Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalWako Edi Ajak Manfaatkan Momen Idul Fitri Kumpul Bersama Keluarga

Wako Edi Ajak Manfaatkan Momen Idul Fitri Kumpul Bersama Keluarga

Pontianak | Senin, 2 Mei 2022

Berita Pontianak, PIFA - Suasana Idul Fitri 1443 Hijriyah tahun ini terasa berbeda dengan dua tahun lalu. Mulai dari ramainya masyarakat yang berbelanja di pusat perbelanjaan maupun toko-toko untuk keperluan lebaran hingga malam menyambut Idul Fitri dan pelaksanaan Salat Id yang digelar di lapangan serta masjid-masjid.

Meski tak menggelar open house, momen lebaran tahun ini dimanfaatkan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono untuk berkumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi. Acara kumpul bersama keluarga besar terasa belum lengkap tanpa adanya hidangan makanan yang disajikan. Menu favorit yang tak pernah absen di kediaman dinasnya adalah gudeg.

"Menu favorit saya saat lebaran adalah gudeg dengan sambal krecek yang pedas," katanya, Senin (2/5/2022) di kediaman dinasnya.

Suasana lebaran terasa lebih semarak dengan diperbolehkannya masyarakat untuk mudik ke kampung halaman mereka. Kerinduan itu terbayarkan ketika mereka bisa mengunjungi orang tua dan sanak saudara yang tinggal berjauhan. Saling berkunjung juga menjadi tradisi dan budaya di Kota Pontianak dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah.

"Tradisi saling bersilaturahmi ini harus senantiasa kita pelihara dalam rangka mempererat tali silaturahmi," ujarnya.
 
Edi mengungkapkan, Ramadan tahun ini masyarakat merasa lebih leluasa dan nyaman terutama dalam menjalankan ibadah. Sebab tidak ada lagi pembatasan-pembatasan, mulai dari saf yang rapat hingga jumlah jamaah yang melaksanakan ibadah. Meski demikian, penerapan protokol kesehatan terutama penggunaan masker masih diberlakukan. Namun menurutnya, kesadaran warga mengenakan masker cukup tinggi.

"Kita semua berdoa mudah-mudahan pandemi segera berakhir," imbuhnya.

Melalui kesempatan ini pula, ia menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, sekaligus permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.

"Kita berharap momen Idul Fitri ini dimanfaatkan untuk kita saling silaturahmi dan saling memaafkan," ucap Edi. (rs)

Rekomendasi

Foto: Partisipasi Pemilih Pilkada Pontianak 2024 Menurun, Bawaslu Ungkap karena Faktor TPS | Pifa Net

Partisipasi Pemilih Pilkada Pontianak 2024 Menurun, Bawaslu Ungkap karena Faktor TPS

Pontianak
| Minggu, 12 Januari 2025
Foto: Kemenkes Minta STR Dokter PPDS Tersangka Pemerkosaan di RSHS Dicabut | Pifa Net

Kemenkes Minta STR Dokter PPDS Tersangka Pemerkosaan di RSHS Dicabut

Indonesia
| Kamis, 10 April 2025
Foto: Rumah Warga di Pontianak Roboh Dihantam Ombak Kapal, Wali Kota Berikan Bantuan Darurat | Pifa Net

Rumah Warga di Pontianak Roboh Dihantam Ombak Kapal, Wali Kota Berikan Bantuan Darurat

Pontianak
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: WhatsApp Perkenalkan Tiga Fitur Baru: Saluran Langganan, Promosi, dan Iklan Status | Pifa Net

WhatsApp Perkenalkan Tiga Fitur Baru: Saluran Langganan, Promosi, dan Iklan Status

Tekno
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Alarm Kebakaran Sebabkan VAR Mati di Laga Tottenham vs Nottingham | Pifa Net

Alarm Kebakaran Sebabkan VAR Mati di Laga Tottenham vs Nottingham

Inggris
| Rabu, 23 April 2025
Foto: BLU CRU Experience Day Hadir kembali, Ngumpul Bareng, Asah Knowledge & Skill Safety Riding Bersama Muhammad Faerozi di Tasikmalaya | Pifa Net

