Yamaha Racing Indonesia Bidik Dua Kemenangan di ARRC Mandalika
Yamaha | Kamis, 6 Agustus 2026
Yamaha Racing Indonesia Bidik Dua Kemenangan di ARRC Mandalika
Yamaha | Kamis, 6 Agustus 2026










Lokal

Berita Kalbar, PIFA - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mendorong penanaman kratom yang mudah dan cepat tumbuh sebagai salah satu upaya mencegah bencana alam banjir di Kalbar. Sutarmidji juga mengajak baik pemerintah daerah maupun masyarakat untuk ikut menanam tumbuhan yang sesuai dengan habitatnya. Ia mengingatkan bahwa kelangsungan tempat tinggal mereka merupakan tanggung jawab bersama. "Jadi jangan misalkan di situ banyak pohon bangkirai lalu kita tanam pohon bambu kan tidak mungkin. Contoh misalnya paling cepat tumbuh dan bagus, lebih cepat itu tanaman kratom," Ujarnya, Jumat (12/11/2021) dilansir dari CNN. Sutarmidji menyebut, dalam setahun tanaman kratom bisa tumbuh subur sehingga mampu mencegah erosi tanah. Ia juga menyoroti rencana larangan tanaman kratom yang menurutnya tidak memiliki efek buruk pada warga. Sebagaimana diketahui, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut daun kratom mempunyai efek samping yang lebih kuat dari morfin dan dapat merusak kesehatan manusia. Atas dasar itu BNN tetap menargetkan aturan larangan peredaran dan penggunaan daun kratom mulai 2022 mendatang. Sutarmidji pada pertengahan September lalu juga berencana menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal masalah ini. Ia juga mengaku sudah berkomunikasi terlebih dahulu dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terkait daun kratom. Pasalnya, isu yang tengah viral mengenai daun tersebut mengancam pemusnahan daun kratom. Padahal, tanaman ini merupakan komoditas ekspor unggulan dari Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar. Tanaman ini bahkan menjadi sumber pendapatan bagi 115 ribu keluarga petani di kabupaten tersebut. "Kratom ini mau dilarang karena zat adiktifnya lebih tinggi dari ganja, tapi orang-orang tidak pernah berhalusinasi yang habis menghisap atau makan daun kratom," bebernya. Adapun selain kratom, Sutarmidji juga mendukung arahan Presiden Joko Widodo untuk menanam pohon bakau atau mangrove. Namun demikian, ia menilai bahwa proses penghijauan ini harus dimulai terlebih dahulu dari pemerintah. Hal itu ia katakan lantaran menurutnya banyak masyarakat Kalbar yang memprotes banyaknya pohon yang telah mereka tanam selama bertahun-tahun, namun kemudian muncul konsesi dari pemerintah pusat untuk membuka lahan demi perusahaan. "Masyarakat itu kalau kita ajak selalu ngomong begini, 'Nah kita tanam sekarang nanti kalau sudah besar, 20-30 tahun nanti diberi konsesi lagi untuk ditebang-tebang,' begitu," ujarnya. Adapun sebagaimana diketahui, banjir yang melanda Kabupaten Sintang, Kalbar tak kunjung surut. Banjir tersebut diketahui sudah merendam permukiman warga selama tiga pekan terhitung sampai hari ini, Jumat (12/11). Ketinggian air juga bervariasi hingga masih ada sejumlah kawasan yang terendam banjir hingga 2-3 meter. Bencana air bah yang merendam 12 kecamatan itu mengakibatkan setidaknya tiga warga meninggal dunia. Kurang lebih 35 ribu unit rumah terendam banjir, akses internet mati, sejumlah kawasan terputus dari akses listrik, hingga fasilitas umum seperti jembatan mengalami kerusakan berat. Banyak masyarakat kemudian mempertanyakan bentuk intervensi pemerintah dalam mengatasi banjir lantaran tiga pekan bukanlah masa yang singkat, banyak kerugian warga di sana. Masyarakat setempat juga mulai mengeluhkan minimnya bantuan yang mereka terima, adapun banjir menyebabkan banyak warga terserang diare dan gatal-gatal.
Lokal

