Viral Dugaan Penyekapan Pegawai Jasa Ekspedisi di Jakut, Polisi Buka Suara. iStock

Viral Dugaan Penyekapan Pegawai Jasa Ekspedisi di Jakut, Polisi Buka Suara. iStock

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalViral Dugaan Penyekapan Pegawai Jasa Ekspedisi di Jakut, Polisi Buka Suara

Viral Dugaan Penyekapan Pegawai Jasa Ekspedisi di Jakut, Polisi Buka Suara

Jakarta | Senin, 9 Februari 2026

PIFA, Lokal - Polisi buka suara terkait video viral yang menarasikan dugaan penyekapan terhadap sejumlah pegawai jasa ekspedisi di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam video yang beredar di media sosial, disebutkan lima pegawai jasa ekspedisi diduga disekap setelah dituduh terlibat penggelapan barang. Penyekapan itu diklaim bermula saat kelima pegawai yang bertugas memuat barang diduga dijebak oleh seorang sopir.

Perekam video menyebutkan barang yang dibawa sopir tersebut diduga telah digelapkan berulang kali dengan nilai kerugian mencapai Rp300 juta. Akibatnya, kelima pegawai diminta ikut bertanggung jawab dan masing-masing diminta membayar Rp30 juta. Jika tidak, mereka disebut akan dipenjara.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro membenarkan bahwa peristiwa tersebut berawal dari dugaan penggelapan barang milik konsumen oleh oknum sopir yang diduga bekerja sama dengan karyawan gudang.

“Kronologis awalnya ini terkait dengan dugaan penggelapan barang konsumen oleh oknum sopir yang diduga bekerja sama dengan karyawan gudang J&T. Karena pihak J&T telah mengganti kerugian kepada konsumen, maka perusahaan meminta pertanggungjawaban kepada karyawan,” ujar Handam kepada wartawan, Senin (9/2).

Handam menjelaskan, salah satu keluarga karyawan kemudian menghubungi kantor hukum dan melaporkan kejadian tersebut melalui call center Polri 110. Menindaklanjuti laporan itu, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi.

“Di lokasi, anggota mendapati para pegawai berada di ruang kerja bersama pihak manajemen dan sekuriti. Posisi ruangan juga tidak terkunci,” jelasnya.

Menurut Handam, telah dilakukan komunikasi antara pihak perusahaan dan karyawan. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur kekeluargaan dan tidak membuat laporan polisi secara resmi.

“Kedua belah pihak sepakat menempuh jalur kekeluargaan dan tidak ada laporan polisi yang dibuat,” ujarnya.

Meski demikian, Handam menegaskan pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penggelapan barang maupun isu penyekapan yang berkembang di masyarakat.

“Kami tetap melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut, baik dugaan penggelapan maupun dugaan penyekapan,” pungkasnya.

Rekomendasi

Foto: Derby Milan Berakhir Imbang, Gol Telat De Vrij Selamatkan Inter | Pifa Net

Derby Milan Berakhir Imbang, Gol Telat De Vrij Selamatkan Inter

Italia
| Senin, 3 Februari 2025
Foto: Waspadai Tantrum karena Gawai, Psikolog: Bisa Jadi Tanda Awal Anak Kecanduan | Pifa Net

Waspadai Tantrum karena Gawai, Psikolog: Bisa Jadi Tanda Awal Anak Kecanduan

Lifestyle
| Jumat, 4 Juli 2025
Foto: BGN Jadikan India Role Model untuk Tingkatkan Kualitas Program Makan Bergizi Gratis | Pifa Net

BGN Jadikan India Role Model untuk Tingkatkan Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Nasional
| Sabtu, 1 November 2025
Foto: 1.135 Penari Kalbar Meriahkan Hari Tari Sedunia di Pendopo Gubernur | Pifa Net

1.135 Penari Kalbar Meriahkan Hari Tari Sedunia di Pendopo Gubernur

Pontianak
| Rabu, 30 April 2025
Foto: Ini Jadwal Libur Sekolah dan Jam Belajar Siswa Selama Bulan Ramadhan 2025 di Kalbar | Pifa Net

Ini Jadwal Libur Sekolah dan Jam Belajar Siswa Selama Bulan Ramadhan 2025 di Kalbar

