Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat, menghadiri Rapat Umum Anggota LTKL di Jakarta Convention Center. (Dok. Prokopim Kapuas Hulu)

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat, menghadiri Rapat Umum Anggota LTKL di Jakarta Convention Center. (Dok. Prokopim Kapuas Hulu)

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalWahyudi Hidayat Hadiri Rapat Umum Anggota LTKL di Jakarta Convention Center

Wahyudi Hidayat Hadiri Rapat Umum Anggota LTKL di Jakarta Convention Center

Kapuas Hulu | Rabu, 10 Juli 2024

PIFA, Lokal - Wakil Bupati Kapuas Hulu Ir. Wahyudi Hidayat, S.T. menghadiri dan memberikan paparan terkait kesiapan Kapuas Hulu menjadi tuan rumah Festival Lestari pada tahun 2026 di Rapat Umum Anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center. Pada kesempatan yang sama, Ir. Wahyudi Hidayat juga menyampaikan materi tentang Sustainable District Outlook: Transformasi Kabupaten dalam Pengembangan Model Inovasi Area Konservasi Berbasis Keanekaragaman Hayati. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9 Juli 2024.

Wahyudi Hidayat menyatakan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu di Kalimantan Barat siap menjadi tuan rumah untuk Festival Lestari ke-6 pada tahun 2026 yang akan dihadiri oleh anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) se-Indonesia.

"Kapuas Hulu siap jadi tuan rumah, sebab lewat festival lestari itu nantinya kita dapat mempromosikan potensi alam seperti tempat wisata, UMKM, maupun potensi produk unggulan Kapuas Hulu," kata Wahyudi Hidayat, seperti dikutip dari ANTARA, Rabu.

Wahyudi menjelaskan bahwa forum Lingkar Temu Kabupaten Lestari adalah bentuk komitmen dan usaha untuk menjaga alam secara berkelanjutan. Forum ini juga menjadi wadah inovasi dan kreativitas bersama jejaring mitra dalam rangka membentuk kemandirian daerah, yang esensinya adalah otonomi daerah yang lestari dan mandiri.

Sebagai informasi di Kalimantan Barat, ada tiga kabupaten yang tergabung dalam LKTL, yaitu Kabupaten Kapuas Hulu, Sanggau, dan Sintang. (yd)

Rekomendasi

Foto: Resmi, Timnas Indonesia TC di Bali Mulai 26 Mei Jelang Lawan China | Pifa Net

Resmi, Timnas Indonesia TC di Bali Mulai 26 Mei Jelang Lawan China

Indonesia
| Rabu, 30 April 2025
Foto: KPK Sita Uang Rupiah dan Valuta Asing dari Rumah Politikus Nasdem Ahmad Ali | Pifa Net

KPK Sita Uang Rupiah dan Valuta Asing dari Rumah Politikus Nasdem Ahmad Ali

Jakarta
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Kedekatan Ruben Onsu dan Desy Ratnasari Jadi Perbincangan Publik Usai Cerai dari Sarwendah | Pifa Net

Kedekatan Ruben Onsu dan Desy Ratnasari Jadi Perbincangan Publik Usai Cerai dari Sarwendah

Pifabiz
| Minggu, 26 Januari 2025
Foto: PSSI Gelar Workshop Perwasitan, Media Dapat Wawasan Baru | Pifa Net

PSSI Gelar Workshop Perwasitan, Media Dapat Wawasan Baru

Indonesia
| Sabtu, 1 Februari 2025
Foto: Saham Tesla Anjlok Terbesar dalam Sejarah Usai Elon Musk Berseteru dengan Donald Trump | Pifa Net

Saham Tesla Anjlok Terbesar dalam Sejarah Usai Elon Musk Berseteru dengan Donald Trump

Internasional
| Jumat, 6 Juni 2025
Foto: Kapal Tanker Pertamina ‘Kencing’ di Pontianak, Polisi Sita 4 Ton Pertalite | Pifa Net

Kapal Tanker Pertamina ‘Kencing’ di Pontianak, Polisi Sita 4 Ton Pertalite

Pontianak
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Tips Menu Sahur yang Bisa Bikin Perut Kenyang Lebih Lama | Pifa Net

Tips Menu Sahur yang Bisa Bikin Perut Kenyang Lebih Lama

Indonesia
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: Wiranto Ungkap Respon Presiden Prabowo soal Tuntutan Ganti Wapres dari Forum Purnawirawan TNI | Pifa Net

Wiranto Ungkap Respon Presiden Prabowo soal Tuntutan Ganti Wapres dari Forum Purnawirawan TNI

Indonesia
| Jumat, 25 April 2025
Foto: Dedi Mulyadi Tak Gentar Dapat Ultimatum dari GRIB Jaya: Saya Tidak Mendengarkan Ancaman | Pifa Net

Dedi Mulyadi Tak Gentar Dapat Ultimatum dari GRIB Jaya: Saya Tidak Mendengarkan Ancaman