BLU CRU Experience Day Hadir kembali, Ngumpul Bareng, Asah Knowledge & Skill Safety Riding Bersama Muhammad Faerozi di Tasikmalaya

Tasikmalaya
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: KPK Geledah Rumah La Nyalla di Surabaya, Terkait Kasus Dana Hibah Pokmas Pemprov Jatim | Pifa Net

KPK Geledah Rumah La Nyalla di Surabaya, Terkait Kasus Dana Hibah Pokmas Pemprov Jatim

Surabaya
| Selasa, 15 April 2025
Foto: Bupati Kapuas Hulu Dampingi Ketua Komisi V DPR RI Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah Betang Kekurak | Pifa Net

Bupati Kapuas Hulu Dampingi Ketua Komisi V DPR RI Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah Betang Kekurak

Kapuas Hulu
| Senin, 24 Maret 2025
Foto: Menang Telak Lawan Tuan Rumah, Inter Milan Gasak Lecce 4-0 | Pifa Net

Menang Telak Lawan Tuan Rumah, Inter Milan Gasak Lecce 4-0

Italia
| Senin, 27 Januari 2025
Foto: Nita Vior Sibuk sebagai Pengantin Baru, Belajar Masak untuk Vincent Kosasih | Pifa Net

Nita Vior Sibuk sebagai Pengantin Baru, Belajar Masak untuk Vincent Kosasih

Indonesia
| Minggu, 19 Januari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Misi Garuda Muda di Final SEA Games: Raih Emas, 32 Tahun Penantian! | Pifa Net

Misi Garuda Muda di Final SEA Games: Raih Emas, 32 Tahun Penantian!

