Yamaha MT-07 Belum Dijual di Indonesia, Kendala Regulasi Jadi Alasan Utama

Yamaha MT-07 Belum Dijual di Indonesia, Kendala Regulasi Jadi Alasan Utama

Berandascoped-by-BerandaTeknologiscoped-by-TeknologiYamaha MT-07 Belum Dijual di Indonesia, Kendala Regulasi Jadi Alasan Utama

Yamaha MT-07 Belum Dijual di Indonesia, Kendala Regulasi Jadi Alasan Utama

Jakarta | Jumat, 27 Februari 2026

PIFA, Otomotif - Pasar motor gede (moge) di Indonesia memang relatif terbatas dibandingkan segmen skutik maupun sport 150–250 cc. Meski begitu, ceruk konsumen untuk moge berstatus CBU (Completely Built Up) tetap ada, termasuk untuk model Yamaha MT-07 yang hingga kini belum dipasarkan secara resmi di Tanah Air.

Menariknya, MT-07 sejatinya sudah diproduksi di Indonesia untuk kebutuhan ekspor ke Eropa. Namun, meskipun lini produksinya berada di dalam negeri, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) belum memasukkan model tersebut ke pasar domestik.

Manager Public Relation, YRA & Community YIMM, Rifki Maulana, menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan disebabkan minimnya minat pasar ataupun pertimbangan harga jual. Menurutnya, kendala utama terletak pada aspek kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.

“Ya memang MT-07 untuk varian yang selain YMT itu memang sudah full produksi di Indonesia. Sebenarnya bukan masalah mau jual atau belum, tapi memang bahwa Yamaha itu perusahaan yang sangat taat terhadap compliance dan spek-spek motor tersebut memang belum masuk sesuai sambungan regulasi yang ada di Indonesia,” ujar Rifki di Bandung beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, sebuah model motor hanya dapat dipasarkan secara resmi apabila seluruh spesifikasi teknisnya telah sesuai dengan regulasi nasional. Mulai dari aturan jalan raya, sertifikasi SNI, hingga ketentuan teknis lainnya menjadi faktor penentu.

Sebagai pembanding, Rifki menyinggung kehadiran Yamaha TMAX yang belum lama ini resmi dijual di Indonesia. Menurutnya, TMAX telah memenuhi seluruh persyaratan regulasi sehingga dapat dipasarkan tanpa hambatan.

“Dan kenapa sekarang T-Max itu juga sudah bisa dijual? Ya karena memang T-Max itu sudah comply dengan road regulation, SNI, dan lain-lainnya, seperti itu,” jelasnya.

Sementara itu, meskipun MT-07 diproduksi di Indonesia untuk pasar ekspor, spesifikasinya dinilai belum sepenuhnya memenuhi ketentuan domestik. “Sedangkan kenapa MT-07 belum kita jual ya? karena memang belum comply ya itu. Tadi balik ke apa namanya policy yang strictly sama dengan compliance, makanya Yamaha belum jual MT-07,” tambah Rifki.

Ia juga menepis anggapan bahwa Yamaha enggan menjual moge CBU karena faktor harga yang dianggap terlalu tinggi. Rifki mencontohkan respons pasar terhadap TMAX yang tetap tinggi meski berada di segmen premium.

“Enggak sih, bahkan sudah dibuktikan kan bahwa di T-Max dengan harga segitu pun kami buka inden online, first batch-nya sudah langsung sold out. Jadi lebih ke arah si policy sih,” tegasnya.

Dengan demikian, peluang kehadiran Yamaha MT-07 di Indonesia sejatinya masih terbuka. Namun, realisasinya sangat bergantung pada penyesuaian spesifikasi teknis agar sesuai dengan regulasi nasional. Bagi penggemar moge Yamaha, keputusan tersebut kini lebih ditentukan oleh kepatuhan regulatif ketimbang persoalan daya beli pasar.

Rekomendasi

Foto: Barcelona Ditahan Imbang Rayo Vallecano 1-1 di Liga Spanyol | Pifa Net

Barcelona Ditahan Imbang Rayo Vallecano 1-1 di Liga Spanyol

Sports
| Senin, 1 September 2025
Foto:  Feri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo | Pifa Net

Feri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo

Nasional
| Rabu, 19 November 2025
Foto: Lucky Hakim Diperiksa Kemendagri Terkait Perjalanan ke Jepang saat Lebaran | Pifa Net

Lucky Hakim Diperiksa Kemendagri Terkait Perjalanan ke Jepang saat Lebaran

Indramayu
| Rabu, 9 April 2025
Foto: E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM | Pifa Net

E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM

Tekno
| Jumat, 7 November 2025
Foto: Ini Duduk Perkara Perusahaan Jusuf Hamka Gugat Hary Tanoe | Pifa Net

Ini Duduk Perkara Perusahaan Jusuf Hamka Gugat Hary Tanoe

Jakarta
| Minggu, 9 Maret 2025
Foto: Ditetapkan Tersangka, Ini Kronologi Kasus Persetubuhan-Aborsi Vadel Badjideh ke Anak Nikita Mirzani | Pifa Net

