Yamaha Fazzio Lite Version Meluncur di Thailand, Lebih Murah Tanpa Y-Connect

Yamaha Fazzio Lite Version Meluncur di Thailand, Lebih Murah Tanpa Y-Connect

Berandascoped-by-BerandaTeknologiscoped-by-TeknologiYamaha Fazzio Lite Version Meluncur di Thailand, Lebih Murah Tanpa Y-Connect

Yamaha Fazzio Lite Version Meluncur di Thailand, Lebih Murah Tanpa Y-Connect

Teknologi | Sabtu, 24 Januari 2026

PIFA, Otomotif - Yamaha Motor menghadirkan varian baru dari keluarga Classy dengan meluncurkan Yamaha Fazzio Lite Version di Thailand. Skuter matik bergaya retro-modern ini diposisikan sebagai opsi yang lebih terjangkau, dengan selisih harga sekitar Rp600 ribuan dibandingkan versi reguler.

Mengutip laporan Greatbiker, varian Lite dirancang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa memangkas banyak fitur utama. Perbedaan paling mencolok terletak pada absennya fitur Y-Connect, teknologi konektivitas yang memungkinkan motor terhubung dengan ponsel pintar untuk menampilkan notifikasi serta data kendaraan.

Di luar penghapusan Y-Connect, spesifikasi Fazzio Lite Version tetap dipertahankan. Skutik ini masih dibekali sistem pencahayaan full LED, panel instrumen digital, soket pengisian daya ponsel, bagasi berkapasitas lega, serta sistem pengereman UBS (Unified Brake System).

Dari sisi desain, tidak ada perubahan signifikan. Fazzio Lite Version tetap mengusung dimensi kompak dengan karakter bodi membulat yang menjadi ciri khas keluarga Classy. Pilihan warna yang ditawarkan pun bernuansa cerah dengan aksen minimalis di sisi kiri dan kanan bodi.

Pilihan warna yang tersedia meliputi hitam, merah muda, dan hijau muda, dengan corak yang serupa dengan model yang telah dipasarkan di Indonesia.

Pada sektor dapur pacu, Fazzio Lite Version masih mengandalkan mesin Blue Core Hybrid SOHC berkapasitas 124 cc berpendingin udara. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 8,4 PS dan torsi 10,6 Nm, sekaligus menawarkan efisiensi bahan bakar berkat teknologi hybrid yang diusung.

Dengan banderol sekitar Rp26,5 juta, Yamaha Fazzio Lite Version menawarkan kombinasi harga yang lebih kompetitif tanpa mengorbankan performa maupun fitur esensial. Strategi ini sekaligus mempertegas positioning Fazzio sebagai skutik bergaya yang tetap fungsional untuk penggunaan harian.

Kini, perhatian publik tertuju pada satu pertanyaan: apakah Yamaha Fazzio Lite Version juga akan menyusul meluncur di pasar Indonesia.

Rekomendasi

Foto: Naga Sepanjang 62 Meter Siap Meriahkan Cap Go Meh di Pontianak | Pifa Net

Naga Sepanjang 62 Meter Siap Meriahkan Cap Go Meh di Pontianak

Pontianak
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: Pesta Gol 5-0 ke Gawang Empoli, Atalanta Ramaikan Perburuan Gelar Liga Italia | Pifa Net

Pesta Gol 5-0 ke Gawang Empoli, Atalanta Ramaikan Perburuan Gelar Liga Italia

Italia
| Senin, 24 Februari 2025
Foto: Demo di Depan Gedung DPR Ricuh, 6 Orang Diamankan Polisi | Pifa Net

Demo di Depan Gedung DPR Ricuh, 6 Orang Diamankan Polisi

Politik
| Senin, 25 Agustus 2025
Foto: Guru Karate di Pontianak Diduga Cabuli 7 Muridnya, Berlangsung Sejak 2024 | Pifa Net

Guru Karate di Pontianak Diduga Cabuli 7 Muridnya, Berlangsung Sejak 2024

Pontianak
| Senin, 21 April 2025
Foto: Haaland Cetak Hat-trick, Norwegia Hancurkan Israel 5-0 dan Dekat ke Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Haaland Cetak Hat-trick, Norwegia Hancurkan Israel 5-0 dan Dekat ke Piala Dunia 2026

Sports
| Minggu, 12 Oktober 2025
Foto: Performance Damper Yamaha Kini Tersedia Terpisah, Bisa Dinikmati Pengguna NMAX “TURBO” dan NEO | Pifa Net

Performance Damper Yamaha Kini Tersedia Terpisah, Bisa Dinikmati Pengguna NMAX “TURBO” dan NEO