PIFA, Sports - Partai puncak SEA Games 2023 cabang olahraga sepak bola akan menyajikan duel pertandingan antara Timnas U-22 Indonesia melawan Thailand. Skuad Garuda Muda asuhan Indra Sjafri pun bertekad untuk meraih medali emas. Dari 23 pertemuan sebelumnya, Indonesia berhasil meraih lima kemenangan, terjadi pada edisi 1979, 1989, 1991, 2011, dan 2019. Sementara itu, Thailand memenangkan 16 pertandingan dan dua kali bermain imbang. "Besok adalah pertandingan puncak, kita dengan Thailand. Dalam kesempatan ini saya mau mengucapkan terima kasih pada Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan jajaran Exco yang telah mempercayakan dan menunjuk kami untuk diberikan tanggung jawab menangani tim SEA Games," ujar Indra Sjafri, mengutip laman PSSI. "Yang kedua, tentu dukungan dari pemerintah, Kemenpora, KOI, KONI dan kerja baik dari CdM yang menyiapkan lapangan yang sangat fantastik untuk persiapan-persiapan kita selama di sini," tambahnya. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung. "Dan juga tidak kalah penting, saya dalam kesempatan ini mengucapkan banyak terima kasih kepada klub tempat pemain berasal dan juga kerja sama yang baik dari mulai bulan Maret bersama pelatih klub dan saya mengapresiasi itu dan mudah-mudahan nanti klub-klub kita semakin banyak menghasilkan pemain-pemain yang lebih berkualitas," ucap Direktur Teknik PSSI itu. Kenangan terakhir medali emas Indonesia terjadi pada SEA Games tahun 1991, ketika Indonesia bertemu dengan Thailand di final untuk pertama kalinya. Pertandingan berakhir imbang 0-0 pada waktu normal. Namun, skuad Garuda yang diperkuat oleh nama-nama legendaris seperti Ferril Hattu dan Rochi Putiray berhasil mengalahkan Thailand 4-3 melalui adu penalti. Namun, Indonesia juga pernah mengalami kekalahan yang besar dari Thailand, terjadi pada SEA Games 1985 dengan skor akhir 0-7. Pada pertemuan terakhir mereka, Indonesia kalah dengan skor 0-1. Pada turnamen di Vietnam tahun lalu, Thailand berhasil mengalahkan Indonesia pada babak semifinal. Kali ini, timnas Indonesia memiliki modal bagus dalam menghadapi Thailand. Tim yang dilatih oleh Indra Sjafri selalu meraih kemenangan dalam lima pertandingan sebelumnya untuk mencapai final. Bahkan, mereka berhasil mengalahkan rival utama, Vietnam, dengan skor tipis 3-2. Indra Sjafri juga menyatakan bahwa pertandingan besok adalah pertandingan puncak dan timnya telah melalui empat pertandingan dalam grup serta satu pertandingan semifinal dengan baik. "Saya berharap dan kami sudah berkomitmen dengan para pemain besok kita memberikan yang terbaik atau menjadi game terbaik kita. Semua pemain termasuk Arhan dalam kondisi baik, tetapi secara regulasi besok kita tidak bisa mainkan dia, jadi kita besok main dengan skuat 19 pemain dan semua pemain tersebut siap bermain serta memberikan penampilan terbaik," pungkasnya. Kini, untuk kali keempat, timnas Indonesia akan melawan Thailand pada final SEA Games. Tim Garuda mengusung misi mengakhiri paceklik emas sepak bola SEA Games yang telah berlangsung selama 32 tahun. "Terima kasih kepada para suporter, baik itu yang langsung ke Kamboja, ini tanggung jawab kita bersama dan harus diselesaikan besok termasuk yang ada di Indonesia, mungkin lewat TV dan tentu kami meminta supportnya, besok mudah-mudahan atas izin Allah besok kita bisa mewujudkan keinginan kita di mana sudah 32 tahun tidak medali emas," tutup Indra. Berikut rekor pertemuan timnas Indonesia vs Thailand di SEA Games: 1. SEA Games 1979 - Indonesia 1-3 Thailand 2. SEA Games 1979 - Indonesia 0-0 Thailand (pen 3-1 Playoff Peringkat 2) 3. SEA Games 1981 - Thailand 2-0 Indonesia 4. SEA Games 1983 - Thailand 5-0 Indonesia 5. SEA Games 1985 - Thailand 7-0 Indonesia 6. SEA Games 1987 - Indonesia 0-0 Thailand 7. SEA Games 1989 - Indonesia 1-1 Thailand (pen 9-8) 9. SEA Games 1991 - Indonesia 0-0 Thailand (pen 4-3) 10. SEA Games 1993 - Thailand 1-0 Indonesia 11. SEA Games 1995 - Thailand 2-1 Indonesia 12. SEA Games 1997 - Indonesia 1-1 Thailand (pen 2-4) 13. SEA Games 2001 - Thailand 2-1 Indonesia 14. SEA Games 2003 - Indonesia 0-6 Thailand 15. SEA Games 2005 - Thailand 3-1 Indonesia 16. SEA Games 2007 - Thailand 2-1 Indonesia 17. SEA Games 2011 - Indonesia 3-1 Thailand 18. SEA Games 2013 - Indonesia 1-3 Thailand 19. SEA Games 2013 - Indonesia 0-1 Thailand (Final) 20. SEA Games 2015 - Thailand 5-0 Indonesia 21. SEA Games 2017 - Indonesia 1-1 Thailand 22. SEA Games 2019 - Thailand 0-2 Indonesia 23. SEA Games 2021 - Thailand 1-0 Indonesia (yd)

Kamboja
| Selasa, 16 Mei 2023

Internasional

Foto: Saham Tesla Anjlok Terbesar dalam Sejarah Usai Elon Musk Berseteru dengan Donald Trump | Pifa Net

Saham Tesla Anjlok Terbesar dalam Sejarah Usai Elon Musk Berseteru dengan Donald Trump