Jabar
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Mengenal Aplikasi Jagat, Cari Koin Tukar Uang tapi Bikin Taman Rusak | Pifa Net

Mengenal Aplikasi Jagat, Cari Koin Tukar Uang tapi Bikin Taman Rusak

Indonesia
| Senin, 13 Januari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Open BO Rp 250 Ribu, Gadis 17 Tahun di Pontianak Malah Dihajar Pelanggan | Pifa Net

Open BO Rp 250 Ribu, Gadis 17 Tahun di Pontianak Malah Dihajar Pelanggan

PIFA.CO.ID, PONTIANAK - Seorang pemuda berinisial H (24) ditangkap oleh Satreskrim Polresta Pontianak setelah melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja putri berusia 16 tahun. Penganiayan itu dilakukan karena pelaku tidak puas dengan layanan yang diberikan oleh korban, yang ia temui melalui aplikasi Michat.Kejadian tersebut terjadi pada Kamis 27 Maret 2025, sekitar pukul 23.00 wib. Saat itu pelaku H dalam keadaan mabuk berat dan berhasrat untuk melakukan hubungan badan. Ia pun mencari wanita di aplikasi MiChat untuk memuaskan nafsunya.Namun saat mencari sejumlah wanita yang open BO di aplikasi hijau tersebut, HH melihat akun korban yang aktif, kemudian memesan korban dengan tarif yang disepakati, yakni Rp250 ribu. "Pelaku menjemput korban, dan membawa korban ke rumah kontrakannya, pelaku sempat berbincang dengan korban di dalam kamar. Namun tak lama kemudian pelaku mengingat perlakuan korban dan teman-teman korban yang mengancamnya dengan sebuah sajam, pelaku yang dalam keadaan mabuk dan naik pitam langsung menghajar korban dibagian wajah dan kepala," ungkap AKP Wawan, Sabtu 12 April 2025.Menurut Wawan, tak hanya sampai disitu korban juga diancam dibunuh oleh pelaku jika melawan. Akhirnya korban melayani pelaku untuk berhubungan badan. "Korban ketakutan dan tak melawan, bahkan korban mengatakan kepada pelaku untuk tidak membayar atas hubungan badan tersebut," ungkap Wawan.Lanjut Wawan, usai menyetubuhi korban, korban kemudian dibawa ke Apotek untuk mengobati luka pada wajah dan kepala korban dan selanjutnya pelaku mengantar korban pulang."Korban melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Pontianak, kemudian pelaku kami lakukan penangkapan," tegas AKP Wawan.Wawan menyatakan atas apa yang dilakukan oleh HH, pihaknya menjerat dengan pasal 81 UU Perlindungan anak yakni dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara."Atas kasus ini, terduga pelaku berinisial HH sudah kami tahan guna proses hukum lebih lanjut," pungkas Wawan.

Pontianak
| Senin, 14 April 2025

Lokal

Foto: Ditemukan Setelah 5 Hari Pencarian, Awe Warga Kalibandung Tewas Tenggelam di Sungai Kapuas | Pifa Net

Ditemukan Setelah 5 Hari Pencarian, Awe Warga Kalibandung Tewas Tenggelam di Sungai Kapuas

PIFA.CO.ID, LOKAL - Setelah lima hari pencarian intensif, Awe (45), warga Desa Kalibandung yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Senin (30/12) pukul 16.15 WIB di perairan Tanjung 6, Dusun Gaya Baru, Desa Teluk Bayur, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya.Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, IPTU Hafiz Febrandani, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Komandan Lapangan Panitia 1 Unit Rigide Inflatable Boat (RIB) Basarnas Kelas A Pontianak, Leonardus Sabar Umbara, korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan telah meninggal dunia.“Korban ditemukan dalam kondisi mengapung pada koordinat 0°23'27.66"S - 109°30'43.80"T, sekitar 24 mil dari lokasi kejadian. Setelah ditemukan, kami langsung mengevakuasi jenazah dan menyerahkan kepada pihak keluarga,” sebut Ade, Selasa (30/12) pukul 07.00 WIB.Ade menambahkan, pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan metode penyisiran permukaan. Luas area pencarian mencapai radius 14 mil laut dari lokasi kejadian kecelakaan. Setelah korban ditemukan dan evakuasi selesai, operasi SAR gabungan dinyatakan berakhir pada pukul 16.45 WIB.“Keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban sudah diserahkan dan akan dimakamkan di kampung halamannya,” ujar Ade.Sebagai informasi, korban tenggelam pada Kamis (26/12/2024) akibat cuaca ekstrem saat sedang berjualan ikan dengan menggunakan sampan tradisional. Sampan korban terkena gelombang besar, sehingga terombang-ambing di sungai. Saat itu, Awe berada di sampan bersama dua anaknya, Radit (2) dan Kaila (4).Radit terjatuh ke sungai, dan Awe segera terjun untuk menyelamatkan anaknya. Kaila, yang masih berpegangan di sudut sampan, melihat adiknya dan ibunya berjuang di dalam air. Seorang warga, Rudi, yang kebetulan melintas menggunakan sampan kato, berhasil menyelamatkan Radit. Namun, saat berusaha menolong Awe, arus deras dan gelombang besar menghalanginya, sehingga Awe akhirnya tenggelam terbawa gelombang."Kami dari Polres Kubu Raya mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas gabungan dan masyarakat yang telah berupaya dalam proses pencarian. Berkat doa dan kerja keras semua pihak, korban akhirnya berhasil ditemukan. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan," tutup Ade.

