy Jadi Rival di Ayah, Aku Mau Cerita...

Berandascoped-by-BerandaPifabizscoped-by-PifabizVino G. Bastian dan Marsha Timothy Jadi Rival di "Ayah, Aku Mau Cerita..."

Vino G. Bastian dan Marsha Timothy Jadi Rival di "Ayah, Aku Mau Cerita..."

Pifabiz | Jumat, 22 Mei 2026

Aktor Vino G. Bastian dan Marsha Timothy kembali dipertemukan dalam film terbaru berjudul Ayah, Aku Mau Cerita.... Film tersebut merupakan adaptasi Indonesia dari film thriller Malayalam populer Drishyam.

Dalam film itu, Vino G. Bastian memerankan sosok ayah yang berusaha mati-matian melindungi keluarganya dari ancaman hukum. Sementara Marsha Timothy berperan sebagai perwira polisi yang terus memburunya.

Film ini ditulis dan disutradarai Danial Rifki, sineas yang sebelumnya dikenal lewat adaptasi thriller Spanyol El Cuerpo dalam film Dendam Malam Kelam.

Lewat proyek ini, Danial Rifki menjadi sutradara Indonesia pertama yang mengarahkan adaptasi film berbahasa Malayalam.

Produser Falcon Pictures, Frederica, mengaku antusias menggarap kisah ikonis tersebut bersama Danial Rifki.

“Kami sangat senang bisa menghidupkan kisah ikonis ini dengan Danial Rifki di kursi sutradara. Pengalamannya dalam mengadaptasi karya Oriol Paulo dengan sangat baik membuktikan ia memahami mekanisme rumit dari sebuah film thriller kelas dunia,” ujar Frederica.

Ia juga menilai pertemuan Vino dan Marsha sebagai protagonis dan antagonis menghadirkan ketegangan emosional yang berbeda dibanding film-film Indonesia sebelumnya.

Selain Vino dan Marsha, film ini turut dibintangi Niken Anjani, Ziva Magnolya, Gunawan, dan Pritt Timothy.

Sementara itu, produser film orisinal Drishyam, Antony Perumbavoor, menyambut positif remake Indonesia tersebut.

Drishyam versi asli ditulis dan disutradarai Jeethu Joseph dan dibintangi Mohanlal. Film pertama yang rilis pada 2013 itu mengisahkan seorang pria yang melakukan berbagai cara demi menyelamatkan keluarganya setelah terlibat kasus pembunuhan tidak sengaja.

Kisah itu kemudian berkembang menjadi waralaba besar hingga Drishyam 3 yang tayang pada Mei 2026.

Sebelum diadaptasi di Indonesia, Drishyam telah dibuat ulang ke berbagai bahasa dan negara, termasuk versi Sinhala hingga China berjudul Sheep Without a Shepherd.

Film Ayah, Aku Mau Cerita... dijadwalkan tayang di bioskop mulai 20 Agustus 2026.

Rekomendasi

Foto:  Hattrick Harry Kane Bawa Bayern Muenchen Tekuk Hoffenheim 4-1 | Pifa Net

Hattrick Harry Kane Bawa Bayern Muenchen Tekuk Hoffenheim 4-1

Sports
| Minggu, 21 September 2025
Foto: Formula 1 GP Kanada 2025 Siap Digelar di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal | Pifa Net

Formula 1 GP Kanada 2025 Siap Digelar di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal

Sports
| Kamis, 12 Juni 2025
Foto: Pria Ini Pecahkan Rekor Dunia dengan 10.001 Pull Up dalam Sehari, Begini Kondisi Tubuhnya | Pifa Net

Pria Ini Pecahkan Rekor Dunia dengan 10.001 Pull Up dalam Sehari, Begini Kondisi Tubuhnya

Amerika Serikat
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Kurang Lebih, Ini Perbandingan Shin Tae-yong vs Indra Sjafri saat Tukangi Timnas U-20 | Pifa Net

Kurang Lebih, Ini Perbandingan Shin Tae-yong vs Indra Sjafri saat Tukangi Timnas U-20

Indonesia
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Ungkapan Haru Muhammad Hidayat Jelang Laga Terakhir Bersama Persebaya | Pifa Net

Ungkapan Haru Muhammad Hidayat Jelang Laga Terakhir Bersama Persebaya

Surabaya
| Jumat, 23 Mei 2025
Foto: Dusan Vlahovic Abaikan Tawaran Menggiurkan dari Al Nassr, Tetap Setia di Juventus | Pifa Net