PIFA, Teknologi — Saham Tesla mengalami kejatuhan terbesar dalam sejarah perusahaan pada Kamis (5/6), setelah perang terbuka pecah antara CEO Elon Musk dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di media sosial. Dalam satu hari, nilai pasar Tesla anjlok sekitar US$150 miliar atau setara Rp2.438,70 triliun (kurs Rp16.258 per dolar AS), meskipun tidak ada kabar buruk terkait bisnis inti perusahaan. Kejatuhan ini dipicu ketegangan politik antara dua tokoh publik yang sebelumnya dikenal sebagai sekutu. Perseteruan bermula dari kritik Musk terhadap rancangan undang-undang (RUU) anggaran terbaru, yang kemudian dibalas oleh Trump melalui serangkaian unggahan pedas. Trump menuduh Musk marah karena RUU tersebut menghapus insentif pajak kendaraan listrik. "Politik Elon terus berdampak buruk terhadap saham. Dulu dia mendukung Trump, sekarang berbalik melawan. Dua-duanya mengasingkan banyak calon pembeli," ujar Dennis Dick, analis pasar dan kepala strategi di Stock Trader Network, dikutip dari Reuters. Kekhawatiran Investor Meluas Pertikaian ini memicu kekhawatiran di kalangan investor terkait arah masa depan Tesla, khususnya di tengah ketidakpastian regulasi kendaraan otonom. Saat ini, Kementerian Transportasi AS tengah menyelidiki teknologi Full Self-Driving milik Tesla pascakecelakaan fatal yang melibatkan sistem tersebut. Departemen tersebut memiliki peran penting dalam memutuskan apakah Tesla akan mendapat izin memproduksi robotaksi tanpa setir dan pedal secara massal — proyek ambisius yang menjadi fokus baru perusahaan sejak 2024. Dalam laporan keuangan sebelumnya, Musk bahkan menyatakan bahwa investor sebaiknya tidak membeli saham Tesla jika tidak yakin dengan potensi teknologi otonom yang sedang dikembangkan perusahaan. Analis dari Wedbush memperkirakan sektor AI dan kendaraan otonom bisa menyumbang hingga US$1 triliun (sekitar Rp16.258 triliun) terhadap valuasi Tesla. Namun, kini potensi tersebut dinilai terganggu oleh faktor politik dan ancaman kebijakan fiskal. Ancaman dari Gedung Putih Presiden Trump menyatakan secara terbuka bahwa ia akan menghentikan subsidi dan kontrak pemerintah yang selama ini mendukung bisnis-bisnis Elon Musk. “Cara termudah menghemat miliaran dolar dari anggaran adalah dengan menghentikan subsidi untuk Elon,” tulis Trump di platform Truth Social. RUU anggaran versi terbaru yang tengah dibahas di Kongres mengusulkan penghentian insentif sebesar US$7.500 (sekitar Rp121,9 juta) untuk setiap kendaraan listrik yang dibeli, mulai akhir 2025. Menurut perhitungan JP Morgan, langkah ini berpotensi memangkas laba tahunan Tesla hingga US$1,2 miliar (Rp19,50 triliun). Belum termasuk potensi kerugian tambahan sebesar US$2 miliar (Rp32,51 triliun) akibat berkurangnya penjualan kredit regulasi dari mandat kendaraan listrik di negara bagian seperti California. Dampak Keuangan dan Reputasi Kerugian pasar ini juga berdampak langsung pada kekayaan pribadi Elon Musk. Menurut Forbes, kekayaan Musk menyusut sekitar US$27 miliar atau Rp438,96 triliun dalam satu hari, membuat total kekayaannya turun menjadi US$388 miliar atau Rp6.308,12 triliun. Tak hanya itu, penjualan Tesla turut menunjukkan tren penurunan, terutama di pasar penting seperti Eropa, China, dan negara bagian kunci AS. Aksi protes bertajuk “Tesla Takedown” yang dipicu oleh konflik politik juga turut memperburuk sentimen publik terhadap brand Tesla. Ross Gerber, CEO Gerber Kawasaki Wealth, menyebut konflik ini bisa menghambat proses perizinan dan memicu penyelidikan lebih lanjut terhadap bisnis Musk oleh pemerintah federal. “Semua keuntungan yang tadinya diperkirakan akan dia dapatkan, kini berbalik menjadi kerugian,” ujarnya. Pandangan Investor Mulai Berubah Beberapa investor mulai mempertanyakan valuasi tinggi Tesla yang sempat mencapai kapitalisasi pasar US$1 triliun pada awal pekan ini, jauh meninggalkan Toyota di posisi kedua dengan US$290 miliar. “Saya tidak mengerti valuasinya. Saya tidak paham fundamentalnya. Saya rasa Tesla terlalu dibesar-besarkan,” kata Bob Doll dari Crossmark Global. Kondisi ini menandai perubahan dramatis dalam persepsi pasar terhadap Tesla, yang sebelumnya dipandang sebagai pionir masa depan industri otomotif. Kini, arah politik dan sikap CEO-nya dinilai semakin menjadi faktor penentu yang bisa mempercepat atau justru menghambat langkah perusahaan. Saham Tesla yang sempat melonjak 169 persen sejak Musk mendukung kampanye Trump di pertengahan 2024, kini menghadapi tekanan besar akibat dinamika politik yang berbalik arah. Meski masih menyandang predikat sebagai produsen mobil paling bernilai di dunia, Tesla kini harus berjuang mempertahankan posisi dan kepercayaan investor di tengah badai politik, regulasi, dan pasar yang semakin tak menentu.

