

Ilustrasi - Viral Video Terduga Pencuri Merokok Bareng Penyidik, Kapolrestabes Bilang Begini. iStock
Rekomendasi

Tunisia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Guinea Khatulistiwa 1-0
Sports
| Selasa, 9 September 2025

Pesta Gay Berkedok Family Gathering di Puncak Bogor Terbongkar, 30 Orang Reaktif HIV dan Sifilis
Pontianak
| Rabu, 25 Juni 2025

Indonesia Resmi Bergabung dengan New Development Bank BRICS
Indonesia
| Rabu, 26 Maret 2025

Ini 5 Tren Konten YouTube yang Bakal Booming di 2025
Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025

TNI AL dan Warga Bongkar Pagar Laut di Tanjung Pasir
Tangerang
| Sabtu, 18 Januari 2025

Kikil Sapi Lezat dan Kaya Kolagen, Benarkah Tinggi Kolesterol?
Indonesia
| Sabtu, 4 Januari 2025

Prabowo Masih Pelajari Pengunduran Diri Hasan Nasbi, Mensesneg: Belum Ada Keputusan Resmi
Indonesia
| Rabu, 30 April 2025

PSSI Pastikan Emil, Pelupessy, dan Dean James Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Indonesia
| Sabtu, 15 Maret 2025

Prabowo Tegaskan Indonesia-Malaysia Komitmen Dukung Palestina Merdeka
Malaysia
| Selasa, 28 Januari 2025

Kata Hansi Flick soal Peluang Barcelona Quadruple
Spanyol
| Selasa, 18 Maret 2025
Berita Terkait
Lokal

Memendam Keinginan 7 Tahun, Akhirnya Bupati Murung Raya Tiba di Kapuas Hulu
Berita Kapuas Hulu, PIFA - Setelah menanti selama tujuh tahun, Bupati Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Perdie. M. Yoseph akhirnya bisa mengunjungi Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar). Yoseph menuturkan bahwa pihaknya berkunjung ke Kapuas Hulu, karena berdekatan langsung dengan Murung Raya. Hal itu juga sudah menjadi kerinduan dirinya sejak tujuh tahun lalu, meskipun setelah jadi Bupati dua periode baru bisa tercapai. "Puas hati saya ke sini. Kami berharap ada kunjungan balasan dari Bupati Kapuas Hulu," ucapnya, Rabu (20/10/2021). Yoseph menegaskan dirinya akan menargetkan agar tapal batas wilayah antara daerah tetangga akan rampung selama masa jabatannya sebagai Bupati Murung Raya. "Di Kabupaten Murung Raya ada namanya Kecamatan Seribu Rial itu berbatasan langsung dengan kecamatan Kalis, Kapuas Hulu. Jadi saya mengajak, mari sama-sama kita anggarkan untuk tim khusus memasang patok sebanyak 24 pilar, diperbatasan Murung Raya dan Kapuas Hulu," katanya. Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan yang menerima langsung kunjungan kerja dari Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya menyambut baik niat yang disampaikan. Pada kesempatan itu, Fransiskus menerangkan gambaran Kabupaten Kapuas Hulu secara lengkap serta menyampaikan bahwa visi dan misi pada periode 2021-2026. Adapun visi dan misi yang dimaksud, yakni untuk mewujudkan Kapuas Hulu yang Harmonis, Enerjik, Berdaya Saing, Amanah dan Terampil Ia juga membenarkan bahwa Murung Raya merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kapuas Hulu. "Akses ke Murung Raya yang sangat dekat itu dari Rantau Bumbun, ini masih ada 40 km yang perlu dibangun agar dari Kapuas Hulu bisa ke Murung Raya," ujarnya.
Kapuas Hulu
| Kamis, 21 Oktober 2021
Nasional

