Wali Kota London Sadiq Khan Soroti Demo Besar: Lawan Islamofobia. Getty Image

Wali Kota London Sadiq Khan Soroti Demo Besar: Lawan Islamofobia. Getty Image

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalWali Kota London Sadiq Khan Soroti Demo Besar: Lawan Islamofobia

Wali Kota London Sadiq Khan Soroti Demo Besar: Lawan Islamofobia

Internasional | Jumat, 22 Mei 2026

Wali Kota London Sadiq Khan buka suara terkait demonstrasi besar bertajuk “Unite the Kingdom” yang berlangsung di ibu kota Inggris pada pekan lalu.

Melalui unggahan di media sosial X pada Senin (18/5/2026), Khan menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Metropolitan London yang telah menjaga keamanan selama aksi berlangsung.

“London akan selalu berdiri melawan rasisme, islamofobia, antisemit, dan kebencian dalam bentuk apa pun,” tulis Khan.

Ia juga berterima kasih kepada petugas kepolisian yang dinilai berhasil menjaga situasi kota tetap aman selama demonstrasi berlangsung.

Khan turut membagikan ulang unggahan akun resmi Metropolitan Police yang menyoroti video viral mengenai petugas polisi Muslim yang mengalami pelecehan saat bertugas mengamankan demo.

Polisi menyebut insiden serupa kembali terjadi dalam aksi terbaru tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada petugas yang seharusnya mengalami pelecehan di tempat kerja.

“Tidak seorang pun seharusnya harus menoleransi pelecehan di tempat kerja, dan itu termasuk petugas polisi,” demikian pernyataan kepolisian.

Pihak kepolisian juga mengonfirmasi telah melakukan sejumlah penangkapan dan akan mendorong proses penuntutan terhadap pelaku.

Demonstrasi “Unite the Kingdom” digelar pada Sabtu (16/5/2026) dan diikuti kelompok serta tokoh sayap kanan Inggris, termasuk Tommy Robinson.

Dalam aksi itu, sejumlah peserta menyuarakan penolakan terhadap imigran di Inggris dan menyerukan kebijakan yang lebih ketat terkait tunjangan sosial.

Kepolisian Metropolitan London mengerahkan pengamanan besar-besaran untuk mengantisipasi potensi bentrokan dengan aksi pro-Palestina yang berlangsung di lokasi lain di kota tersebut.

Rekomendasi

Foto: Erick Thohir Tegaskan Komitmen PSSI Kembangkan Pelatih Lokal Bersama Patrick Kluivert | Pifa Net

Erick Thohir Tegaskan Komitmen PSSI Kembangkan Pelatih Lokal Bersama Patrick Kluivert

Indonesia
| Selasa, 21 Januari 2025
Foto: Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Domestik Diseluruh Bandara Termasuk Supadio Pontianak Diskon 10 Persen | Pifa Net

Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Domestik Diseluruh Bandara Termasuk Supadio Pontianak Diskon 10 Persen

Pontianak
| Rabu, 19 Maret 2025
Foto: Atletico Madrid Permanenkan Clement Lenglet hingga 2028 | Pifa Net

Atletico Madrid Permanenkan Clement Lenglet hingga 2028

Sports
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: PSSI Gelar FIFA World Football Week 2025 di Garuda Store GBK dan FIFA Arena Mandiri University | Pifa Net

PSSI Gelar FIFA World Football Week 2025 di Garuda Store GBK dan FIFA Arena Mandiri University

Indonesia
| Rabu, 21 Mei 2025
Foto: Apple Diduga Berbagi Data Foto Pengguna Tanpa Izin | Pifa Net

Apple Diduga Berbagi Data Foto Pengguna Tanpa Izin

Dunia
| Jumat, 17 Januari 2025
Foto: Laporan: Generasi Orang Tua Saat Ini Paling Sadar Sosial dan Lingkungan | Pifa Net