Otomotif
| Jumat, 1 Agustus 2025
Foto: Agensi Bantah Kim Soo-hyun Sosok Pria di Foto Lawas Kim Sae-ron | Pifa Net

Agensi Bantah Kim Soo-hyun Sosok Pria di Foto Lawas Kim Sae-ron

Korea Selatan
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Calon Pengganti Francesco Acerbi di Inter | Pifa Net

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Calon Pengganti Francesco Acerbi di Inter

Italia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: WiFi Terhubung Tapi Tak Bisa Internetan? Ini Cara Mengatasinya | Pifa Net

WiFi Terhubung Tapi Tak Bisa Internetan? Ini Cara Mengatasinya

Tekno
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto: Air Mata di Ujung Sajadah 2” Tayang 23 Oktober, Hadirkan Kisah Baru Aqilla dan Baskara | Pifa Net

Air Mata di Ujung Sajadah 2” Tayang 23 Oktober, Hadirkan Kisah Baru Aqilla dan Baskara

Film
| Sabtu, 23 Agustus 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Cerita Brigpol Niam, Sosok Polisi yang Mengajar Ngaji Anak-anak di Ngabang | Pifa Net

Cerita Brigpol Niam, Sosok Polisi yang Mengajar Ngaji Anak-anak di Ngabang

PIFA.CO.ID, LOKAL - Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda, Brigpol Niam dari Polres Landak menjadi sosok inspiratif yang patut diapresiasi. Di tengah kesibukannya sebagai Staf Bagian Perencanaan (Bag Ren) Polres Landak, Brigpol Niam dengan ikhlas meluangkan waktu untuk mengajarkan ngaji kepada anak-anak di Asrama Mapolsek Ngabang, Kamis (19/12/2024).Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana pembelajaran agama, tetapi juga menciptakan hubungan harmonis antara polisi dan masyarakat, terutama generasi muda. Anak-anak yang mengikuti pengajian terlihat antusias dan bahagia diajar oleh sosok polisi yang dikenal ramah dan humanis tersebut.Kapolres Landak, AKBP Siswo Dwi Nugroho, memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif Brigpol Niam. "Apa yang dilakukan oleh Brigpol Niam merupakan contoh nyata bahwa seorang anggota kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga dapat menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam hal spiritual," ungkapnya.Brigpol Niam sendiri mengaku bahagia bisa berbagi ilmu agama dengan anak-anak. “Mengajar ngaji bukan hanya tugas tambahan, tetapi menjadi bentuk ibadah dan pengabdian saya kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak. Saya ingin mereka tumbuh dengan dasar agama yang kuat, sehingga bisa menjadi generasi penerus yang beriman dan bertakwa,” ujarnya.Ia juga menyampaikan pesan mendalam kepada masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pentingnya peran pendidikan agama dalam membentuk karakter anak-anak sejak usia dini. “Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dengan menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sejak kecil, kita sedang mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.Brigpol Niam menekankan bahwa pendidikan agama bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk dirinya sebagai anggota kepolisian. “Mengajarkan ngaji kepada anak-anak adalah salah satu bentuk pengabdian saya, tidak hanya kepada institusi, tetapi juga kepada Tuhan dan masyarakat,” katanya.Dengan semangat dan keikhlasannya, Brigpol Niam berharap anak-anak yang ia bimbing dapat tumbuh menjadi individu yang beriman, bertakwa, dan membawa kebaikan di masa depan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi anggota kepolisian lainnya untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif yang membawa dampak nyata.