Ditetapkan Tersangka, Ini Kronologi Kasus Persetubuhan-Aborsi Vadel Badjideh ke Anak Nikita Mirzani

Indonesia
| Sabtu, 15 Februari 2025
Foto: Viral! Ketua RT Ditampar Warga Saat Salurkan Bantuan Banjir di Landak | Pifa Net

Viral! Ketua RT Ditampar Warga Saat Salurkan Bantuan Banjir di Landak

Landak
| Selasa, 28 Januari 2025
Foto: Momen Spesial Anak Muda di Konser Musik Jadi Makin Asik dengan Kehadiran Grand Filano Hybrid | Pifa Net

Momen Spesial Anak Muda di Konser Musik Jadi Makin Asik dengan Kehadiran Grand Filano Hybrid

Otomotif
| Selasa, 2 Desember 2025
Foto: Bobibos Targetkan Bangun SPBU dan BosMini, Dorong Akses Energi Hijau hingga Pelosok Negeri | Pifa Net

Bobibos Targetkan Bangun SPBU dan BosMini, Dorong Akses Energi Hijau hingga Pelosok Negeri

Nasional
| Jumat, 14 November 2025
Foto: Abadi Nan Jaya jadi Film Horor Zombi Netflix Pertama Indonesia, Ini Sinopsisnya | Pifa Net

Abadi Nan Jaya jadi Film Horor Zombi Netflix Pertama Indonesia, Ini Sinopsisnya

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025

Berita Terkait

Lifestyle

Foto: 5 Tips Mencegah Obesitas pada Anak, Bunda Wajib Baca | Pifa Net

5 Tips Mencegah Obesitas pada Anak, Bunda Wajib Baca

PIFA, Lifestyle - Obesitas pada anak menjadi masalah serius yang semakin umum di era modern ini. Pola makan yang tidak sehat, gaya hidup yang kurang aktif, dan paparan terhadap makanan cepat saji yang tinggi lemak dan gula, semuanya berkontribusi terhadap peningkatan angka obesitas pada anak-anak. Namun, sebagai orang tua, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah obesitas pada anak-anak kita. Berikut ini adalah 5 tips yang dapat membantu menghindarkan anak dari obesitas: 1. Perhatikan Pola Makan Sehat Sebagai orang tua, penting untuk memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan pola makan sehat. Berikan mereka makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein, dan susu rendah lemak. Hindari memberikan makanan cepat saji yang tinggi lemak, gula, dan garam. Berikan mereka makanan yang seimbang, dan ajarkan mereka tentang pentingnya mengonsumsi makanan yang baik bagi tubuh. 2. Batasi Konsumsi Makanan Manis dan Minuman Bersoda Mengurangi konsumsi makanan manis dan minuman bersoda adalah langkah penting dalam mencegah obesitas pada anak. Gula tambahan dalam makanan dan minuman dapat dengan cepat meningkatkan asupan kalori anak-anak. Gantilah camilan manis dengan buah-buahan segar atau makanan ringan yang sehat seperti kacang-kacangan. Pilih minuman rendah gula atau air putih sebagai alternatif dari minuman bersoda. 3. Dorong Aktivitas Fisik Gaya hidup yang kurang aktif adalah faktor utama dalam perkembangan obesitas pada anak-anak. Dorong anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan fisik seperti bermain di luar, bersepeda, berenang, atau olahraga lainnya. Batasi waktu yang dihabiskan di depan televisi, komputer, atau perangkat elektronik lainnya. Ajak mereka berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah jika memungkinkan. Aktivitas fisik yang cukup membantu membakar kalori berlebih dan menjaga kesehatan tubuh. 4. Jadwalkan Waktu Tidur yang Cukup Kurangnya tidur yang berkualitas pada anak-anak dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko obesitas. Tidur yang cukup penting untuk menjaga keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme tubuh. Pastikan anak-anak mendapatkan waktu tidur yang memadai sesuai dengan usia mereka. Buat rutinitas tidur yang teratur dan ciptakan lingkungan tidur yang nyaman untuk membantu mereka mendapatkan tidur yang berkualitas. 5. Jadilah Contoh yang Baik Anak-anak cenderung meniru perilaku orang dewasa di sekitar mereka. Oleh karena itu, sebagai orang tua, penting bagi Anda untuk memberikan contoh yang baik dalam pola makan dan gaya hidup. Sebagai orang tua, Anda harus menjadi contoh yang baik dengan menjaga pola makan sehat dan aktif secara teratur. Hindari mengonsumsi makanan yang tidak sehat di depan anak-anak. Bersama-sama, libatkan seluruh keluarga dalam kegiatan fisik seperti berjalan-jalan bersama, bersepeda, atau berenang. Ini akan memberikan motivasi dan menyenangkan bagi anak-anak untuk tetap aktif dan sehat. Selain itu, komunikasi yang baik dengan anak-anak juga penting. Ajarkan mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan risiko obesitas. Diskusikan mengenai makanan sehat, manfaat aktivitas fisik, dan pentingnya menjaga berat badan yang sehat. Melibatkan anak-anak dalam proses pengambilan keputusan terkait makanan dan aktivitas fisik dapat memberikan mereka rasa memiliki dan tanggung jawab atas kesehatan mereka sendiri. Terakhir, penting untuk menghindari body shaming atau mengkritik penampilan anak-anak. Fokuslah pada kesehatan secara keseluruhan, bukan hanya pada penampilan fisik. Dorong anak-anak untuk mencintai dan merawat tubuh mereka dengan pola makan yang sehat dan gaya hidup aktif, bukan semata-mata untuk tujuan penurunan berat badan.