Laporan: Generasi Orang Tua Saat Ini Paling Sadar Sosial dan Lingkungan

Lifestyle
| Minggu, 3 Agustus 2025
Foto: Indonesia Masuk Pot 3 untuk Undian Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Indonesia Masuk Pot 3 untuk Undian Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sports
| Sabtu, 12 Juli 2025
Foto: 5 Drama Korea Terpopuler Juni 2025, dari Komedi Horor hingga Aksi Polisi | Pifa Net

5 Drama Korea Terpopuler Juni 2025, dari Komedi Horor hingga Aksi Polisi

Pifabiz
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: Garuda Muda Akui Kekalahan, Mohon Maaf kepada Suporter | Pifa Net

Garuda Muda Akui Kekalahan, Mohon Maaf kepada Suporter

Indonesia
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Kemkomdigi Klaim Transfer Data ke AS Bukan Penyerahan Bebas, Tapi Tata Kelola Aman dan Sah | Pifa Net

Kemkomdigi Klaim Transfer Data ke AS Bukan Penyerahan Bebas, Tapi Tata Kelola Aman dan Sah

Teknologi
| Kamis, 24 Juli 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Ini Bukti Baru Apple Akan Bikin IPhone Layar Lipat | Pifa Net

Ini Bukti Baru Apple Akan Bikin IPhone Layar Lipat

Berita Teknologi, PIFA - Kabar Apple menggarap perangkat iPhone atau iPad layar lipat makin menunjukkan kebenaran. Ada bukti baru yang menguatkan rumor itu. Analis kenamaan Ming-Chi Kuo mengungkap Apple tengah melakukan pengujian teknologi electronic paper display (EPD) yang potensial diimplementasikan pada iPad maupun iPhone layar lipat di masa depan. Dalam kicauannya di akun Twitternya, Kuo memperkirakan raksasa teknologi asal Cupertino itu tengah mengembangkan prototipe perangkat layar lipat, termasuk satu dengan layar sekunder layaknya Galaxy Z Fold 3. Kuo menambahkan e-ink mungkin digunakan di panel luar. Layar sekunder akan menggunakan teknologi e-ink karena hemat daya. Apple dapat menggunakan e-ink di layar cover untuk menampilkan notifikasi, pembaruan, dan lainnya, sekaligus membuat baterai bertahan lebih lama. Menurut laporan GSM Arena, kemungkinan pemasok panelnya adalah E Ink Corporation Taiwan. Mereka adalah salah satu pembuat electronic ink display terbesar dan merupakan pemasok utama untuk jajaran Kindle Amazon. Perusahaan juga membuat panel e-ink berwarna yang merupakan tipe yang diduga diminati Apple. Untuk diketahui sebelumnya muncul rumor yang menyebut Apple sedang mengerjakan perangkat yang dapat dilipat dengan layar 8 inci yang akan dirilis sekitar tahun 2023. Dari segi spesifikasi tampilan, perangkat ini akan berada di tengah-tengah antara iPhone dan iPad. Menurut Kuo, road map perangkat lipat Apple awalnya akan berkonsentrasi pada smartphone berukuran sedang. Kemudian beralih ke perangkat dengan layar yang lebih besar, dan akhirnya pindah ke perangkat kecil seperti iPhone. (rs)