Berita Bengkayang, PIFA - Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan, target vaksinasi Covid-19 di Bengkayang mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021. "Hingga hari ini baru mencapai 58 persen lebih warga yang sudah divaksinasi," ucapnya beberapa waktu yang lalu. Demi mencapai target itu, Darwis menegaskan ada minimal 1000 warga yang divaksin dalam satu hari, mengingat waktu yang tersisa di tahun 2021 kurang dari sepekan. "Agar target tersebut dapat tercapai setidaknya dalam sisa waktu ini dalam satu hari minimal 1000 dosis yang diberikan," tuturnya. Dalam mendukung upaya itu, Kepala Dinas Kesehatan dan KB, Rosalina Nungkat, meminta dukungan aktif para Kepala Desa agar terus menggalakkan warganya untuk mendatangi tempat-tempat vaksinasi yang disiapkan. Para Kades juga diminta agar turut membantu mobilisasi warga yang kesulitan menjangkau tempat vaksin. "Jangan menganggap bahwa pandemi Covid-19 telah selesai. Perlu diketahui, baru-baru ini telah ditemukan pasien Covid-19 varian baru di Indonesia," ujar Rosalina mengingatkan. Ia juga meminta agar masyarakat tetaplah waspada, dan jaga protokol kesehatan Covid-19. (B)
Internasional

Amerika Serikat dilaporkan tidak lagi mencegat rudal dan drone yang diluncurkan Iran saat serangan ke wilayah Israel kembali terjadi. Informasi tersebut disampaikan oleh CNN dengan mengutip sejumlah sumber anonim dari pejabat militer Amerika Serikat. Menurut laporan itu, sikap tersebut menandai perubahan signifikan dalam keterlibatan militer AS di konflik yang terus memanas di Timur Tengah sejak akhir Februari. Pada fase awal konflik, Amerika Serikat diketahui aktif mengerahkan sistem pertahanan udara untuk membantu Israel mencegat serangan rudal dari Iran, termasuk dengan mengoperasikan sistem pertahanan di wilayah pendudukan Israel guna melindungi Tel Aviv. Namun, dalam perkembangan terbaru, militer AS disebut tidak lagi melakukan intersepsi langsung terhadap serangan yang dilancarkan Teheran. Perubahan ini disebut terjadi di tengah meningkatnya kompleksitas konflik regional. Meski demikian, koordinasi militer antara kedua negara tetap berlangsung. Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir dilaporkan telah melakukan dua kali komunikasi dengan Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper untuk membahas perkembangan situasi di lapangan. Ketegangan di kawasan meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke Beirut, Lebanon, meski gencatan senjata masih berlaku. Iran kemudian merespons dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel utara, yang kemudian dibalas dengan serangan udara oleh Israel ke sejumlah target di Iran. Situasi ini memperpanjang rangkaian konflik yang telah berlangsung sejak operasi militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. Eskalasi tersebut memicu siklus serangan balasan yang melibatkan berbagai negara di kawasan, termasuk negara yang menjadi lokasi aset militer AS. Meskipun sempat dicapai gencatan senjata sementara pada 8 April, proses negosiasi lanjutan kembali tersendat akibat perbedaan pandangan mengenai implementasi kesepakatan. Di tengah situasi yang terus berkembang, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan damai dengan Iran dapat segera tercapai. Ia menyebut peluang kesepakatan bisa terjadi dalam hitungan hari dan menegaskan bahwa perjanjian tersebut akan mencakup komitmen untuk mencegah pengembangan senjata nuklir. Namun, Trump juga mengakui bahwa proses negosiasi masih dinamis, dengan kedua pihak masih melakukan penyesuaian sebelum kesepakatan final dapat dicapai.