Internasional
| Jumat, 6 Juni 2025

Lokal

Foto: Pimpin Anev Kinerja Bulanan, Kapolres Sekadau Sampaikan Hal Berikut | Pifa Net

Pimpin Anev Kinerja Bulanan, Kapolres Sekadau Sampaikan Hal Berikut

Berita Sekadau, PIFA - Polres Sekadau kembali menggelar Anev Kinerja Bulanan. Kegiatan yang rutin digelar setiap bulan sebagai upaya evaluasi capaian tugas itu dipimpin langsung oleh Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko. Seperti dilansir dari humas.polri.go.id (30/11/2021), Anev Kinerja Bulanan bertujuan untuk melihat sejauhmana capaian tugas yang diraih pada periode sebelumnya serta kendala dan hambatan dalam pelaksanaannya.Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Kapolres. Berlangsung di aula Bhayangkara Patriatama, kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Sekadau Kompol M. Aminuddin, pejabat utama Polres Sekadau, Kapolsek jajaran beserta Kasium. Dalam agenda tersebut, Kapolres AKBP K. Tri Panungko menyoroti perkembangan situasi kamtibmas maupun hal lain yang sifatnya berhubungan langsung dengan tugas pokok Kepolisian. Satu di antaranya adalah terkait pengamanan perayaan Natal dan tahun baru. Pada kesempatan itu, Kapolres menghendaki momen ini disikapi dengan seksama melalui Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KKRYD) sebagai upaya harkamtibmas dan kelancarannya. “Tidak hanya kondusifitas, protokol kesehatan merupakan hal penting yang harus disampaikan kepada masyarakat selama merayakan Natal dan menyambut malam pergantian tahun,” pungkas Kapolres AKBP K. Tri Panungko, mengutip rilis Humas POLRI, Selasa (30/11/2021). Lebih lanjut, AKBP K. Tri Panungko berharap jajaran Kapolsek di Sekadau dapat mendorong keaktifan posko PPKM mikro agar dapat berjalan sesuai fungsi dan peranannya. Menurut dia, hal itu sudah seharusnya dilakukan guna meminimalisir angka penularan Covid-19 di Kabupaten Sekadau. “Dalam hal ini, Kapolsek jajaran diharapkan dapat mendorong keaktifan posko PPKM mikro agar dapat berjalan sesuai fungsi dan peranannya dalam upaya meminimalisir laju penyebaran pandemi,” ujarnya. Tak hanya itu, Kapolres juga berharap agar program vaksin terus digencarkan, pihaknya akan terus mengajak masyakarat untuk mendukung program dalam rangka pencegahan Covid-19 tersebut. Berkaitan tugas pokok Kepolisian, Kapolres juga menghendaki tetap berjalan sesuai rencana kegiatan dan hasil yang ingin dicapai. Demikian pula dalam penyerapan anggarannya tidak terjadi duplikasi, lanjut dia. Kemudian, Anev kinerja bulanan dilanjutkan dengan paparan oleh Kabag, Kasi, Kasat dan Kapolsek jajaran serta diskusi dan tanya jawab terkait pelaksanaan tugas pokok dan kewajiban masing-masing.

Sekadau
| Selasa, 30 November 2021
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5