

Yamaha Tmax Laris Manis, Moge Matik Rp 400 Jutaan Diserbu Konsumen Premium
Rekomendasi

Al Hilal Singkirkan Manchester City 4-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub 2025
Sports
| Selasa, 1 Juli 2025

Kemenkes Minta STR Dokter PPDS Tersangka Pemerkosaan di RSHS Dicabut
Indonesia
| Kamis, 10 April 2025

Potret Bupati dan Wabup Kapuas Hulu saat Ikut Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang
Kapuas Hulu
| Jumat, 28 Februari 2025

26 Pemain Perkuat Timnas Putri Hadapi Yordania & Bangladesh di FIFA Women’s Matchday
Indonesia
| Jumat, 2 Mei 2025

PDIP Berharap Megawati Bertemu Prabowo Sebelum Kongres
Jakarta
| Jumat, 17 Januari 2025

Eks Gelandang Timnas Sebut Bahasa Jadi Kendala Komunikasi STY dengan Pemain
Indonesia
| Jumat, 10 Januari 2025

Resmi, Timnas Indonesia TC di Bali Mulai 26 Mei Jelang Lawan China
Indonesia
| Rabu, 30 April 2025

Dokter Anak RS UI: Atasi Anak Kecanduan Gadget Saat Makan dengan Kenalkan Pola Lapar dan Kenyang
Lifestyle
| Kamis, 24 Juli 2025

Bijak Atur Keuangan Saat Rupiah Melemah, Ini 7 Tips yang Bisa Kamu Terapkan
Indonesia
| Senin, 7 April 2025

Patrick Kluivert Kecewa Kontraknya dengan PSSI Dihentikan Lebih Awal
Timnas
| Jumat, 17 Oktober 2025
Berita Terkait
Sports

Shin Tae-yong Apresiasi Skuad Garuda Mampu Imbangi Peringkat 25 Dunia
PIFA, Sports - Skuad Garuda mampu menahan imbang tim langganan Piala Dunia yang bertengger di ranking 25 FIFA, Australia pada laga kedua Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada Selasa (10/9). Capaian tersebut diapresiasi oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang merasa puas dengan performa apik anah asuhnya.Coach Shin merasa puas dengan hasil tersebut dan menilai para pemain telah menunjukkan permainan yang baik dalam dua laga berturut-turut."Pada pertandingan melawan Arab Saudi dan Australia, para pemain bekerja keras dan tampil bagus. Saya merasa puas karena mereka sudah melakukan yang terbaik," ujar Shin Tae-yong.Keberhasilan Timnas Indonesia menjaga gawang dari kebobolan banyak dipengaruhi oleh pertahanan solid yang dipimpin oleh Jay Idzes dan Rizky Ridho. Kiper Maarten Paes juga tampil gemilang dengan melakukan lima penyelamatan krusial, sehingga terpilih sebagai pemain terbaik (man of the match)."Seperti yang terlihat, ini merupakan pertandingan yang sangat sulit bagi Indonesia. Meski kami terus diserang, secara mental mungkin Indonesia dan Australia setara," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.Shin Tae-yong juga memuji kontribusi Maarten Paes, terutama dalam dua pertandingan terakhir, sebagai pemimpin di lini belakang.Dengan hasil ini, Indonesia berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup C dengan raihan dua poin. Selanjutnya, Skuad Garuda akan menghadapi Bahrain pada 10 Oktober dan China pada 15 Oktober di laga tandang. Susunan Pemain Indonesia: Maarten Paes, Sandy Walsh, Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, Calvin Verdonk; Ivar Jenner, Nathan Tjoe A On, Marselino Ferdinan; Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen. Pelatih: Shin Tae-yongAustralia: Mathew Ryan, Alessandro Circati, Harry Souttar, Cameron Burgess, Aziz Behich, Samuel Silvera, Keanu Baccus, Jackson Irvine, Craig Goodwin, Nestory Irankunda, Mitchell Duke.Pelatih: Graham Arnold
Jakarta
| Rabu, 11 September 2024
Sports

Presiden Pastikan Piala Dunia U-20 Berjalan Baik dan Sesuai Standar FIFA
Berita Sports, PIFA - Pemerintah Indonesia bersama Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) bersepakat untuk memastikan bahwa pertandingan Piala Dunia U-20 FIFA yang akan digelar di Indonesia tahun 2023 dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar FIFA. Kabar baik ini diutarakan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) seusai bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022). “Pemerintah bersama FIFA juga bersepakat untuk memastikan pertandingan Piala Dunia U-20 FIFA di Indonesia dapat berjalan dengan baik. Semua segi persiapan sampai dengan pelaksanaannya harus dipastikan berjalan sesuai dengan standar FIFA dan ditangani secara baik, secara profesional,” tutur Presiden, dikutip dari laman Setkab RI. Menurut Presiden FIFA Gianni Infantino, Piala Dunia U-20 FIFA merupakan kompetisi terpenting sepak bola setelah Piala Dunia 2022 di Qatar. Untuk itu, ia berharap ajang tersebut bisa menjadi ajang untuk memperlihatkan citra Indonesia kepada dunia. “Citra Indonesia di mata dunia bukanlah sebuah negara yang memiliki tragedi di stadion sepak bola, melainkan negara yang memiliki visi masa depan, memiliki populasi muda yang menggemari sepak bola, dan negara yang ingin merayakan dan menyajikan sepak bola kepada dunia,” ungkapnya. Gianni menambahkan, Indonesia merupakan negara sepak bola yang hampir 300 juta populasinya mencintai sepak bola. Dia pun meyakini bahwa Piala Dunia U-20 di Indonesia akan menjadi kesempatan unik mempromosikan Indonesia untuk masa depan. “Dimulai dari sekarang sampai turnamen nanti, sampai setelah Piala Dunia, kami akan memastikan Indonesia tak hanya negara yang kuat dari sudut pandang ekonomi dengan menggelar pertemuan G20, namun juga menjadi pusat sepak bola di kawasan ini, dan dari sini akan membuat sepak bola terus berkembang ke seluruh dunia,” tutup Gianni. (yd)
Jakarta
| Rabu, 19 Oktober 2022
Sports

Liverpool Menang 1-0 Lewat Penalti, Marco: Ini memalukan!
PIFA, Sports - Liverpool mencatatkan kemenangan kelima beruntun mereka di Liga Inggris dengan mengalahkan Fulham 1-0 di Anfield pada Kamis (4/5/2023) dini hari WIB. Di Babak pertama, Liverpool membuat awal yang tegas saat mereka mencari kemenangan kelima berturut-turut di Liga Premier. Pada 25 menit pertama, Marco mengatakan bahwa mereka melakukannya dengan baik saat menguasai bola. “Jelas kami pantas mendapatkan lebih dari permainan. Bagi saya itu jelas. Kami tahu ketika kami datang ke sini bahwa Liverpool sedang dalam performa yang sangat bagus, tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir, empat kemenangan berturut-turut," ujarnya mengutip laman resmi Fulham. Dia menambahkan, cara Mo Salah dkk mencetak gol memalukan. Ia pun sulit memahami dengan timnya harus memberi kemenangkan Liverpool lewat penalti seperti itu. “Tapi datang ke babak pertama kalah 1-0, cara mereka mencetak gol, saya harus mengatakan bahwa itu memalukan. Untuk memberikan penalti seperti itu, dan setelah VAR tidak [mengubah] penalti itu, saya tidak dapat memahami ini, sangat sulit untuk dipahami. Sulit, hampir mustahil untuk memahami penalti itu," imbuhnya. (hs)
Inggris
| Kamis, 4 Mei 2023