Dunia
| Rabu, 18 Mei 2022

Teknologi

Foto: Spotify Pertimbangkan Tambah Fitur Video Musik | Pifa Net

Spotify Pertimbangkan Tambah Fitur Video Musik

PIFA, Tekno - Spotify saat ini sedang mempertimbangkan untuk menambahkan fitur video musik ke dalam platformnya. Namun begitu, menurut laporan dari Gizmochina dan Bloomberg pada hari Sabtu, Spotify belum memberikan konfirmasi mengenai hal tersebut. Alasan Spotify belum memberikan konfirmasi mungkin karena mereka masih dalam tahap pembicaraan dengan mitra potensial mengenai fitur video musik ini. Belum diketahui mitra yang terlibat dan tanggal pasti peluncuran fitur ini. Namun, jika benar adanya, fitur ini dapat signifikan meningkatkan pengalaman pengguna di platform streaming Spotify. Saat ini, konten video di Spotify terbatas pada podcast, klip cerita pendek, dan GIF yang berulang-ulang yang menyertai lagu. Pada awal tahun ini, Spotify juga menghadirkan fitur yang mirip dengan TikTok, tetapi fokusnya lebih pada membantu pengguna menemukan musik dan konten podcast dengan cepat daripada menonton video. Konsep menggabungkan video musik ke dalam layanan streaming musik bukanlah hal baru, karena Apple Music sudah menawarkan fitur ini selama beberapa tahun. Namun, jika Spotify juga menyediakan video musik, ini akan membantu mereka bersaing dengan Apple dan potensial menarik pengguna yang lebih suka menonton video di YouTube. Selain itu, fitur video musik ini akan menyediakan konten tambahan untuk umpan baru dan menarik penggemar musik dari platform jejaring sosial populer seperti Instagram dan TikTok. Meskipun video musik ini tidak akan memberikan pendapatan langsung yang signifikan, tetapi dapat berfungsi sebagai pelengkap pendapatan dari konten audio dan meningkatkan eksposur bagi para musisi. Dengan menambahkan video musik ke dalam platform mereka, Spotify berharap dapat diversifikasi kontennya dan berpotensi meningkatkan prospek keuangan mereka. Berbeda dengan podcast yang membutuhkan tim produksi yang besar dan memakan waktu lama, video musik dapat meningkatkan pendapatan bagi musisi setelah dibuat sekali saja. (ad)

Dunia
| Sabtu, 1 Juli 2023

Lokal

Foto: COD Teman Kencan Lewat MiChat, Dua Pemuda Pontianak Jadi Korban Perampokan | Pifa Net

COD Teman Kencan Lewat MiChat, Dua Pemuda Pontianak Jadi Korban Perampokan

PIFA.CO.ID, LOKAL - Nasib apes menimpa dua orang pemuda di Pontianak berinisial R dan M, mereka menjadi korban perampokan saat COD teman kencan yang dipesanya lewat aplikasi MiChat. Kejadian tersebut terjadi di salah satu hotel yang ada di Kota Pontianak pada Senin, (10/2/25) dini hari. Kasubdit Jatanras Polda Kalbar, AKBP Syahirul Awab, menjelaskan kronologi kejadian. Sekitar pukul 00.15 WIB, dua korban berinisial R dan M pergi ke kawasan Sungai Raya Dalam. R kemudian memesan perempuan melalui aplikasi MiChat untuk bertemu di depan Hotel 95.Sekitar pukul 01.30 WIB, kedua korban tiba di lokasi yang disepakati. Namun, mereka melihat dua orang tidak dikenal dengan sepeda motor yang mencurigakan. Kedua orang tersebut kemudian mengejar dan memaksa korban berhenti di dekat Gang Haji Mansyur.“Salah satu pelaku menuduh korban telah memesan perempuan melalui MiChat. Namun, korban membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa mereka hanya ingin melakukan transaksi jual beli velg motor,” ujar AKBP Syahirul Awab.Tanpa alasan yang jelas, korban R langsung mendapatkan pukulan di bagian rahang kanan sebanyak dua kali. Para pelaku kemudian memaksa korban menyerahkan dompetnya. Meskipun korban sempat menolak, dompetnya berhasil dirampas, dan uang sebesar Rp 350 ribu di dalamnya diambil oleh pelaku.Tak berselang lama, tiga orang lainnya datang menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku bertugas mengawasi situasi sekitar, sementara dua lainnya ikut mendekati korban dan meminta uang tambahan. Karena uang di dompet korban R sudah habis, para pelaku kemudian mengincar korban M. Mereka berhasil merampas handphone dan uang sebesar Rp 380 ribu milik korban M. Total kerugian yang dialami kedua korban diperkirakan mencapai Rp 2.550.000.Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap dua pelaku lainnya, K dan Y, di Jalan Imam Bonjol. Tersangka terakhir, MF, ditangkap di rumahnya di Jalan Padat Karya.“Kini, keempat pelaku telah diamankan di Polda Kalbar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tutup Syahirul.

Pontianak
| Senin, 17 Februari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5