Kubu Raya
| Selasa, 31 Desember 2024

Lifestyle

Foto: Tips Memilih Posisi Kursi Pesawat yang Tepat | Pifa Net

Tips Memilih Posisi Kursi Pesawat yang Tepat

PIFA, Lifestyle - Bagi para penggemar bepergian dengan pesawat, memilih posisi kursi yang ideal tidaklah mudah. Terkadang, penumpang harus menerima posisi kursi yang sudah ditentukan oleh petugas check-in. Namun, posisi kursi yang dipilih dapat memiliki pengaruh terhadap kenyamanan dan kepuasan perjalanan. Tips Memilih Posisi Kursi Pesawat Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih posisi kursi yang tepat adalah keamanan, kecepatan keluar dari pesawat, kenyamanan tidur, kualitas makanan, menghindari turbulensi, ruang untuk kaki, kebutuhan bersama anak, dan keinginan untuk berbaring. Keamanan adalah salah satu pertimbangan utama ketika memilih posisi kursi di pesawat. Menurut Popular Mechanics, penumpang yang duduk di dekat ekor pesawat memiliki peluang selamat yang lebih tinggi dalam kecelakaan daripada mereka yang duduk di barisan depan. Namun, ini bukanlah satu-satunya faktor yang harus dipertimbangkan, karena pesawat dirancang untuk memberikan keamanan kepada semua penumpang. Bagi penumpang yang ingin segera keluar dari pesawat setelah mendarat, memilih kursi di barisan depan sebelah kiri atau dekat pintu keluar adalah pilihan yang baik. Ini akan memungkinkan mereka untuk lebih cepat meninggalkan pesawat setelah pintu dibuka. Kenyamanan tidur juga merupakan pertimbangan penting, terutama untuk penerbangan yang panjang. Memilih kursi di dekat jendela dapat menghindari gangguan ketika penumpang lain ingin pergi ke toilet. Selain itu, kursi di barisan depan sering kali memiliki ruang yang lebih longgar, yang dapat memberikan lebih banyak ruang untuk tidur nyenyak. Kualitas makanan di pesawat juga bisa dipengaruhi oleh posisi kursi. Menurut Profesor Charles Spence, penulis Gastrophysics: The New Science of Eating, makanan terasa lebih lezat di bagian depan pesawat yang lebih sepi dan udaranya lebih lembap. Udara kabin yang kering dan kebisingan mesin dapat memengaruhi kemampuan pengecapan dan penciuman, sehingga memilih kursi sedekat mungkin dengan kokpit dapat meningkatkan pengalaman makanan di pesawat. Turbulensi adalah salah satu aspek yang tidak disukai oleh banyak penumpang. Namun, ada beberapa kursi di pesawat yang mengalami guncangan lebih sedikit, seperti kursi di atas sayap di bagian tengah. Kursi-kursi ini dapat memberikan perasaan lebih stabil saat pesawat mengalami turbulensi. Bagi penumpang yang menginginkan lebih banyak ruang untuk kaki, kursi di barisan sejajar dengan pintu keluar darurat biasanya memiliki ruang yang lebih luas. Namun, perlu diingat bahwa penumpang yang memilih kursi-kursi ini juga diharapkan siap membantu dalam evakuasi darurat jika diperlukan. Ketika bepergian dengan anak-anak, memilih kursi dekat sekat dengan ruang untuk berselonjor dan dekat dengan toilet bisa menjadi pilihan yang baik. Ini memudahkan akses untuk mengurus kebutuhan anak dan mengurangi gangguan pada penumpang lain. Bagi penumpang yang ingin tidur dengan posisi berbaring, ada kemungkinan mendapatkan kursi kosong jika pesawat tidak penuh. Saat check-in, bisa ditanyakan kepada petugas apakah pesawat penuh dan apakah ada kemungkinan untuk mendapatkan kursi bersebelahan dengan bangku kosong. Jika memilih check-in lewat komputer, sebaiknya dilakukan belakangan sehingga masih ada kesempatan untuk memilih kursi secara manual sebelum mencetak boarding pass. Namun, perlu diingat untuk mengatur waktu dengan baik agar tidak terlambat dan terburu-buru saat melakukan proses pengecekan keamanan. Dalam memilih posisi kursi yang tepat, setiap penumpang memiliki preferensi yang berbeda. Penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang paling penting bagi kenyamanan dan kepuasan pribadi selama penerbangan. Terlepas dari posisi kursi yang dipilih, yang terpenting adalah menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. (ad)

Indonesia
| Jumat, 7 Juli 2023
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5