Yamaha Ramaikan BNI WondrX di ICE BSD, Tawarkan Promo Pembelian Motor
Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026
Yamaha Ramaikan BNI WondrX di ICE BSD, Tawarkan Promo Pembelian Motor
Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026









Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS – Hansi Flick berusaha meredam ekspektasi terkait peluang juara Barcelona setelah timnya memastikan tempat di perempatfinal Liga Champions (UCL). Barcelona berhasil menyingkirkan Benfica dengan agregat 4-1."Pertama-tama, kami harus fokus pada perempatfinal dan mempersiapkan diri dengan baik untuk lawan yang akan kami hadapi selanjutnya," ujar Hansi Flick, dikutip dari Reuters.Tim asal Catalan ini tampil dominan dalam dua leg babak 16 besar. Pada laga pertama sepekan lalu, Barcelona menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Raphinha. Sementara itu, di leg kedua yang berlangsung pada Rabu (12/3) dinihari WIB, Blaugrana kembali meraih kemenangan 3-1. Dua gol Raphinha dan satu gol dari Lamine Yamal hanya mampu dibalas oleh Nicolas Otamendi.Kini, Barcelona menantikan lawan di babak delapan besar yang akan diputuskan antara Borussia Dortmund atau Lille. Kedua tim saat ini bermain imbang 1-1 dan akan menjalani laga penentuan pada Kamis (13/3) dinihari WIB.Pelatih asal Jerman itu juga menegaskan bahwa perjalanan di Liga Champions masih panjang. "Liga Champions itu adalah trofi yang paling sulit yang ada, dan pastinya kami berharap kami bisa terus lolos dan menjadi cukup bagus untuk memenangi semuanya. Namun, jalannya masih panjang," tambah Flick.Barcelona masih berpeluang meraih treble di musim 2024/2025. Selain terus melaju di Liga Champions, Los Cules juga memimpin klasemen LaLiga dan telah mencapai semifinal Copa del Rey.
Lokal

PIFA, Lokal - Kabar duka datang dari kegiatan perkemahan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) se-Kalimantan Barat (Kalbar) yang digelar di Desa Wisata, Taman Agrowisata Rekadena, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Satu relawan asal Sekadau dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa pohon saat berkemah pada Rabu 18 September 2024 dini hari.Dalam kejadian tersebut, hujan dan angin kencang menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa tenda peserta. Di dalam tenda tersebut terdapat sepuluh peserta laki-laki, dengan tujuh orang selamat, dua orang terluka, dan satu orang meninggal dunia.Dua korban luka-luka adalah EK, yang mengalami memar, dan N, yang mengalami patah kaki. Korban meninggal dunia adalah E, seorang relawan KSR Untan Perwakilan PMI Kota Pontianak asal Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau.Peserta lainnya mengungsi ke Aula Depan, sementara area perkemahan dikosongkan untuk evakuasi ke Markas PMI Kalbar. Korban meninggal sudah dibawa ke Kamar Mayat RSUD Soedarso, dan perawatan untuk dua korban luka dilakukan di RS Kota Pontianak.Kepala Markas PMI Kalbar, Budiman Very, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutnya sebagai faktor alam yang di luar kendali. “Kami tidak menduga akan ada pohon tumbang, karena sebelumnya situasi dinyatakan aman,” ujarnya.Budiman juga menyatakan bahwa sesuai arahan Gubernur Kalbar, Harisson, kegiatan perkemahan dibatalkan. “Kami akan mengevakuasi peserta ke markas provinsi dan memulangkan mereka ke Kabupaten masing-masing,” jelasnya.Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Harisson yang menerima informasi tersebut turut mengucapkan belasungkawa. “Saya atas nama pribadi maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi di acara perkemahan relawan PMI se-Kalbar. Semoga korban meninggal husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, serta ketabahan. Untuk korban luka-luka semoga segera pulih, dan sehat kembali,” harapnya.Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kalbar yang juga Bendahara PMI Kalbar, Windy Prihastari turut menyampaikan duka atas musibah yang menimpa relawan dalam kegiatan tersebut. Windy sebelumnya memang sempat hadir saat pembukaan perkemahan relawan PMI se-Kalbar tersebut.“Turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga diberikan ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. Almarhum meninggal juga sedang dalam melaksanakan tugas, mengikuti pelatihan untuk kerelawanan,” ucap Windy.