Dusan Vlahovic Abaikan Tawaran Menggiurkan dari Al Nassr, Tetap Setia di Juventus

Italia
| Rabu, 29 Januari 2025
Foto: Timnas Putri U-16 Indonesia Libas Timor Leste 6-0 di Laga Pembuka ASEAN 2025 | Pifa Net

Timnas Putri U-16 Indonesia Libas Timor Leste 6-0 di Laga Pembuka ASEAN 2025

Sports
| Kamis, 21 Agustus 2025
Foto: Yamaha Indonesia Resmi Luncurkan Gear Ultima 125 Hybrid di Bandung | Pifa Net

Yamaha Indonesia Resmi Luncurkan Gear Ultima 125 Hybrid di Bandung

Bandung
| Sabtu, 8 Maret 2025
Foto: Pede Tatap Laga Indonesia vs Australia di Sydney, Prof Thome: Kami Ingin Menang! | Pifa Net

Pede Tatap Laga Indonesia vs Australia di Sydney, Prof Thome: Kami Ingin Menang!

Indonesia
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Meta Perketat Aturan, PHK Karyawan yang Terlibat Kebocoran Data | Pifa Net

Meta Perketat Aturan, PHK Karyawan yang Terlibat Kebocoran Data

Amerika Serikat
| Sabtu, 1 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Gubernur Komit Permudah Perizinan Demi Kemajuan Kalbar | Pifa Net

Gubernur Komit Permudah Perizinan Demi Kemajuan Kalbar

Berita Kalbar, PIFA -Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum menghadiri kegiatan Pendidikan dan Latihan Daerah (DIKLATDA) dan Pelantikan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kalimantan Barat Periode 2021-2024 di Hotel Mercure Pontianak, Sabtu (5/3/2022). Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum menyampaikan bahwa peluang UMKM di Kalimantan Barat sangat luas. Bukan sebagai wilayah untuk konsumsi produk dari luar tapi bagaimana kit umkm tersebut mampu untuk menjual produk-produk ke wilayah lain. "Anggota HIPMI Kalbar harus pandai melihat peluang. Lihat arah dari pembangunan perekonomian Kalimantan Barat melalui data-data perkembangan perekonomian Kalimantan Barat. Semakin berat tantangan semakin semangat saya untuk menaklukkannya. Hidup kalau tidak ada tantangan ambil bantal tidur," guyon Gubernur Kalbar. Dirinya juga mengajak HIPMI untuk membangun Kalimantan Barat. Karena Kalbar membutuhkan sentuhan anak muda dan kita bisa melakukan hal tersebut demi kemajuan Kalbar. "Kalau masalah izin dan lain sebagainya saya pastikan tidak ada masalah untuk di Kalimantan Barat, apapun kebutuhan untuk perizinan usaha, sepanjang tidak melanggar aturan saya kan permudah. Namun, jika nanti ada yang menghambat, beritahu saja," ujarnya. Sebagai Informasi, HIPMI merupakan sebuah organisasi independen kumpulan pengusaha muda yang bergerak dalam bidang perekonomian, sejak awal berdirinya membawa semangat menumbuhkan jiwa wirausaha dikalangan pemuda Indonesia. (rs) 

Kalbar
| Minggu, 6 Maret 2022

Pifabiz

Foto: Pengantin Iblis Raih Rekor MURI, Film Horor Pertama yang Diadaptasi Jadi Game | Pifa Net

Pengantin Iblis Raih Rekor MURI, Film Horor Pertama yang Diadaptasi Jadi Game

PIFAbiz - Film horor Pengantin Iblis mendapatkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai film horor Indonesia pertama yang diadaptasi menjadi game. Game Pengantin Iblis sudah diluncurkan di berbagai negara sejak 26 Desember 2024 dan dapat dimainkan baik di ponsel maupun komputer. Game ini tersedia di berbagai platform seperti Google Playstore dan Steam.Sejak peluncurannya, game Pengantin Iblis sudah dimainkan dan ditonton oleh jutaan orang di berbagai sosial media. Sementara film Pengantin Iblis tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2025.Game Pengantin Iblis menyediakan pilihan untuk memainkan satu dari tiga karakter, yaitu, Gita (Arla Ailani), Siti (Givina Lukita Dewi), atau Bayu (Bukie Basudewa). Misinya, pengguna harus menyelamatkan Nina (Shaqueena Medina) dari jerat sang Pengantin Iblis (Taskya Namya).Pengguna dapat menjelajahi lokasi yang sesuai dengan film, dan dapat merasakan sensasi dan kengerian sebagai karakter utama film Pengantin Iblis.Sejak peluncurannya, game Pengantin Iblis sudah dimainkan dan ditonton oleh jutaan orang di berbagai sosial media. Sementara film Pengantin Iblis tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2025.Film Pengantin Iblis sendiri terinspirasi dari kisah nyata praktik ritual pernikahan dengan iblis yang masih sering terjadi di masyarakat.Film karya sutradara Azhar Kinoi Lubis ini berceritasoal Ranti, yang terpaksa mengambil keputusan demi menyelamatkan anak tunggalnya, Nina. Saat Ranti sudah kehabisan cara untuk mendapatkan pertolongan, ia diberikan tawaran tak terduga untuk menjadi pengantin iblis. Namun, ada harga besar yang harus dibayar oleh Ranti.