Kalbar
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai | Pifa Net

Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Gak Cuma A Business Proposal, Ini Adaptasi Drama Korea di Industri Film Indonesia | Pifa Net

Gak Cuma A Business Proposal, Ini Adaptasi Drama Korea di Industri Film Indonesia

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Demo Pegawai Kemendiktisaintek: DPR Serahkan Evaluasi Mendiktisaintek ke Presiden | Pifa Net

Demo Pegawai Kemendiktisaintek: DPR Serahkan Evaluasi Mendiktisaintek ke Presiden

Indonesia
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: UI Tunggu Rapat Empat Organ untuk Bahas Disertasi Bahlil Lahadalia | Pifa Net

UI Tunggu Rapat Empat Organ untuk Bahas Disertasi Bahlil Lahadalia

Indonesia
| Senin, 3 Maret 2025
Foto: Cole Palmer Pemain Terbaik, Chelsea Dominasi Penghargaan Individual Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 | Pifa Net

Cole Palmer Pemain Terbaik, Chelsea Dominasi Penghargaan Individual Piala Dunia Antarklub FIFA 2025

Sports
| Senin, 14 Juli 2025

Berita Terkait

Pifabiz

Foto: Virgoun Layangkan Gugatan Hak Asuh Anak, Hotman Paris Bantu Inara! | Pifa Net

Virgoun Layangkan Gugatan Hak Asuh Anak, Hotman Paris Bantu Inara!

PIFAbiz - Kuasa Hukum  dari Virgoun, Sandy Arifin memastikan kliennya mencabut gugatan cerai dan memasukan gugatan baru yang berisi tuntutan hak asuh tiga anaknya dari Inara Rusli Mengetahui hal itu, Hotman Paris dikabarkan akan memberikan bantuan hukum kepada Inara Rusli agar mendapatkan hak asuh anak-anaknnya. Mendapat bantuan dari Hotman Paris, Inara pun mengungkap rasa terima kasihnya. "Masya Allah, terima-kasih Bang Hotman," kata Inara Rusli, Minggu (21/5/2023). Saat itu Inara Rusli berbincang bersama Hotman Paris Hutapea melalui telepon Richard Lee. Inara Rusli awalnya ditelepon Richard Lee. Kebetulan, Richard Lee sedang bersama Hotman Paris Hutapea. "Tenang saja," kata Hotman Paris Hutapea pada Inara Rusli mengutip Tribunbanten.id. Inara Rusli yakin bahwa hak asuh anak-anaknya akan jatuh ke tangannya apabila gugatan cerai Virgoun dikabulkan Pengadilan Agama Jakarta Barat.  "Sesuai undang-undang, anak yang masih dibawah umur itu hak asuh diberikan ke ibunya," kata Inara Rusli di Nara Senopati, Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/5/2023) malam. Inara Rusli juga memiliki surat pernyataan yang berisi pengakuan Virgoun yang selingkuh dengan perempuan lain. Di dalam  surat ditandatangani Virgoun pada 2022 itu terungkap bahwa jika ketahuan berselingkuh, hak asuh anak akan diberikan ke Inara Rusli. "Sesuai surat pernyataan yang telah ditandatangani, saya rasa sudah sepantasnya dia komitmen," kata Inara Rusli. (hs)

Jakarta
| Rabu, 24 Mei 2023

Lokal

Foto: Bupati Muda Dorong BKMT Punya Dampak Terhadap Program di Desa dan Kabupaten | Pifa Net

