Yamaha Pastikan EC-06 Belum Masuk Rencana Pasar Indonesia
Jakarta | Selasa, 24 Februari 2026
PIFA, Otomotif - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) angkat bicara terkait peluang pemasaran Yamaha EC-06 di Indonesia. Skuter listrik yang lebih dulu meluncur di India itu dipastikan belum masuk dalam agenda penjualan domestik Yamaha Indonesia.
Manager Public Relations, YRA & Community YIMM, Rifki Maulana, menegaskan EC-06 bukan produk yang dikembangkan untuk pasar Indonesia. Selain itu, faktor regulasi menjadi pertimbangan penting sebelum suatu model dipasarkan.
“Kami masih belum tahu karena itu bukan produk Yamaha Indonesia. Kedua, produk tersebut kan pasti comply dengan regulasi di sana. Nah, itu kita belum tahu kan itu masuk regulasi kita atau nggak,” ujar Rifki.
Di India, EC-06 saat ini masih berstatus model terbatas dan hanya dipasarkan melalui jaringan dealer Blue Square, lini premium Yamaha. Meski demikian, kuota penjualannya disebut-sebut akan terus ditambah hingga berpeluang menjadi produk reguler.
Spesifikasi dan Fitur
Dari sisi positioning, Yamaha EC-06 dirancang sebagai skuter listrik perkotaan untuk kebutuhan mobilitas harian. Model ini hanya tersedia dalam satu pilihan warna, putih dengan aksen biru muda. Dimensinya diklaim setara dengan skutik entry level pada umumnya.
Desainnya mengusung struktur inti berorientasi horizontal dengan proporsi tegak dan tampilan kokoh untuk menunjang stabilitas di lalu lintas kota. Lampu depan berukuran besar tampil dominan, dipadukan dengan sein model bertungkai yang diposisikan agak tinggi. Setang menggunakan model naked atau terbuka.
Untuk sektor performa, EC-06 dibekali motor listrik Interior Permanent Magnet Synchronous Motor (IPMSM) yang dipadukan dengan baterai berkapasitas 4 kWh. Kombinasi ini menghasilkan daya puncak 6,7 kW atau setara 9 hp dengan torsi maksimum 26 Nm. Kecepatan puncaknya diklaim mencapai 79 km/jam.
Baterainya telah mengantongi sertifikasi IP65 dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 169 km dalam kondisi penuh. Waktu pengisian daya sekitar delapan jam, meski belum dirinci penghitungan dari persentase pengisian berapa ke berapa.
Motor listrik ini juga dilengkapi tiga mode berkendara, yakni ECO, Standard, dan Power. Fitur mode mundur turut disematkan untuk memudahkan manuver saat parkir.
Di pasar India, Yamaha EC-06 dibanderol sekitar 167 ribu lakh atau setara Rp30,4 juta. Harga tersebut dinilai kompetitif untuk motor listrik dengan label pabrikan Jepang.
Meski spesifikasinya menarik, hingga kini belum ada kepastian apakah Yamaha EC-06 akan disesuaikan dengan regulasi serta kebutuhan konsumen Indonesia. Yamaha Indonesia pun masih memilih bersikap wait and see sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.



