Indonesia
| Rabu, 5 Februari 2025

Lokal

Foto: Petarung Muda asal Kubu Raya Meninggal Usai Bertanding di Event Begasak Vol II | Pifa Net

Petarung Muda asal Kubu Raya Meninggal Usai Bertanding di Event Begasak Vol II

PIFA, Lokal - Event bela diri, Begasak Vol II yang digelar beberapa waktu lalu di Octo, Kubu Raya, pada Sabtu malam (17/5/25) memakan korban. Salah satu petarung muda bernama Muhammad Rizal (19) asal Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, tumbang dan akhirnya meninggal dunia tak lama usai bertanding.Panitia Begasak Vol II, Didip Fahreza mengatakan bahwa, Rizal tumbang tak lama setelah menyelesaikan pertandingan tiga ronde. Ia sempat berjalan keluar gelanggang untuk melepas pelindung. Namun sesaat kemudian, ia ambruk dan tidak sadarkan diri.“Kondisi tubuhnya belum stabil. Ia sempat ke luar gelanggang sendiri untuk membuka pelindung kelamin, lalu saat menunduk, ia langsung tumbang.” kata Didip Fahreza saat ditemui di rumah duka di Jalan Parit Tanggok, Gang Family, Sungai Raya Dalam, Minggu (25/5/25).Lanjut Didip, saat insiden terjadi panitia langsung memberi pertolongan pertama dengan memberikan bantuan oksigen, sebelum lima menit, ambulans bergerak menuju RS Medika Jaya.“Saya sendiri yang tanda tangan agar penanganan medis bisa segera dilakukan. Ia sempat sadar di perjalanan, namun begitu tiba, langsung masuk ruang ICU," sambung Didip.Rizal sempat dirawat hampir satu minggu. Menurut sang ayah, Matsuri, kondisi anaknya sempat membaik di hari keempat, meski belum sadar. Namun nyawanya tak tertolong.“Hampir seminggu dirawat, sempat membaik di hari keempat, tapi belum sadar. Anak saya tidak ada riwayat penyakit. Hanya kecapekan, mungkin juga ada penyumbatan darah," ungkap Matsuri.Sang ayah mengungkapkan, Rizal bukan petarung penuh waktu. Ia bekerja di siang hari, bertanding di malam. “Ia anak baik, pendiam, pekerja keras. Ikut bertanding awalnya karena hobi. Bahkan sebelum naik ring, ia sempat minta izin ke saya," kata Matsuri.Matsuri menyampaikan bahwa pihak keluarga menerima takdir ini dengan lapang dada. “Panitia bertanggung jawab, semua diurus dengan baik dan semuanya dilakukan secara kekeluargaan atas insiden ini," ujar Matsuri.Sementara itu, Wahyudi alias Bagong yang juga merupakan panitia even Begasak Vol II, menegaskan bahwa standar keselamatan sudah diberikan. “Even ini amatir umum. Semua atlet bertanding dengan surat pernyataan dari keluarga/orang tua. Kalau terlihat kelelahan atau tidak mampu untuk melanjutkan pertandingan, kami cut pertandingannya," jelas Bagong.Namun Rizal, kata Bagong, saat ditanya wasit, masih dan ingin melanjutkan. “Ia sanggup. Setelah turun dari ring, kemudian sekitar delapan menit, baru ia tumbang," terang Bagong.Bagong juga menegaskan Even Begasak Vol II sejatinya bukan ajang komersil atau mencari keuntungan untuk panitia. “Dana dari pendaftaran atlet. Tidak ada sponsor pemerintah, tak ada proposal. Ini murni ruang silaturahmi pecinta bela diri,” tuntas Bagong.

Pontianak
| Senin, 26 Mei 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5