Bupati Muda Dorong BKMT Punya Dampak Terhadap Program di Desa dan Kabupaten

Berita Kubu Raya, PIFA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) terus mendorong agar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di kabupaten ini bukan sekedar BKMT biasa, melainkan BKMT yang benar-benar terlihat gagasan dan aktivitasnya dengan langkah-langkah yang berdampak langsung terhadap program-program yang ada di desa maupun program yang ada di kabupaten. "Untuk itu, seluruh mejelis taklim yang ada di Kubu Raya yang saat ini sudah berjumlah 1200 lebih majelis taklim ini sudah terdata dalam sistem informasi berbasis geospasial dan semuanya juga sudah lengkap, by nama, by addres, by fhoto, by koordinat, dan by info grafis", kata bupati Muda Mahendrawan saat menghadiri Halal Bi Halal dan Safari Syawal BKMT Kecamatan Kuala Mandor B di halaman Pondok Pesantren Nurul Ulum Dusun Mungguk Emas Desa Sungai Enau, Sabtu (11/06/2022) siang. Bupati Muda menilai, dengan cara ini Pemkab Kubu Raya bisa memberikan hal-hal yang bersifat untuk memudahkan upaya-upaya mempercepat peluang aktivitas maupun program-program yang berkaitan dengan isu stunting, kematian ibu, bayi dan balita (AKI/AKB), disabilitas, pendidikan PAUD/Raudlatul Atfal (RA) maupun isu-isu terkait kesehatan secara umum. "Tentunya semua ini memiliki peran penting dari ibu-ibu, makanya di Kubu Raya ada Program Akademi Paradigta yang bertujuan agar peran ibu-ibu rumah tangga harus lebih maksimal lagi untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah," ujar bupati Muda. Terkait program akademi Paradigta, Bupati Muda menjelaskan, sampai saat ini Kubu Raya merupakan Kabupaten yang paling banyak di Indonesia yang telah mewisuda anggotanya. "Akademi Paradigta merupakan sebuah pendidikan dan pelatihan terstruktur bagi kader Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) dan kader perempuan di wilayah perdesaan. Tujuannya agar perempuan dapat terlibat aktif dalam proses pembangunan desa dan wilayahnya ," jelasnya. Dirinya menilai banyak dampak positif pada pembangunan keluarga dan perempuan khususnya di desa-desa dari hasil pendidikan di akademi Paradigta. Menurut dia, hal itu punya spirit yang sama dengan Kabupaten Kubu Raya yang juga terlahir dari perjuangan masyarakat di desa-desa. Pendidikan dan pelatihan bagi kader-kader perempuan adalah suatu kebutuhan dan cara untuk bisa mendarat langsung pada sasaran pembangunan termasuk juga BKMT. Sebab yang diurus pemerintah daerah adalah semua rumah tangga dan keluarga untuk mencapai tujuan hidup bahagia,” tuturnya. Orang nomor satu di Kubu Raya itu menuturkan, meski sederhana, namun tujuan hidup bahagia harus diperjuangkan. "Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kehadiran perempuan-perempuan yang inspiratif dan mampu menggerakkan. Terlebih di era sekarang di mana desa telah punya kewenangan sehingga menjadi peluang besar untuk adanya percepatan," jelas bupati Muda. (ja)

Kubu Raya
| Senin, 13 Juni 2022

Nasional

Foto: Meita Irianty Ngaku Khilaf Aniaya 2 Balita di Wensen School | Pifa Net

Meita Irianty Ngaku Khilaf Aniaya 2 Balita di Wensen School

PIFA, Nasional - Meita Irianty, kepala Wensen School, mengaku kepada polisi bahwa tindakannya menganiaya dua balita di sekolahnya dilakukan karena khilaf. Pernyataan ini disampaikan Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana dalam konferensi pers di Polres Metro Depok pada Kamis (1/8). Kapolres Arya menjelaskan bahwa motif penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.  "Sementara ini, yang bersangkutan mengaku khilaf. Namun, kami akan mendalami motifnya secara lebih mendalam saat pemeriksaan, termasuk pemeriksaan psikologis yang akan dilakukan," ujar Arya. Dua balita yang menjadi korban adalah MK yang berusia dua tahun dan HW yang berusia sembilan bulan. Arya menjelaskan bahwa MK dalam kondisi baik namun mengalami trauma. Polisi akan melakukan visum psikiatrikum untuk mendalami kondisi psikologis MK. Sementara itu, HW diduga mengalami dislokasi kaki akibat dibanting oleh Meita. Korban HW akan menjalani visum dan rontgen untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Video CCTV menunjukkan HW dibanting," tambah Arya. Meita Irianty diketahui adalah pemilik sekaligus pengasuh di Wensen School. Ia rutin hadir setiap hari di daycare tersebut, yang saat ini menampung sepuluh anak. Meita dijerat dengan Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 80 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (ad)

Depok
| Kamis, 1 Agustus 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5