Indonesia
| Sabtu, 24 Juni 2023

Nasional

Foto: Presiden Minta Jajarannya Tangani Investor IKN Secara Terpadu dengan Konsep One Stop Shop | Pifa Net

Presiden Minta Jajarannya Tangani Investor IKN Secara Terpadu dengan Konsep One Stop Shop

PIFA, Nasional - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk membentuk sistem terpadu guna menangani investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sistem tersebut disarankannya dalam bentuk one stop shop. “Jadi tadi diputuskan bahwa untuk masalah-masalah yang berhubungan dengan investasi ini, kami diminta untuk membuat satu one stop shop yang akan juga diikuti lembaga/kementerian terkait lain, itu juga nanti akan berada di dalam one stop shop itu, jadi satu pintu saja,” ungkap Kepala Otorita IKN (OIKN) Bambang Susantono usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/5/2023). Bambang pun menegaskan, baik OIKN maupun Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menjadi bagian dari sistem tersebut, begitu juga dengan kementerian/lembaga terkait lainnya. Bambang menambahkan, Kementerian Keuangan akan memiliki perwakilan dari Direktorat Jenderal Pajak di IKN (Indonesia New Capital). Hal ini karena ada beberapa insentif perpajakan yang perlu dielaborasi dan diimplementasikan, yang akan ditunggu oleh para pelaku usaha. Selain itu, pemerintah juga akan membentuk satuan tugas khusus untuk menangani masalah pertanahan di IKN. Pemerintah ingin memastikan segala sesuatunya "clean and clear" sehingga tanah yang ditawarkan kepada investor sudah siap dan harganya diketahui. Hal ini memungkinkan investor untuk langsung menghitung nilai investasi berdasarkan faktor-faktor seperti topografi, geologi, aksesibilitas, dan lainnya. Kepala OIKN mengungkapkan bahwa saat ini telah ada 209 surat minat dari para investor yang berminat berinvestasi di IKN. Dari jumlah tersebut, sekitar 36 investor telah menandatangani perjanjian kerahasiaan (non-disclosure agreement), yang menunjukkan bahwa mereka masuk ke tahap pembicaraan yang lebih rinci. Pada tahap ini, pertukaran data dan informasi dilakukan antara pihak investor dan pemerintah, dan biasanya investor juga melakukan kunjungan lapangan, studi kelayakan, dan perencanaan bisnis. Presiden Jokowi pun memerintahkan jajaran pemerintah untuk mempercepat proses investasi agar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah akan membentuk satuan tugas yang melibatkan semua pemangku kepentingan terkait. Tujuannya adalah untuk mengoordinasikan departemen dan lembaga terkait agar proses percepatan investasi di IKN berjalan lebih baik dan efisien. Selain itu, Bambang, Kepala OIKN, juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan diumumkan sejumlah proyek investasi yang akan dilaksanakan di IKN, termasuk rumah sakit internasional dan fasilitas pendidikan. Hal ini akan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya tim untuk menciptakan satu ekosistem di IKN.

Ikn Nusantara
| Selasa, 16 Mei 2023

Lokal

Foto: DPRD Bakal Tinjau Penerapan K3 di Sejumlah Perusahaan Kalbar | Pifa Net

DPRD Bakal Tinjau Penerapan K3 di Sejumlah Perusahaan Kalbar

PIFA, Lokal - Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Heri Mustamin mengatakan pihaknya bakal meninjau perusahaan-perusahaan guna melihat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). "Sudah kita jadwalkan ke lapangan meninjau perusahaan untuk melihat penerapan K3 di sana," ujarnya, kemarin. Penerapan manajemen K3 itu, kata Heri, wajib dilaksanakan oleh setiap perusahaan. Pasalnya telah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor: PER. 15/Men/VIII/2008. "Berdasarkan aturan perlindungan pekerja sudah harus dipenuhi sejak mulai operasional. Kalau abai ya dapat sanksi," ujarnya. Heri mengutarakan, pihaknya menaruh perhatian lebih guna mengawal K3 bagi pekerja. Hal ini sudah menjadi tupoksi dan dan tanggung jawab Komisi V yang membidangi ketenagakerjaan. “Terutama pantauan ini di perusahaan yang punya resiko besar,” tandasnya. (ap)

Kalbar
| Kamis, 25 Mei 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5