Landak
| Kamis, 19 Desember 2024

Pifabiz

Foto: Joji Bikin Heboh Warganet dengan Lagu Barunya, Glimpse of Us | Pifa Net

Joji Bikin Heboh Warganet dengan Lagu Barunya, Glimpse of Us

Pifabiz - Joji tiba-tiba saja menjadi perbincangan warganet dalam beberapa hari terakhir. Penyebabnya adalah karya terbarunya berupa lagu yang telah menjadi lagu favorit bagi sejumlah warganet.  Joji kembali muncul dengan lagu 'Glimpse of Us' yang berhasil membuat warganet galau masal lantaran memiliki makna yang sangat dalam. Lagu tersebut diduga memiliki makna mendalam bagi orang yang sedang berada dalam sebuah hubungan asmara. Meski begitu, awal lagu ini menjadi perbincangan warganet adalah karena kemunculan video musiknya. Dalam video musik yang beredar, warganet dibuat bingung karena musik videonya memiliki penampilan yang begitu berbeda dengan makna yang ada dalam lagu tersebut.  Dalam video klipnya, lagu sendu tersebut justru menyajikan klip-klip kekacauan dan kenakalan dengan tema dokumenter atau found footage. Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata musik video tersebut juga memiliki makna lebih mendalam. Ternyata, klip-klip yang ditampilkan itu merupakan penggambaran wujud emosi-emosi yang tidak bisa diucapkan. Musik video dan lagu terbaru dari Joji tersebut pun mendapat respons yang begitu beragam dari warganet terutama di media sosial Twitter.  "Lagu ini mendapatkan berbagai macam bentuk respon dari para netizen, mulai dari merasa sedih hingga emosi karena menilai lagu 'Glimpse of Us' menimbulkantrust issues di tengah hubungan, terlebih para wanita kepada sang kekasih," tulis akun @5angapta. Warganet menyampaikan respons yang begitu beragam atas lagu ini. Beberapa diantaranya merasakan kesedihan yang mendalam hingga amarah yang dirasakan ketika berada dalam sebuah hubungan.  "Dibanding sedih pas dengerin JOJI - Glimpse of Us, w lebih ke kesel???? Imagine falling completely in love with someone & trying to be the greater good they needed, only to find out that when they look in your eyes, they see a glimps of how they wish things were with someone else (Bayangkan ketika kamu begitu jatuh cinta dengan seseorang dan mencoba sekuat tenaga untuk memenuhi kebutuhannya, namun akhirnya ketika seseorang tersebut melihat ke matamu, ia hanya ingin segalanya terjadi ketika ia bersama orang lain)" balas akun @masrebahan2022.  Beberapa warganet juga menyatakan bahwa dirinya merasa terhubung atau berada di hubungan yang sama dengan lagu tersebut.  "Dari lagu Joji (glimpse of us) aku belajar. Don't use someone to forget someone (jangan menggunakan orang lain untuk melupakan orang lainnya)" tulis akun @Dandy_Ach/  Bagaimana dengan interpretasi 'Glimpse of Us' versi kamu? (b) 

Indonesia
| Sabtu, 18 Juni 2022

Lokal

Foto: Ribuan PMI Terdaftar di KJRI Kuching Ikut Rekalibrasi Tenaga Kerja | Pifa Net

Ribuan PMI Terdaftar di KJRI Kuching Ikut Rekalibrasi Tenaga Kerja

Berita Lokal, PIFA – Konsul Jenderal RI Kuching, Raden Sigit Witjaksono, mengungkapkan hingga Agustus 2023 sebanyak 6249 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Negara Bagian Sarawak, Malaysia telah mendaftar secara online ke KJRI Kuching untuk mengikuti program Rekalibrasi Tenaga Kerja (RTK) 2.0 Sarawak. “Program khusus untuk pemutihan atau meregularisasikan para pekerja Indonesia yang telah bekerja di Sarawak, Malaysia. Program ini telah digulir oleh pemerintah Sarawak, Malaysia sejak 1 Juli hingga 31 Desember 2023,” katanya, saat memberi kuliah umum di Universitas Widya Dharma Pontianak, Minggu (3/9/2023). Sigit mengatakan, dengan adanya pemutihan ini pekerja asing tertutama para PMI kita akan menjadi pekerja yang resmi dan mendapat gaji yang layak. Hal itu diperkuat dengan peraturan yang harus diikuti majikan atau perusahaan yang mempekerjakan dengan syarat-syarat ketat pemerintah Malaysia melalui Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) dan Jabatan Tenaga Kerja Sarawak (JTKS). Untuk mengetahui siapa-siapa saja PMI yang bisa mengikuti program RTK 2.0 Sarawak, Sigit kembali menjelaskan yaitu bagi para PMI yang telah tinggal dan bekerja hingga 31 Desember 2022. Dan tidak untuk PMI yang saat ini baru masuk dan bekerja di Sarawak, Malaysia. Syarat lain yaitu para PMI ini memiliki majikan yang sah, tidak tersangkut kasus pidana, memiliki dokumen perjalanan negara asal yang masih sah berlaku hingga 18 bulan keatas dan berbadan sehat dengan mengikuti tes kesehatan yang sah. “Untuk di ketahui, hingga saat ini pemerintah Sarawak, Malaysia masih banyak membutuhkan tenaga kerja kita untuk bekerja di ladang-ladang atau perusahaan kepala sawit. Dan sebagian besar perusahaan sawit di Sarawak ini menggunakan tenaga kerja Indonesia. Sedangkan jumlah PMI yang dibutuhkan atau job order oleh perusahaan-perusahaan sawit itu berkisar 176.985 orang,” ungkap Sigit. Kemudian ditambahkanya, jumlah perusahaan sawit Sarawak yang telah terdaftar yaitu sebanyak 25 perusahaan, dari 25 perusahaaan itu, 19 perusahaan telah setuju untuk ikut program RTK 2.0 dan 6 perusahaan sawit lainnya masih pending. (ap)

Pontianak
| Minggu, 3 September 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5