Bappenas Ungkap Progres Pembangunan Fisik IKN Capai 26 Persen
PIFA, Nasional - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan bahwa progres pembangunan fisik Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai 26 persen. Progres tersebut meningkat signifikan dari progres saat dikunjungi Presiden pada Februari lalu. “Kemajuannya sekarang sudah di angka 26 persen. Ketika Bapak Presiden hadir di sana, masih di angka 15 persen. Mudah-mudahan ini ada percepatan,” katanya, pada Rabu (12/3/2023), di Kantor Presiden, Jakarta, dalam keterangan pers usai menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), seperti dikutip PIFA dari laman Setkab RI. Pembangunan yang tampak progresnya ini diantaranya pembangunan infrastruktur dasar seperti infrastruktur air minum, sanitasi, jalan, gedung pemerintahan, dan perumahan. “Bangunan yang dimaksud adalah termasuk untuk penyediaan air bersih, kemudian pembangunan waduk yang sudah sebentar lagi kita akan memfungsikan waduk tersebut,” terang Kepala Bappenas. Suharso menyatakan bahwa pemerintah membuka peluang pihak swasta untuk terlibat dalam pembangunan IKN melalui skema kerja sama antara pemerintah dan badan usaha atau KPBU. “Bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi kita juga membuka keterlibatan swasta termasuk swasta asing dalam skema KPBU,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe mengungkapkan adanya ketertarikan sejumlah investor baik dari dalam dan luar negeri untuk terlibat dalam pembangunan IKN. KPBU ini, sambungnya, diminati bukan hanya dari investor lokal, tetapi juga investor dari luar negeri yang sudah sedang berproses ini dari konsorsium Nusantara antara investor lokal dengan investor dari China "Kemudian ada dari Korea,” tandas Dhony. Dhony menyebut selain gedung pemerintahan dan hunian, di IKN juga akan dibangun sejumlah sarana dan prasarana lainnya, seperti sarana pendidikan dan fasilitas kesehatan. “Untuk pendidikan ini juga ada arahan dari Bapak Presiden untuk mempercepat pembangunan sekolah-sekolah di mana akan diberikan, baik untuk swasta maupun yang sekolah negeri, bantuan-bantuan dalam rangka mengakselerasi penyelenggaraan sekolah unggul yang akan berada di IKN,” kata Dhony. Sementara di bidang kesehatan, Presiden Jokowi menekankan agar di IKN dibangun fasilitas kesehatan berskala internasional. Dia menambahkan, ada beberapa rumah sakit yang sudah berminat dan segera akan kita umumkan. "Mudah-mudahan di bulan Mei sudah ada yang terpilih, yang sesuai arahan Pak Presiden, ini rumah sakit unggul yang harus ada kerja sama dengan internasional,” imbuh dia. (yd)
Ikn Nusantara
| Kamis, 13 April 2023
Nasional

Jurnalis Perempuan di Banjarbaru diduga Dibunuh TNI, Polisi Terus Selidiki
PIFA.CO.ID, NASIONAL - Kasus kematian Juwita, seorang jurnalis wanita media online di Banjarbaru, masih belum menemukan titik terang. Hingga kini, polisi belum mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan yang diduga melibatkan oknum TNI AL berinisial J.Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, memastikan bahwa penyelidikan terus berjalan. "Segala petunjuk masih dikumpulkan, termasuk hasil visum. Kami mohon waktu agar proses penyelidikan berjalan lancar tanpa gangguan," ujar Kapolda pada Jumat (28/3/2025).Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan berbagai bukti dan akan segera berkoordinasi dengan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal). "Rencananya besok kami akan berkoordinasi dengan Pomal," kata AKBP Pius.Meski Denpomal Balikpapan menyebut adanya dugaan keterlibatan J, seorang anggota TNI AL berpangkat Kelasi I dari Lanal Balikpapan, polisi belum menetapkan tersangka. Motif di balik kematian Juwita juga masih menjadi misteri. "Kami masih menyelidiki motifnya. Jika sudah ada perkembangan, akan kami sampaikan," tambahnya.Hingga saat ini, lima saksi telah diperiksa dalam penyelidikan kasus ini. Polisi masih mengumpulkan bukti tambahan sebelum melanjutkan proses hukum lebih lanjut. "Jika semua bukti sudah lengkap, kami akan serahkan ke penyelidikan lebih lanjut," pungkas AKBP Pius.Kasus ini mendapat perhatian luas, terutama di kalangan jurnalis dan masyarakat yang menantikan kejelasan mengenai kematian Juwita. Polisi terus berupaya mengungkap fakta di balik dugaan pembunuhan ini demi keadilan bagi korban.
Indonesia
| Sabtu, 29 Maret 2025

















